Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Mangut Lele Khas Yogyakarta, Menu Berkuah yang Bikin Lapar!

3 min read
Resep Mangut Lele Khas Yogyakarta, Menu Berkuah yang Bikin Lapar!
ilustrasi mangut lele khas Yogyakarta (freepik.com/magnific)

Hujan turun ditambah udara dingin paling tepat jika menyantap semangkuk mangut lele berkuah pedas dan hangat. Menu ini rasanya sulit dikalahkan. Lele goreng yang gurih direndam dalam kuah santan berwarna merah menggoda, lalu aroma rempahnya langsung menyeruak begitu panci dibuka. Sekali cium saja, nasi putih di piring rasanya sudah tidak sabar disiram kuah.

Mangut lele adalah masakan berkuah khas Jawa yang bumbunya kaya, pedasnya menghangatkan badan, dan manis gula merahnya membuat rasanya makin nendang. Bahannya mudah dicari dan langkah membuatnya bisa diikuti siapa saja, termasuk pemula. Yang jadi pertanyaan, bagaimana supaya lele tetap utuh dan tidak hancur saat direndam kuah? Jawabannya ada di bagian tips, ya!

  1. Bahan Mangut Lele

    ilustrasi ikan lele
    ilustrasi ikan lele (vecteezy.com/Bigc Studio)
    1. 1 kilogram ikan lele
    2. 1/2 buah jeruk nipis
    3. Minyak goreng secukupnya

    Bumbu halus:

    1. 6 siung bawang putih
    2. 10 siung bawang merah
    3. 6 butir kemiri
    4. 3 sentimeter kunyit
    5. 10 sampai 15 buah cabai rawit merah
    6. 15 buah cabai merah keriting
    7. 150 mililiter air

    Bahan aromatik:

    1. 8 sentimeter lengkuas
    2. 2 batang serai
    3. 4 lembar daun salam
    4. 10 lembar daun jeruk

    Bahan lainnya:

    1. 35 gram teri medan, rebus (opsional)
    2. 1 liter air
    3. 10 buah cabai rawit merah
    4. 45 gram gula merah, iris
    5. 3 sendok makan santan
    6. 1 sendok makan garam
    7. 1 sendok teh penyedap
    8. 1/4 sendok teh merica

  2. Cara Membuat Mangut Lele

    ilustrasi memasak
    ilustrasi memasak (unsplash.com/Sigmund)
    1. Bersihkan lele, buang isi perut dan lendirnya dengan cara digosok garam, lalu bilas sampai bersih. Potong menjadi 2 atau 3 bagian, lalu tiriskan.
    2. Lumuri lele dengan perasan jeruk nipis, aduk rata. Lalu diamkan 10 menit untuk mengurangi bau amis.
    3. Panaskan minyak goreng dalam jumlah cukup banyak dengan api sedang sampai besar. Goreng lele sekitar 8 sampai 10 menit sampai matang dan kecokelatan. Angkat dan tiriskan. Jika punya blow torch, bakar permukaan lele sebentar untuk aroma smokey.
    4. Masukkan bawang putih, bawang merah, kemiri, kunyit, cabai rawit merah, cabai merah keriting, dan 150 mililiter air ke dalam blender. Haluskan sampai benar-benar halus.
    5. Panaskan 3 sendok makan minyak goreng di wajan dengan api sedang. Tumis bumbu halus selama 7 sampai 10 menit sampai harum dan minyaknya mulai terpisah.
    6. Geprek serai dan lengkuas, lalu masukkan ke wajan bersama daun salam dan daun jeruk. Tumis sampai aromanya keluar, sekitar 2 menit.
    7. Masukkan teri medan, aduk, dan masak sebentar sampai harum.
    8. Tuang 1 liter air, lalu tambahkan cabai rawit utuh, gula merah, garam, penyedap, merica, dan santan. Aduk rata, lalu masak dengan api sedang sampai mendidih.
    9. Kecilkan api, lalu masukkan lele goreng dengan hati-hati. Masak 5 sampai 10 menit sambil kuah disiram-siramkan ke atas lele. Cicipi dan koreksi rasa.

  3. Tips Memasak

    ilustrasi menuangkan minyak untuk menumis
    ilustrasi menuangkan minyak untuk menumis (pexels.com/RODNAE Productions)
    1. Gosok lele dengan garam dan lumuri jeruk nipis agar lendir dan bau amisnya hilang.
    2. Tumis bumbu halus sampai minyaknya terpisah agar kuah tidak langu dan warnanya cantik.
    3. Masukkan lele setelah kuah mendidih lalu kecilkan api, dan jangan terlalu sering diaduk agar dagingnya tidak hancur.
    4. Cicipi kuah sebelum lele masuk, karena rasa kuah akan meresap ke daging lele.

    Mangut lele berkuah ini membuktikan bahwa lauk sederhana bisa berubah jadi hidangan yang bikin rindu kalau dimasak dengan bumbu yang tepat. Resepnya cukup untuk 6 porsi, jadi pas disajikan saat makan bersama keluarga di hari yang dingin. Siapkan nasi putih mengepul, siram dengan kuahnya yang pedas hangat, dan bersiaplah makan dengan lahap.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More