Berbeda dengan bulgogi yang cenderung manis, duruchigi memiliki rasa yang lebih pedas dan berani. Rahasia kelezatan menu ini juga ada pada kimchi yang dimasak. Simak cara bikinnya!
Resep Dwaeji Kimchi Duruchigi, Tumis Babi Pedas dengan Kimchi

- Dwaeji kimchi duruchigi merupakan tumis khas Korea berbahan daging babi dan kimchi, dengan karakter rasa pedas yang lebih kuat dibanding bulgogi.
- Sausnya memadukan gochujang, gochugaru, sirup beras, kecap asin, bawang putih, lada, serta minyak wijen; daging dimasak bersama kimchi dan sayuran.
- Kimchi matang yang sedikit asam, irisan daging tipis, serta jamur enoki yang dimasukkan terakhir membantu menjaga rasa gurih, bumbu meresap, dan tekstur hidangan.
Dwaeji kimchi duruchigi adalah masakan tumis khas Korea. Kata dwaeji berarti daging babi, sedangkan duruchigi mengacu pada teknik memasak dengan cara menumis atau memasak daging bersama sayuran dan bumbu dalam satu wajan hingga kuahnya berkurang.
Bahan Membuat Dwaeji Kimchi Duruchigi

ilustrasi kimchi (unsplash.com/Daniel) 450 gr perut babi, potong tipis-tipis sekitar ½ cm atau seukuran sekali gigit, bisa diganti ayam atau sapi
¼ sdt garam
450 gr kimchi, cincang kasar
2 sdt + 1 sdm minyak wijen panggang
1 bawang bombai ukuran sedang, cincang
1 daun bawang Korea ukuran besar (dae-pa) atau 4 daun bawang, potong 2–3 cm
1 wortel ukuran kecil, iris tipis
1 ikat kecil jamur enoki, buang akarnya dan cuci bersih
Daun selada atau daun sawi putih bagian dalam, cuci bersih (opsional, sebagai pelengkap)
1 butir telur goreng setengah matang, untuk setiap porsi (opsional)
Bahan saus bumbu:
2 sdm gochujang (pasta cabai Korea)
2 sdm gochugaru (bubuk cabai Korea)
2 sdm sirup beras, bisa diganti dengan sirup jagung atau gula, opsional
1 sdm kecap asin
2 sdm air
4 siung bawang putih, cincang halus
½ sdt lada hitam bubuk
Cara Membuat Dwaeji Kimchi Duruchigi

ilustrasi membuat dwaeji kimchi duruchigi (unsplash.com/Ruby Huang) Campurkan gochujang, gochugaru, sirup beras, kecap, air, bawang putih, dan lada hitam dalam mangkuk kecil. Aduk hingga rata, lalu sisihkan.
Panaskan wajan besar dengan api sedang. Tambahkan babi, 2 sdt minyak wijen, dan garam. Tumis sekitar 5–6 menit hingga daging tidak lagi berwarna merah muda dan mulai matang.
Tambahkan kimchi, lalu tumis kembali selama 6–7 menit hingga aromanya hilang.
Tambahkan bawang bombai, wortel, daun bawang dan bumbu yang sudah disiapkan. Tuang 360 ml air, lalu tutup panci.
Masak sekitar 12–13 menit dengan api sedang hingga daging benar-benar matang dan empuk. Aduk sesekali agar bumbu merata.
Buka tutupnya, lalu taruh jamur enoki di atasnya. Tambahkan sisa 1 sdm minyak wijen.
Naikkan api menjadi sedang-besar, lalu masak tanpa tutup selama 2–3 menit, aduk sesekali.
Matikan api dan sajikan segera selagi panas.
Tips Membuat Dwaeji Kimchi Duruchigi

ilustrasi dwaeji kimchi duruchigi (unsplash.com/Buddy AN) Gunakan kimchi yang sudah matang. Kimchi yang sedikit asam justru membuat rasa duruchigi semakin gurih.
Pilih perut babi yang sedikit berlemak agar daging tetap juicy dan tidak mengering saat dimasak.
Dagingnya diiris tipis-tipis agar cepat matang dan bumbu mudah meresap.
Jangan pelit dengan bawang putih, aromanya akan membuat tumisan semakin harum dan menggoda.
Sesuaikan gochujang dan gochugaru dengan tingkat pedas yang kamu suka. Jika ingin lebih pedas, tambahkan sedikit lagi.
Tumis daging hingga berwarna kecokelatan sebelum menambahkan bahan lainnya agar rasa gurihnya semakin keluar.
Masak kimchi bersama dagingnya agar sari dan rasa gurih kimchi menyatu dengan lemak daging.
Jangan terburu-buru memasukkan jamur. Masukkan di bagian akhir agar teksturnya tetap juicy dan tidak lembek.
Rasa asam dan fermentasinya akan berpadu dengan pedasnya gochujang dan gochugaru, sedangkan bawang putih dan minyak wijen membuat aromanya semakin dalam. Menariknya, dwaeji kimchi duruchigi tidak harus disajikan dengan gaya yang rumit. Taruh saja di tengah meja dan siapkan nasi hangat!



















