TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Cara Mengobati Bisul di Kelamin, Perawatan Rumahan

Tetap menjaga kebersihan area intim sangat penting

ilustrasi bisul di kelamin (pexels.com/Cliff Booth)

Bisul umumnya muncul pada permukaan kulit dan folikel rambut. Bakteri Staphylococcus aureus merupakan salah satu penyebab bisul. Daerah lembap dan goresan luka menjadi tempat ternyaman bagi bakteri untuk berkembang biak.

Infeksi ini ditandai benjolan merah berisikan nanah. Biasanya bisul muncul di wajah, ketiak, bahu, punggung, hidung, telinga, dan bokong. Namun, bisul dengan sensasi tak nyaman dapat juga tumbuh di kelamin. Bisul pada vagina berada di area bibir vagina (labia mayora) dan lipatan selangkangan.

Bisul di area genital pastinya sangat mengganggu dan kamu pasti ingin segera mengatasinya. Bagaimana cara mengobati bisul di kelamin? Supaya tidak salah langkah, yuk, simak informasinya sampai habis!

1. Menjaga kebersihan area genital 

ilustrasi pembalut (pexels.com/Vanessa Ramirez)

Secara normal, bisul sembuh dengan sendirinya kurang lebih satu sampai dua minggu. Bisul akan perlahan mengering dan mengempis. Sebelum dan sesudah menyentuh bisul di kelamin, cuci tanganmu dengan air mengalir dan sabun. Hal tersebut untuk mencegah penyebaran infeksi.

Jika kamu sedang menstruasi, ganti pembalut minimal 6 jam sekali dalam sehari. Aktivitas yang padat membuat tubuh lebih cepat berkeringat, tak terkecuali organ intim. Sebaiknya, ganti celana dalam minimal dua kali sehari supaya area bisul tetap bersih.

Baca Juga: Bisul: Penyebab, Gejala, Komplikasi, Pengobatan, dan Pencegahan

2. Hindari memecahkan bisul kelamin 

ilustrasi memencet bisul (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Sering kali adanya bisul yang meradang bikin gemas untuk memencet, menusuk, ataupun memecahkannya. Nanah pada bisul terjadi karena perlawanan sel darah putih terhadap infeksi bakteri. Cara memecahkan yang tidak steril akan berdampak buruk pada bisul di kelamin. Dilansir Healthline, bisul yang dipecahkan secara paksa bisa menyebarkan bakteri serta meningkatkan rasa nyeri.

Lantas, bagaimana jika bisul pecah sendiri? Segera bersihkan area bisul yang pecah dengan kain kasa. Selanjutnya, jaga luka tetap bersih dan kering.

3. Kompres hangat pada bisul 

ilustrasi kompres hangat (pexels.com/cottonbro studio)

Bisul identik dengan rasa nyeri, panas, dan tidak nyaman. Kompres air hangat dapat mengurangi nyeri tekan pada bisul di kelamin. Laman Verywell Health menjelaskan kompres air hangat membantu dalam penyembuhan bisul.

Cara kompres hangat sangat sederhana dengan menyiapkan air hangat dan waslap. Celupkan waslap ke air hangat, lalu peras dan letakkan di atas bisul selama 10-15 menit. Tindakan ini bisa diulang tiga sampai empat kali sehari sampai bisul sembuh.

4. Memakai pakaian yang nyaman 

ilustrasi celana longgar (pexels.com/Annushka Ahuja)

Celana ketat menekan dan bergesekan pada bisul kelamin, sehingga menimbulkan rasa sakit. Solusinya, kamu bisa menggunakan bawahan (celana dan pakaian dalam) yang lebih longgar.

Hindari berbagi pemakaian handuk, pakaian, atau benda lain yang menyentuh bisul dengan orang lain. Bisul kelamin dapat menyebar lewat kontak langsung dengan barang pribadi individu yang memiliki bisul.

Baca Juga: Bisul di Pantat: Penyebab, Gejala, Perawatan, dan Pencegahan

Verified Writer

Septin SLD

Bukan anak sastra, tapi kadang suka nulis saja

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya