Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Cara Olahraga Kardio Aman Buat Kesehatan Jantung Lansia
ilustrasi lansia berolahraga (magnific.com/magnific)
  • Lansia 55 tahun ke atas dapat memilih kardio seperti jalan santai, senam low-impact, atau bersepeda statis dengan intensitas yang disesuaikan dan ditingkatkan bertahap.

  • Usia 65 tahun ke atas dianjurkan melakukan aerobik intensitas sedang 150 menit per minggu sesuai kemampuan; pemanasan, pendinginan, dan hidrasi turut diperhatikan.

  • Hentikan olahraga bila muncul nyeri dada, pusing, sesak tidak biasa, kelelahan ekstrem, atau detak jantung tidak teratur; gejala tertentu memerlukan pertolongan darurat segera.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Memasuki usia 55 tahun ke atas, tubuh memang membutuhkan perhatian lebih saat mulai berolahraga. Kardio lansia aman bukan berarti harus menghindari aktivitas yang membuat jantung berdetak lebih cepat. Justru, aktivitas fisik yang sesuai dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko berbagai penyakit kronis.

Namun, jenis dan intensitas olahraga perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Menurut CDC, orang dewasa berusia 65 tahun ke atas dianjurkan melakukan aktivitas aerobik intensitas sedang setidaknya 150 menit per minggu, sesuai kemampuan. Yuk simak cara memilih olahraga jantung lansia yang lebih aman dan tetap realistis.

1. Mulai dari jalan santai, lalu tingkatkan perlahan

ilustrasi lansia jalan santai (magnific.com/rawpixel-com)

Jalan kaki menjadi salah satu pilihan paling sederhana untuk memulai kardio lansia aman. Aktivitas ini gak membutuhkan alat khusus dan intensitasnya relatif mudah disesuaikan dengan kemampuan tubuh. Dilansir dari Mayo Clinic, aktivitas seperti jalan cepat termasuk olahraga aerobik yang dapat membantu menjaga kesehatan jantung.

Gak perlu langsung berjalan selama 30 menit jika tubuh belum terbiasa. Mulailah dengan durasi yang nyaman, kemudian tingkatkan waktu atau kecepatannya secara bertahap. CDC juga menekankan bahwa lansia tetap bisa aktif sesuai kemampuan ketika belum mampu mencapai target aktivitas mingguan.

2. Pilih senam sehat lansia dengan gerakan low-impact

ilustrasi senam sehat lansia (magnific.com/magnific)

Senam sehat lansia bisa menjadi pilihan ketika berjalan terasa monoton. Gerakan low-impact seperti mengayunkan tangan, melangkahkan kaki tanpa lompatan, atau mengikuti gerakan sederhana dapat membuat tubuh tetap aktif tanpa banyak hentakan. National Institute on Aging menjelaskan bahwa aktivitas aerobik untuk lansia sebaiknya gak menimbulkan pusing, nyeri dada, tekanan di dada, atau mual.

Perhatikan juga permukaan tempat berolahraga agar gak licin atau penuh hambatan. Bila keseimbangan mulai berkurang, pilih senam yang dilakukan dengan instruktur dan memiliki ruang gerak aman. Latihan keseimbangan juga penting pada usia lanjut karena dapat membantu menurunkan risiko jatuh.

3. Coba bersepeda dengan intensitas yang terkontrol

ilustrasi lansia bersepeda (magnific.com/magnific)

Bersepeda bisa menjadi alternatif ketika lutut terasa kurang nyaman saat berjalan jauh. Sepeda statis khususnya memungkinkan intensitas diatur tanpa harus menghadapi jalan menanjak atau permukaan yang gak rata. Mayo Clinic menyebut latihan aerobik dapat membantu meningkatkan kebugaran dan kesehatan jantung, termasuk pada orang dengan kondisi kronis tertentu.

Gunakan hambatan atau kecepatan yang membuat napas lebih cepat tetapi masih terkendali. Jangan mengejar kecepatan hanya karena mampu melakukannya dalam beberapa menit. Jika sudah lama gak berolahraga atau memiliki penyakit jantung, konsultasikan jenis dan intensitas latihan dengan tenaga kesehatan terlebih dahulu.

4. Beri waktu untuk pemanasan dan pendinginan

ilustrasi lansia berolahraga (magnific.com/magnific)

Olahraga jantung lansia gak sebaiknya dimulai dengan gerakan cepat secara tiba-tiba. Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi ketika aktivitas fisik dimulai dan kembali tenang setelah selesai. Dilansir dari National Institute on Aging, berjalan ringan sebelum dan sesudah aktivitas aerobik dapat digunakan sebagai pemanasan dan pendinginan.

Bagian ini sering dianggap sepele karena durasinya gak panjang. Padahal, transisi bertahap membuat perubahan intensitas terasa lebih nyaman bagi tubuh. Minum cukup air juga penting, kecuali dokter memang memberikan batasan asupan cairan karena kondisi tertentu.

5. Kenali tanda bahaya dan jangan memaksakan diri

ilustrasi kelelahan (magnific.com/magnific)

Olahraga seharusnya membuat tubuh lebih aktif, bukan memaksa jantung bekerja melewati batas yang aman. American Heart Association menyarankan untuk menghentikan aktivitas jika muncul nyeri atau tekanan di dada, pusing, kebingungan, sesak napas yang tidak biasa, kelelahan ekstrem, atau detak jantung cepat dan tidak teratur. Gejala tersebut perlu mendapat perhatian medis, terutama bila muncul saat atau setelah olahraga.

Jika muncul nyeri atau tekanan di dada yang berlangsung beberapa menit, sesak napas, keringat dingin, mual, atau nyeri yang menjalar ke lengan, rahang, punggung, maupun leher, jangan menganggapnya sekadar kelelahan. Menurut American Heart Association, gejala tersebut dapat menjadi tanda serangan jantung dan membutuhkan pertolongan darurat segera. Pemeriksaan rutin juga penting karena sebagian masalah jantung bisa berkembang tanpa gejala yang jelas.

Olahraga kardio tetap bisa menjadi bagian dari rutinitas sehat setelah usia 55 tahun. Kuncinya bukan berolahraga sekeras mungkin, melainkan memilih aktivitas yang sesuai kondisi tubuh dan meningkatkannya secara bertahap. Jika memiliki penyakit jantung atau kondisi kronis tertentu, bicarakan rencana olahraga dengan tenaga kesehatan agar aktivitasnya lebih aman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article