Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Resep Ayam Panggang Brick, Pakai Batu Bata!
ilustrasi ayam panggang brick (unsplash.com/chaewon you)
  • Resep ini memperkenalkan teknik ayam panggang brick, yaitu memanggang ayam dengan beban batu bata berlapis aluminium agar kulit renyah dan daging tetap juicy.
  • Proses memasak dimulai dengan memipihkan ayam menggunakan teknik spatchcock, lalu membumbuinya dengan campuran oregano, jintan, ketumbar, garam, dan minyak zaitun.
  • Panggang ayam dengan api kecil sambil ditekan batu bata hingga matang merata, kemudian biarkan istirahat 10 menit sebelum disajikan agar sari daging tetap lembut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jika kamu menyukai ayam panggang, resep ayam BBQ menggunakan teknik ayam brick ini wajib dicoba. Teknik memasak ini terkenal menghasilkan kulit ayam yang sangat renyah, sementara bagian dalamnya tetap empuk dan juicy. Meskipun namanya terdengar unik, sebenarnya tidak rumit.

Ayam brick atau ayam panggang BBQ dengan teknik brick chicken adalah teknik memasak yang melibatkan penekanan ayam dengan beban, seperti batu bata yang dibungkus dengan aluminium foil atau beban khusus, selama proses memanggang. Yuk, simak cara buatnya!

Bahan Membuat Ayam Panggang Brick

ilustrasi memasak ayam panggang brick (unsplash.com/tricia chhuom)

  1. 1 ekor ayam utuh, sekitar 1,2–1,5 kg, belah dua atau pipihkan agar lebih cepat matang

  2. 1 sdt oregano kering

  3. 1 sdt jintan bubuk

  4. 1 sdt ketumbar bubuk

  5. 3 sdt garam laut

  6. 2 sdm minyak zaitun

Cara Membuat Ayam Panggang Brick

ilustrasi memasak ayam panggang brick (unsplash.com/Omar)

  1. Letakkan seekor ayam utuh dengan bagian dada menghadap ke bawah di atas talenan. Gunting sepanjang kedua sisi tulang punggung menggunakan gunting dapur, mulai dari ekor hingga leher. Buang tulang punggung dan sisihkan untuk kaldu.

  2. Balik ayam sehingga bagian dada menghadap ke atas. Tekan dada ayam dengan telapak tangan hingga terdengar bunyi retakan kecil, sehingga ayam terbuka dan pipih. Teknik ini, yang dikenal sebagai spatchcocking, memungkinkan ayam matang lebih cepat dan merata.

  3. Potong ujung sayap menggunakan gunting dapur. Jika perlu, bersihkan bagian dalam rongga ayam dari sisa lemak atau jeroan menggunakan pisau kecil. Periksa apakah ada serpihan tulang yang tajam dan buang untuk mendapatkan hidangan yang lebih nikmat.

  4. Campur oregano kering, jintan bubuk, ketumbar bubuk, dan garam dalam mangkuk kecil hingga tercampur rata.

  5. Letakkan ayam dengan bagian kulit menghadap ke bawah. Taburkan setengah dari campuran bumbu di atas daging dan gosok hingga bumbu merata dan meresap ke setiap bagian ayam.

  6. Balik ayam sehingga kulitnya menghadap ke atas. Oleskan minyak zaitun ke seluruh permukaan kulit, lalu taburi dengan sisa bumbu, gosok perlahan agar bumbu menempel.

  7. Panaskan panggangan atau wajan panggangan dengan api kecil. Oleskan sedikit minyak ke permukaannya, lalu letakkan ayam dengan kulit menghadap ke bawah.

  8. Tutupi ayam dengan selembar kertas roti atau aluminium foil. Letakkan batu bata yang dibungkus aluminium foil atau pemberat di atas ayam, lalu tutup panggangan. Tekanan ini membantu kulit ayam matang merata dan menjadi lebih renyah.

  9. Panggang dengan api kecil selama sekitar 15 menit. Kamu hanya akan mendengar suara mendesis pelan. Jika terlalu keras, kurangi api untuk mencegah ayam cepat gosong.

  10. Angkat pemberat dan kertas roti menggunakan kain kering atau sarung tangan tahan panas. Naikkan api ke sedang, lalu panggang selama 2-3 menit lagi untuk membuat kulit lebih renyah dan berwarna cokelat keemasan.

  11. Balik ayam sehingga kulitnya menghadap ke atas. Tutup panggangan dan masak selama sekitar 4–5 menit, atau hingga bagian paha yang paling tebal mencapai suhu minimal 140 derajat Celsius. Jika tidak memiliki termometer, periksa apakah ayam sudah matang dari sari dagingnya.

  12. Angkat ayam, letakkan di rak kawat atau piring, dan biarkan istirahat tanpa ditutup selama sekitar 10 menit sebelum diiris untuk membantu mempertahankan sari daging, sehingga ayam menjadi lebih juicy saat disajikan.

Tips Membuat Ayam Panggang Brick

ilustrasi ayam panggang brick (unsplash.com/Cisco Lin)

  1. Pipihkan ayam dengan benar sebelum dipanggang. Teknik spatchcock sangat penting untuk memastikan ayam matang dengan cepat dan merata.

  2. Sangat menggoda untuk langsung memanggang dengan api besar, tetapi sebaiknya tahan godaan itu. Mulailah dengan api kecil agar lemak di bawah kulit meleleh perlahan dan kulit menjadi renyah tanpa gosong.

  3. Setelah ayam matang, jangan langsung memotongnya. Biarkan beristirahat selama sekitar 10 menit agar sari-sari daging terdistribusi merata ke seluruh ayam.

Tidak heran teknik ini banyak digunakan di restoran BBQ karena hasilnya selalu menggugah selera. Meskipun mungkin tampak seperti teknik memasak yang rumit, ayam panggang bata sebenarnya cukup mudah dilakukan. Yuk, buat di rumah!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article