Pertanyaan, "What’s your meat of choice?" sukses memancing jawaban unik dari tiap member. Jawaban mereka ternyata cukup beragam dan beberapa di antaranya mungkin belum terlalu familiar di Indonesia, lho. Penasaran dengan taco pilihan member LNGSHOT? Cari tahu sama-sama, yuk!
Taco Favorit Member LNGSHOT, Kamu Pengin Coba yang Mana?

- Member LNGSHOT mencicipi kuliner Meksiko saat menjadi special guest tur dunia Jay Park, lalu membagikan pilihan taco favorit melalui sesi tanya jawab Instagram.
- Ohyul memilih carne asada berbahan daging sapi panggang, sedangkan Ryul menyukai al pastor: daging babi berbumbu achiote dari trompo dengan tambahan nanas.
- Woojin memilih taco de tripas berisi usus sapi, sementara Louis memilih taco de pollo berbahan ayam yang dapat dipadukan dengan alpukat, guacamole, atau salsa.
Kesempatan mendampingi tur dunia Jay Park (Serenades & Body Rolls) sebagai special guest di Meksiko dimanfaatkan oleh para member LNGSHOT untuk mencicipi kuliner lokal. Saat menyapa penggemar lewat reels sesi tanya jawab di akun Instagram Jay Park World Tour, mereka membeberkan taco favorit masing-masing.
1. Carne asada jadi pilihan Ohyul

ilustrasi taco carne asada (commons.wikimedia.org/Missvain) Pilihan Ohyul jatuh pada carne asada, varian paling klasik yang punya posisi istimewa dalam keseharian masyarakat Meksiko. Bagi warga lokal, carne asada bukan sekadar menu makanan biasa, melainkan alasan utama bagi mereka untuk melaksanakan acara kumpul-kumpul santai. Suasana hangat saat memanggang daging bersama di halaman rumah ini mirip banget dengan keseruan tradisi bakar-bakar malam tahun baru atau acara kumpul keluarga di Indonesia.
Daging yang digunakan biasanya merupakan bagian skirt atau flank steak yang memiliki tekstur serat yang khas. Sebelum dipanggang di atas arang, daging direndam terlebih dahulu dalam campuran air perasan jeruk nipis dan bawang putih untuk melunakkan seratnya. Ketika matang dan dicincang di atas tortilla, kombinasi rasa gurih daging sapi dan aroma panggang yang khas akan langsung mendominasi pada gigitan pertama.
2. Ryul jatuh hati pada al pastor

ilustrasi taco al pastor (commons.wikimedia.org/Sharon Hahn Darlin) Ryul memilih al pastor, varian taco yang terkenal dengan proses pembuatannya yang khas. Penjual taco biasanya mengiris tipis daging babi yang dipanggang berputar pada tiang vertikal (trompo) secara cepat. Setelah itu, mereka menambahkan irisan nanas dari bagian atas panggangan sebagai pelengkap di atas lembaran tortilla.
Secara asal-usul, taco ini lahir dari resep shawarma yang dibawa oleh imigran asal Lebanon ke Meksiko. Warga lokal kemudian memodifikasi hidangan tersebut menggunakan daging babi yang dimarinasi bumbu achiote hingga berwarna kemerahan. Kombinasi rasa gurih rempah pada daging dan sensasi manis-asam dari nanas panggang membuat rasa varian ini terasa sangat kaya di lidah.
3. Woojin paling suka taco de tripas

ilustrasi taco de tripas (commons.wikimedia.org/T.Tseng) Woojin menjatuhkan pilihannya pada varian yang cukup unik, yaitu taco de tripas atau taco isi usus sapi. Menu ini awalnya lahir dari kebiasaan kelas pekerja di Meksiko yang memanfaatkan seluruh bagian hewan hasil sembelihan agar tidak ada bahan makanan yang terbuang. Bahan jeroan ini ternyata memiliki kemampuan menyerap bumbu marinasi jauh lebih pekat dibandingkan bagian daging biasa.
Proses pengolahannya membutuhkan ketelitian ekstra karena usus harus dibersihkan secara menyeluruh, direbus hingga empuk, lalu dipanggang di atas plat besi panas. Pembeli bahkan bisa memilih tingkat kematangan teksturnya, mulai dari suave yang cenderung lembut hingga dorados yang digoreng garing renyah. Disajikan bersama siraman salsa verde yang segar, hidangan ini menawarkan tekstur gurih yang khas.
4. Taco de pollo jadi favorit Louis

ilustrasi taco de pollo (commons.wikimedia.org/T.Tseng) Louis memilih taco de pollo yang menggunakan daging ayam sebagai protein utamanya. Di Meksiko, taco ayam ini memegang predikat sebagai comfort food yang paling sering dipesan saat makan siang atau ketika seseorang menginginkan hidangan yang tidak terlalu berat. Menariknya, warga lokal Meksiko memiliki kebiasaan menambahkan irisan alpukat segar atau guacamole di atasnya untuk menyeimbangkan tekstur daging ayam yang cenderung berserat.
Selain itu, variasi bumbu untuk taco ayam di sana sangat kaya dan tidak hanya sekadar digoreng. Salah satu varian paling populer adalah tinga de pollo, yaitu daging ayam suwir yang dimasak perlahan bersama saus cabai chipotle dan kaldu gurih. Karena rasa daging ayam tidak terlalu dominan, taco ini menjadi pilihan yang pas untuk dipadukan dengan berbagai jenis saus salsa, mulai dari rasa pedas manis hingga asam segar.
Ternyata selera kuliner tiap member LNGSHOT cukup beragam, ya. Pilihan menu yang beragam ini memperlihatkan bahwa setiap jenis taco memiliki keistimewaan rasa tersendiri. Dari keempat pilihan tersebut, varian mana yang paling ingin kamu coba?




















