- 250 gram beras, cuci bersih
- Daun bambu, cuci bersih
- lidi atau tali rami
- air secukupnya
Resep Ketupat Sumpil Daun Bambu untuk Sajian Maulid Nabi

Maulid Nabi menjadi salah satu hari penting bagi umat Islam. Hari lahirnya Nabi Muhammad SAW tersebut sering diwarnai dengan aktivitas keagamaan seperti berdoa bersama, selawat, mendengarkan ceramah, dan masih banyak lagi. Namun, tidak lepas dari tradisi lokal dengan menghadirkan kuliner di tengah kebersamaan.
Sejumlah daerah punya makanan khas yang disajikan untuk merayakannya, salah satunya adalah ketupat sumpil. Jenis ketupat ini menjadi bagian dari kekayaan kuliner masyarakat Jawa Tengah, terutama di Kaliwungu (Kendal), Purworejo, Cilacap, Banyumas, dan Temanggung. Berbeda dari ketupat biasa, ketupat ini dibungkus menggunakan daun bambu dan ukurannya lebih kecil.
Penasaran seperti apa rasanya? Kamu bisa membuatnya sendiri dengan mudah layaknya ketupat atau lontong. Daripada bingung, kamu bisa sontek resep ketupat sumpil daun bambu untuk sajian Maulid Nabi di bawah ini.
Bahan Ketupat Sumpil

ilustrasi daun bambu (dok. Pribadi/Fatma Roisatin) Cara Membuat

ilustrasi membuat ketupat sumpil (dok. Pribadi/Fatma Roisatin) - Potong ujung daun bambu, lalu bentuk menyerupai kerucut.
- Isi dengan beras yang telah dicuci, sekitar ¾ bagian.
- Gulung daun bambu yang masih tersisa dengan bentuk menyerupai segitiga.
- Sematkan lidi atau ikat menggunakan tali rami supaya daun bambu tidak lepas. Lakukan hingga selesai.
- Rebus air hingga mendidih. Masukkan ketupat sampai seluruh bagiannya terendam, masak selama 5 menit. Lalu tutup.
- Matikan api dan biarkan panci tetap dalam kondisi tertutup selama 30 menit.
- Masak kembali selama 7 menit. Setelah itu, matikan api dan angkat.
- Tiriskan dan biarkan ketupat sumpil cukup dingin sebelum disajikan.
Tips Membuat Ketupat Sumpil

ilustrasi ketupat sumpil (dok. Pribadi/Fatma Roisatin) - Ukuran ketupat sumpil ditentukan oleh lebar daun bambu. Maka dari itu, sebaiknya pilih daun bambu yang cukup lebar.
- Bersihkan daun bambu dengan air mengalir, lalu rendam sebentar di air panas atau rebus supaya tidak kaku dan mudah dilipat.
- Jika kamu menggunakan tali rami untuk mengikat, tambahkan pemberat seperti sendok kayu saat proses merebus ketupat sumpil. Supaya seluruh bagiannya terendam air dan matang merata.
- Tambahkan bahan aromatik seperti daun jeruk, daun salam, atau daun pandan, kalau kamu ingin hasilnya lebih wangi.
- Kamu bisa merebus lebih lama atau mengukus kembali ketupat sumpil yang baru matang, supaya tahan beberapa hari pada suhu ruang. Pastikan sudah benar-benar tiris dan disimpan di tempat yang kering.
Ketupat sumpil daun bambu akan memberikan aroma khas mirip umbi-umbian atau biji nangka rebus. Kamu bisa menyantapnya dengan tempe orek, serundeng, opor, atau kare ayam. Selamat mencoba!





















