Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Tips Jitu Membuat Selai Buah Homemade yang Sehat dan Lezat

ilustrasi selai buah
ilustrasi selai buah (pexels.com/K Zoltan)
Intinya sih...
  • Pilih buah yang matang sempurna untuk rasa manis alami dan aroma kuat
  • Gunakan perbandingan gula yang seimbang sesuai tingkat kemanisan buah
  • Masak dengan api kecil, aduk secara konsisten, dan simpan selai dengan benar agar tahan lama
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Membuat selai buah sendiri di rumah kini semakin diminati oleh banyak orang dari berbagai kalangan. Selain dianggap lebih sehat, selai homemade juga dinilai lebih aman karena tidak mengandung bahan pengawet buatan. Tak hanya itu, membuat selai sendiri memberikan keleluasaan untuk memilih bahan sesuai selera dan kebutuhan keluarga.

Di sisi lain, selai buatan rumah juga bisa menjadi solusi praktis untuk mengolah buah yang sudah terlalu matang. Daripada terbuang percuma, buah-buahan tersebut bisa diolah menjadi selai yang tahan disimpan lebih lama. Meski terlihat mudah, proses pembuatan selai tetap membutuhkan perhatian khusus agar hasilnya tidak gagal.

1. Pilih buah yang matang sempurna

ilustrasi stroberi
ilustrasi stroberi (pexels.com/Elizabeth Lizzie)

Langkah awal yang sangat menentukan kualitas selai adalah pemilihan buah. Buah yang matang sempurna akan menghasilkan rasa manis alami dan aroma yang lebih kuat. Hal ini tentu membuat selai terasa lebih segar tanpa perlu tambahan perasa buatan.

Buah yang terlalu mentah cenderung menghasilkan selai dengan rasa asam dan tekstur kurang lembut. Sementara itu, buah yang sudah terlalu matang berisiko membuat selai cepat berair dan tidak tahan lama. Oleh karena itu, pastikan buah yang digunakan berada pada tingkat kematangan yang ideal dan masih segar.

Selain memperhatikan kematangan, kebersihan buah juga tidak boleh diabaikan. Cuci buah dengan air mengalir dan buang bagian yang memar atau busuk. Langkah sederhana ini sangat berpengaruh terhadap kualitas dan daya simpan selai yang dihasilkan.

2. Gunakan perbandingan gula yang seimbang

ilustrasi gula
ilustrasi gula (pexels.com/Suzy Hazelwood)

Gula memegang peranan penting dalam pembuatan selai buah. Selain berfungsi sebagai pemanis, gula juga berperan sebagai pengawet alami yang membantu memperpanjang masa simpan. Namun, penggunaan gula yang berlebihan justru dapat menutupi rasa asli dari buah itu sendiri.

Untuk hasil yang seimbang, jumlah gula sebaiknya disesuaikan dengan tingkat kemanisan buah. Buah yang manis alami seperti mangga atau stroberi biasanya membutuhkan gula lebih sedikit. Sebaliknya, buah yang cenderung asam bisa ditambahkan gula secukupnya agar rasanya tetap nyaman di lidah.

Jika ingin versi yang lebih sehat, gula pasir bisa dikurangi atau diganti dengan pemanis alami seperti madu. Meski demikian, pastikan tekstur selai tetap diperhatikan karena pengurangan gula dapat memengaruhi kekentalan. Selalu lakukan uji rasa selama proses memasak agar hasil akhirnya sesuai harapan.

3. Masak dengan api kecil dan aduk secara konsisten

ilustrasi memasak
ilustrasi memasak (pexels.com/Amar Preciado)

Kesabaran adalah kunci utama dalam proses memasak selai buah. Memasak dengan api kecil membantu buah matang secara perlahan dan merata. Teknik ini juga mencegah selai menjadi gosong atau berubah warna terlalu gelap.

Selama proses memasak, selai harus terus diaduk secara konsisten. Pengadukan berfungsi untuk mencegah bagian bawah panci lengket dan memastikan tekstur selai tetap halus. Gunakan spatula kayu atau silikon agar lebih aman dan nyaman saat mengaduk.

Proses memasak memang membutuhkan waktu lebih lama, tetapi hasilnya akan sepadan. Selai yang dimasak dengan api kecil cenderung memiliki tekstur yang lebih kental alami. Selain itu, aroma buah akan lebih keluar dan tidak tercampur bau gosong.

4. Simpan selai dengan cara yang benar

ilustrasi selai buah
ilustrasi selai buah (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

Setelah selai matang, tahap penyimpanan tidak boleh dianggap sepele. Gunakan wadah kaca yang bersih dan kering agar selai tidak mudah terkontaminasi. Wadah kaca juga membantu menjaga rasa dan kualitas selai dalam jangka waktu lebih lama.

Sebelum digunakan, wadah sebaiknya disterilkan dengan air panas. Langkah ini bertujuan untuk membunuh bakteri yang bisa mempercepat proses pembusukan. Setelah itu, biarkan wadah benar-benar kering sebelum selai dimasukkan.

Pastikan selai sudah dingin sebelum ditutup rapat dan disimpan di dalam lemari pendingin. Saat mengambil selai, gunakan sendok bersih dan kering agar tidak tercampur air atau kotoran. Dengan penyimpanan yang tepat, selai buah homemade bisa dinikmati lebih lama.

Membuat selai buah sendiri di rumah sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Dengan memilih buah yang matang sempurna, mengatur perbandingan gula dengan bijak, serta memasak dan menyimpan selai dengan cara yang tepat, hasilnya bisa sangat memuaskan. Mulai sekarang, tidak ada salahnya mencoba membuat selai buah homemade sebagai alternatif sehat dan lezat untuk keluarga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian
Follow Us

Latest in Food

See More

Resep Tumis Ayam Giling Pedas, Menu Simpel Tapi Bikin Ketagihan

23 Jan 2026, 08:15 WIBFood