Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Manfaat Melatih Grip Strength untuk Kesehatan Tubuh

3 min read
4 Manfaat Melatih Grip Strength untuk Kesehatan Tubuh
ilustrasi hand grip (magnific.com/magnific)
  • Latihan grip strength mengaktifkan otot tangan, pergelangan tangan, dan lengan, sehingga membantu mempertahankan kekuatan untuk aktivitas seperti menggenggam, menarik, dan membawa benda.

  • Menjaga kekuatan genggaman dapat mendukung fungsi fisik serta kemandirian seiring bertambahnya usia, termasuk saat membawa barang, berdiri, berjalan, dan menggunakan benda sehari-hari.

  • Grip strength menjadi salah satu indikator kondisi fisik dalam penelitian, tetapi perlu dilatih bersama kelompok otot lain serta diimbangi pola makan, tidur, dan aktivitas fisik menyeluruh.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kekuatan genggaman tangan sering kali teruji saat membawa barang berat atau membuka sesuatu yang sulit. Kita juga mengandalkan kekuatan genggaman untuk melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Karena itu, melatih kekuatan genggaman dapat menjadi salah satu bagian dari latihan tubuh yang tidak sebaiknya diabaikan.

Grip strength tidak hanya berkaitan dengan seberapa kuat tangan kita menggenggam sesuatu. Kemampuan ini juga melibatkan otot pada tangan, pergelangan tangan, dan lengan yang bekerja bersama ketika kita memegang atau menarik benda. Jika dilatih secara rutin, kekuatan genggaman dapat memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan tubuh.

  1. 1. Membantu mempertahankan kekuatan otot

    ilustrasi dead hang
    ilustrasi dead hang (magnific.com/bublikhaus)

    Melatih grip strength membuat otot pada tangan, pergelangan tangan, dan lengan bekerja untuk menghasilkan serta mempertahankan gaya. Latihan yang dilakukan secara rutin dapat membantu menjaga kemampuan otot tersebut agar tetap aktif dan mampu bekerja ketika kita melakukan berbagai aktivitas. Hal ini menjadi penting karena kekuatan otot merupakan salah satu bagian dari kemampuan fisik yang dapat menurun jika jarang digunakan.

    Latihan genggaman juga dapat dilakukan dengan berbagai tingkat kesulitan sesuai kemampuan tubuh. Kita dapat menggunakan hand grip, bola karet, atau bahkan melakukan latihan dead hang. Dengan meningkatkan beban atau durasi secara bertahap, kita dapat memberikan rangsangan pada otot.

  2. 2. Menjaga fungsi fisik seiring bertambahnya usia

    ilustrasi mengangkat beban
    ilustrasi mengangkat beban (pexels.com/Kampus Production)

    Kekuatan genggaman sering digunakan dalam penelitian sebagai salah satu ukuran kemampuan fisik seseorang. Penurunan grip strength dapat berkaitan dengan berkurangnya kekuatan otot secara umum, terutama ketika kita memasuki usia lanjut. Karena itu, menjaga kekuatan genggaman dapat menjadi salah satu bagian dari upaya mempertahankan kemampuan fisik seiring bertambahnya usia.

    Kita membutuhkan kekuatan otot untuk melakukan berbagai aktivitas secara mandiri, seperti membawa barang, berdiri, berjalan, dan menggunakan benda sehari-hari. Kemampuan tersebut menjadi semakin penting ketika tubuh mengalami perubahan akibat proses penuaan. Melatih kekuatan genggaman bersama latihan kekuatan tubuh lainnya dapat membantu kita tetap aktif dan mempertahankan fungsi fisik.

  3. 3. Mendukung kemampuan tubuh untuk tetap aktif

    ilustrasi gimnastik
    ilustrasi gimnastik (pexels.com/Ivan S)

    Tubuh membutuhkan kekuatan otot agar kita dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan baik. Genggaman tangan menjadi salah satu bagian yang mendukung kemampuan tersebut karena tangan digunakan untuk membawa, menarik, mendorong, dan memegang berbagai benda. Ketika kekuatan genggaman terjaga, kita dapat lebih mudah melakukan aktivitas yang membutuhkan penggunaan tangan.

    Menjaga tubuh tetap aktif juga penting untuk mempertahankan kemampuan fisik secara keseluruhan. Karena itu, latihan grip strength sebaiknya tidak dilakukan sebagai satu-satunya latihan untuk menjaga kebugaran. Kita tetap perlu mengombinasikannya dengan latihan yang melibatkan kaki, tubuh bagian tengah, serta kelompok otot lainnya agar tubuh mendapatkan rangsangan yang lebih menyeluruh.

  4. 4. Menjadi salah satu indikator kesehatan dan kebugaran

    ilustrasi melakukan pull up
    ilustrasi melakukan pull up (pexels.com/Ron Lach)

    Grip strength sering digunakan dalam penelitian sebagai salah satu indikator kondisi fisik dan kesehatan. Kekuatan genggaman yang lebih rendah ditemukan berkaitan dengan berbagai kondisi kesehatan dalam sejumlah penelitian, terutama pada kelompok usia lanjut. Namun, hubungan tersebut tidak berarti bahwa kekuatan genggaman yang rendah secara langsung menyebabkan penyakit tertentu.

    Karena itu, grip strength bisa menjadi salah satu gambaran mengenai kondisi fisik kita, bukan sebagai alat untuk menentukan apakah seseorang sehat atau sakit. Menjaga kekuatan genggaman tetap baik dapat menjadi bagian dari kebiasaan untuk mempertahankan kekuatan dan fungsi tubuh. Kita juga tetap perlu memperhatikan pola makan, aktivitas fisik secara keseluruhan, tidur, serta faktor kesehatan lainnya.

    Melatih grip strength bukan hanya berguna agar kita lebih kuat ketika menggenggam atau membawa benda. Kekuatan genggaman juga berkaitan dengan kemampuan otot dan fungsi fisik yang penting untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Dengan melatihnya secara rutin dan tetap mengimbanginya dengan latihan tubuh lainnya, kita dapat membantu menjaga kemampuan fisik dalam jangka panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More