Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Resep Pizza Neapolitan, Adonan Tipis dengan Pinggiran Mengembang
ilustrasi pizza neapolitan (unsplash.com/Aurélien Lemasson-Théobald)
  • Pizza Neapolitan berasal dari Napoli, Italia, dikenal dengan adonan tipis dan pinggiran mengembang serta topping sederhana seperti saus tomat segar, mozzarella, dan daun basil.

  • Adonan dibuat dari tepung, air, garam, dan ragi dengan fermentasi panjang untuk menghasilkan tekstur elastis dan ringan saat dipanggang.

  • Proses pemanggangan suhu tinggi dan penggunaan topping minimal menjadi kunci cita rasa autentik pizza Neapolitan yang khas dan ringan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pizza neapolitan adalah pizza tradisional dari Napoli, Italia, dan salah satu pizza paling autentik di dunia. Biasanya menggunakan topping sederhana seperti saus tomat segar, keju mozzarella, dan basil. Tidak terlalu ramai, tetapi itulah yang membuat rasanya minimalis, segar, dan sangat khas.

Keunikan pizza ini terletak pada adonannya. Adonan Neapolitan terbuat dari bahan-bahan sederhana, yaitu tepung, air, garam, dan ragi. Proses fermentasi yang panjang membuatnya elastis, ringan, dan mudah mengembang saat dipanggang. Yuk, simak cara membuat pizza ini!

Bahan Membuat Pizza Neapolitan

ilustrasi bahan membuat pizza (unsplash.com/Or Hakim)

  1. 215 ml air

  2. ¾–2 sdt garam laut halus

  3. 330 gr tepung tipo 00 (tepung pizza halus), bagi menjadi 297 gr dan 33 gr

  4. ¼ sdt ragi instan

  5. Sedikit tepung tipo 00 atau semolina, untuk taburan agar tidak lengket

Bahan saus:

  1. 794 gr tomat kalengan utuh

  2. 1 ikat daun basil segar

  3. 4 siung bawang putih

  4. 1 sdt garam kosher

Bahan topping:

  1. 55–110 gr keju mozzarella segar, sobek-sobek

  2. Minyak zaitun, secukupnya untuk drizzle

  3. Daun basil segar, untuk aroma dan hiasan

Cara Membuat Pizza Neapolitan

ilustrasi membuat pizza (unsplash.com/Fabrizio Pullara)

  1. Dalam mangkuk besar, campurkan air dan garam, lalu aduk dengan tangan hingga garam larut sepenuhnya.

  2. Tambahkan 33 gr tepung terigu, aduk hingga membentuk cairan agak kental seperti adonan pancake tipis.

  3. Tambahkan ragi instan, dan aduk cepat hingga larut dan tercampur rata. Tambahkan sisa tepung terigu secara bertahap, aduk terus dengan satu tangan, hingga adonan mulai terbentuk.

  4. Setelah adonan mulai menyatu, keluarkan adonan dari mangkuk, tutup, dan diamkan pada suhu ruang selama 1-6 jam untuk memaksimalkan fermentasi dan meningkatkan rasa.

  5. Bagi adonan menjadi dua bola yang sama besar, sekitar 250 gram per bola, simpan dalam wadah tertutup, dan dinginkan di lemari es selama 24-30 jam.

  6. Buat saus dengan mencampur tomat utuh, basil, bawang putih, dan garam dalam mangkuk.

  7. Hancurkan tomat dengan tangan hingga sedikit hancur tetapi masih berbentuk potongan. Tutup dan dinginkan di lemari es hingga siap digunakan.

  8. Keluarkan adonan dari lemari es 2 jam sebelum digunakan agar mencapai suhu ruangan untuk memudahkan pembentukan.

  9. Panaskan oven hingga suhu maksimal 260 derajat Celsius. Jika menggunakan batu pizza, masukkan lebih awal agar cepat panas.

  10. Bentuk adonan dengan tangan, jangan gunakan rolling pin, menjadi lingkaran dengan diameter sekitar 20–25 cm. Taburi sedikit tepung agar tidak lengket.

  11. Letakkan satu buah es batu kecil di tengah adonan, lalu panggang di atas batu pizza atau loyang selama 3–5 menit hingga mengembang.

  12. Angkat pizza, olesi dengan saus tomat, lalu tambahkan keju mozzarella parut dan sedikit basil serta bawang bombai dari saus.

  13. Siram dengan sedikit minyak zaitun untuk hasil yang lebih harum.

  14. Ubah pengaturan oven ke mode panggang atas (broil) dan panggang selama 3–5 menit lagi hingga pinggirannya gosong dengan indah dan keju menggelembung serta meleleh.

  15. Terakhir, taburi dengan daun basil segar dan sedikit minyak zaitun lagi. Sajikan segera selagi panas.

Tips Membuat Pizza Neapolitan

ilustrasi sajian pizza neapolitan (unsplash.com/Louis Hansel)

  1. Kunci pizza neapolitan adalah fermentasi. Semakin lama dibiarkan beristirahat (fermentasi dingin), semakin enak, ringan, dan mengembang indah kerak pizzanya.

  2. Jangan berlebihan dengan topping. Neapolitan adalah gaya pizza yang sangat sederhana, hanya saus tomat segar, mozzarella, dan basil.

  3. Panaskan oven hingga suhu tertinggi. Semakin panas oven, semakin baik hasilnya.

Dengan bahan-bahan sederhana dan teknik yang tepat, kamu bisa mendapatkan pizza ala Italia autentik. Yang membuat pizza ini istimewa jelas adalah adonannya. Bagian tengah yang tipis membuatnya lebih ringan, sementara kulit yang mengembang!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article