Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Kue Mangkok Tradisional yang Manis dan Lembut, Wajib Coba!

Resep Kue Mangkok Tradisional yang Manis dan Lembut, Wajib Coba!
ilustrasi kue mangkok tradisional (pexels.com/Pok Rie)
  • Kue mangkok, dikenal juga sebagai Huat Kue atau apem cangkir, merupakan jajanan pasar bercita rasa manis dengan sentuhan asam dari tape singkong.
  • Bahan utama resep meliputi tepung beras, tape singkong, tepung terigu, gula, ragi instan, baking powder, air, dan pewarna makanan.
  • Adonan difermentasi 30–45 menit, lalu dikukus 10–15 menit dengan api besar; steamer harus beruap banyak agar kue merekah sempurna.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Siapa yang masih ingat dengan jajanan pasar berbentuk mekar seperti bunga ini? Kue mangkok atau yang akrab disapa apem cangkir memang jadi salah satu kudapan jadul yang tetap dicintai lintas generasi. Dulu, kue ini sering dijajakan penjual keliling atau ditemukan di sudut-sudut pasar tradisional, lengkap dengan warna-warni cerah yang menggoda mata.

Tak banyak yang tahu, nama aslinya adalah Huat Kue, yang oleh masyarakat Jawa lebih dikenal dengan sebutan apem cangkir. Konon, dulu kue ini dicetak menggunakan cangkir, sehingga muncul sebutan kue mangkok.

Rasa manis dengan sedikit sentuhan asam dari tape singkong inilah yang membedakannya dari cupcake pada umumnya, membuat siapa pun penasaran untuk mencicipi kelembutannya. Yuk, simak resep lengkapnya berikut ini!

  1. Bahan Kue Mangkok Tradisional

    Ilustrasi tape singkong, makanan fermentasi tradisional berbahan dasar singkong dengan tekstur lembut dan cita rasa manis.
    ilustrasi tape singkong (pixabay.com/KafindaF)
    1. 100 gram tepung beras
    2. 50 gram tape singkong
    3. 25 gram tepung terigu
    4. 75 gram gula pasir
    5. ½ sendok teh baking powder
    6. 1 sendok teh ragi instan
    7. 150 mililiter air
    8. Pewarna makanan sesuai selera

  2. Cara Membuat

    Adonan kue berada di atas permukaan kerja dapur, disiapkan untuk proses pembuatan dan pemanggangan.
    ilustrasi adonan kue (pexels.com/Ron Lach)
    1. Rebus air dan gula pasir hingga gula larut sepenuhnya, lalu dinginkan secara alami hingga suhu ruang.
    2. Di dalam wadah besar, campurkan tepung beras, tepung terigu, dan tape singkong yang sudah dihaluskan.
    3. Tuang larutan air gula yang sudah dingin ke dalam campuran tepung, aduk menggunakan mixer berkecepatan rendah hingga rata, lalu saring adonan menggunakan saringan santan agar teksturnya lebih halus.
    4. Masukkan ragi instan ke dalam adonan, aduk kembali hingga tercampur rata, kemudian diamkan adonan selama 30-45 menit hingga muncul buih di permukaannya.
    5. Aduk perlahan untuk menghilangkan buih, lalu masukkan baking powder dan aduk kembali hingga benar-benar rata.
    6. Tambahkan pewarna makanan sesuai selera, aduk hingga warna tercampur merata ke seluruh adonan.
    7. Panaskan steamer hingga air mendidih dan uapnya benar-benar banyak sebelum adonan dituang ke dalam cetakan.
    8. Tuang adonan ke dalam cetakan hingga hampir penuh, lalu kukus selama 10-15 menit dengan api besar agar kue bisa merekah sempurna.
    9. Tutup panci pengukus menggunakan serbet bersih agar uap air tidak menetes ke permukaan adonan dan merusak teksturnya.
    10. Setelah matang, angkat kue dari pengukus, keluarkan dari cetakan, lalu dinginkan secara alami sebelum disajikan.

  3. Tips Membuat

    Ilustrasi air panas dengan uap mengepul dari wadah, menggambarkan minuman atau cairan bersuhu tinggi.
    ilustrasi air panas (unsplash.com/Joe Pregadio)
    1. Takaran gula pasir bisa disesuaikan dengan tingkat kemanisan yang diinginkan, jadi tidak perlu kaku mengikuti resep.
    2. Tambahkan sedikit perisa vanili saat merebus air dan gula agar aroma kue lebih harum.
    3. Gunakan air panas mendidih saat mengukus dan pastikan api tetap besar dari awal hingga akhir, agar kue lebih mudah merekah.
    4. Takaran 150 mililiter air pada resep ini sudah termasuk campuran santan encer, jadi bisa disesuaikan bila ingin rasa yang lebih gurih.

    Resep kue mangkok tradisional ini terbilang sederhana, tapi hasilnya tetap bisa membuat lidah ketagihan dengan rasa manis khasnya. Supaya tampilannya makin cantik, kamu bisa berkreasi dengan warna-warna menarik lainnya. Yuk, coba buat sendiri di rumah dan hadirkan kembali kenangan jajanan pasar yang legendaris ini!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More