Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Resep Mi Lethek Khas Bantul, Mi Bebas Gluten Goreng dan Kuah

4 min read
Resep Mi Lethek Khas Bantul, Mi Bebas Gluten Goreng dan Kuah
Mi lethek Mbah Mendes (google.com/maps/Luthfi Nur Amalina)
  • Mi lethek adalah kuliner tradisional Bantul berbahan gaplek dan tapioka, berciri warna abu-abu kusam serta dapat menjadi pilihan bebas gluten bila bahan dan prosesnya terhindar dari kontaminasi.
  • Mi lethek dapat diolah menjadi mi goreng dengan ayam, telur, sayuran, kecap manis, serta sedikit air atau kaldu agar bumbu meresap tanpa membuat mi kering.
  • Versi mi godog memakai kaldu ayam 700–800 ml; mi dimasukkan saat bahan hampir matang dan tidak dimasak terlalu lama agar teksturnya tidak lembek atau mudah hancur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mi lethek merupakan salah satu kuliner tradisional khas Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Mi ini memiliki ciri khas berupa warna abu-abu kusam yang membuatnya berbeda dari mi pada umumnya. Selain tampilannya yang unik, mi lethek juga dikenal karena bahan bakunya berasal dari olahan singkong.

Mi lethek secara tradisional dibuat menggunakan gaplek, yaitu singkong yang dikeringkan, serta tepung tapioka. Proses pembuatannya secara turun-temurun menjadi bagian dari kekayaan kuliner tradisional masyarakat Bantul, terutama di kawasan Srandakan. Karena tidak menggunakan tepung terigu sebagai bahan utama, mi lethek secara alami dapat menjadi pilihan mi bebas gluten. Namun, orang yang harus menghindari gluten karena kondisi medis perlu memastikan bahan tambahan dan proses pengolahannya tidak mengalami kontaminasi silang.

Mi lethek bisa diolah menjadi berbagai hidangan, mulai dari mi goreng yang gurih hingga mi godog atau mi rebus berkuah hangat. Berikut dua resep mi lethek khas Bantul yang bisa kamu coba di rumah. Simak, ya!

  1. 1. Resep Mi Lethek Goreng

    Tampilan lokasi Bakmi Lethek Pawon Mak Tum, sebuah tempat makan yang tercantum pada Google Maps.
    Bakmi Lethek Pawon Mak Tum (google.com/maps/DNA Official)

    Mi lethek goreng cocok untuk kamu yang menyukai hidangan dengan rasa gurih dan sedikit manis. Perpaduan bumbu halus, telur, ayam, dan sayuran membuat hidangan ini semakin nikmat.

    Bahan-bahan:

    • 200 gram mi lethek kering
    • 100 gram ayam rebus yang sudah disuwir
    • 2 butir telur
    • 1 buah wortel, iris tipis
    • Kol secukupnya, iris
    • 1 batang daun bawang, iris
    • 2–3 sdm kecap manis
    • 100–150 ml air atau kaldu ayam
    • Garam dan merica secukupnya
    • Minyak goreng secukupnya

    Bumbu halus:

    • 3 siung bawang merah
    • 2 siung bawang putih
    • 1 butir kemiri yang sudah disangrai
    • Merica secukupnya

    Cara membuat:

    1. Rendam mi lethek kering kurang lebih 30 menit menggunakan air dingin.
    2. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, dan merica.
    3. Panaskan sedikit minyak, lalu tumis bumbu halus hingga harum.
    4. Masukkan telur, kemudian orak-arik hingga matang.
    5. Tambahkan ayam suwir, wortel, dan kol. Aduk hingga sayuran mulai layu.
    6. Masukkan mi lethek, kecap manis, garam, dan merica. Tuangkan sedikit air atau kaldu agar mi tidak terlalu kering.
    7. Aduk perlahan hingga bumbu meresap dan semua bahan matang. Tambahkan daun bawang menjelang akhir proses memasak.
    8. Angkat dan sajikan mi lethek dengan taburan bawang goreng selagi hangat.

  2. 2. Resep Mi Lethek Kuah atau Mi Godog

    Mi lethek Yu Nur, sajian mi khas yang tercantum sebagai pilihan kuliner di lokasi Google Maps Louvo 20.
    Mi lethek Yu Nur (google.com/maps/Louvo 20)

    Kalau ingin menikmati hidangan berkuah, mi lethek godog bisa menjadi pilihan. Kuah kaldu ayam yang gurih berpadu dengan tekstur mi lethek dan sayuran, sehingga cocok disantap ketika cuaca dingin atau saat ingin makanan hangat.

    Bahan-bahan:

    • 200 gram mi lethek kering
    • 100 gram ayam rebus yang sudah disuwir
    • 2 butir telur
    • 1 buah wortel, iris tipis
    • Kol secukupnya, iris
    • 1 batang daun bawang, iris
    • 700–800 ml kaldu ayam
    • Garam dan merica secukupnya
    • Minyak goreng secukupnya

    Bumbu halus:

    • 3 siung bawang merah
    • 2 siung bawang putih
    • 1 butir kemiri yang sudah disangrai
    • Merica secukupnya

    Cara membuat:

    1. Rendam mi lethek kering kurang lebih 30 menit menggunakan air dingin.
    2. Haluskan bawang merah, bawang putih, kemiri, dan merica.
    3. Panaskan sedikit minyak di dalam wajan atau panci. Tumis bumbu halus hingga harum.
    4. Masukkan telur dan orak-arik hingga matang.
    5. Tambahkan ayam suwir, wortel, dan kol. Aduk sebentar.
    6. Tuangkan kaldu ayam, lalu masak hingga mendidih.
    7. Masukkan mi lethek dan daun bawang. Bumbui dengan garam serta merica sesuai selera.
    8. Masak sebentar hingga semua bahan matang dan bumbu menyatu. Hindari memasak mi terlalu lama agar teksturnya tidak mudah hancur.
    9. Sajikan mi lethek kuah selagi hangat dengan taburan bawang goreng

  3. Tips Mengolah Mi Lethek agar Tetap Nikmat

    hidangan mi lethek (instagram.com/nginapdijogja)
    hidangan mi lethek (instagram.com/nginapdijogja)

    Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasak mi lethek. Pertama, sesuaikan waktu perendaman dengan petunjuk pada kemasan karena setiap produk bisa memiliki karakteristik berbeda, biasanya 30 menit. Mi yang terlalu lama direndam atau dimasak berisiko menjadi lembek.

    Kedua, gunakan air atau kaldu secukupnya saat membuat mi goreng. Mi lethek cenderung menyerap cairan, sehingga penambahan air sedikit demi sedikit dapat membantu menjaga teksturnya. Ketiga, masukkan mi ketika bumbu dan bahan pelengkap hampir matang. Aduk perlahan supaya mi tidak mudah putus. Jika ingin memastikan hidangan bebas gluten, periksa label mi lethek dan seluruh bahan tambahan yang digunakan. Perhatikan pula kebersihan peralatan masak agar tidak terjadi kontaminasi silang dengan bahan yang mengandung gluten.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Related Articles

See More