ilustrasi angkat beban (pexels.com/Li Sun)
Menjaga siklus menstruasi bukan berarti harus berhenti berolahraga. Sebab yang lebih penting adalah memastikan tubuh mendapat waktu istirahat dan energi yang cukup untuk mengimbangi latihan yang dilakukan. Jumlah makanan juga perlu disesuaikan ketika frekuensi atau intensitas latihan meningkat.
Durasi atau intensitas latihan juga bisa dikurangi sementara ketika menstruasi mulai berubah. Pada kasus functional hypothalamic amenorrhea, penanganan memang berfokus pada memperbaiki keseimbangan energi melalui peningkatan asupan makanan, perbaikan nutrisi, dan bila diperlukan mengurangi aktivitas olahraga. Penanganan sebaiknya dilakukan dengan tenaga kesehatan, terutama jika menstruasi sudah berhenti cukup lama.
Olahraga tetap bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat selama tubuh mendapatkan asupan dan waktu pemulihan yang sesuai. Kalau siklus menstruasi mulai berubah setelah kamu meningkatkan beban latihan, jangan langsung menganggapnya sebagai efek olahraga yang normal. Menstruasi yang berhenti selama tiga bulan atau lebih sebaiknya diperiksakan ke dokter karena penyebabnya tidak selalu berasal dari olahraga.
Referensi
"Effects of intensive training on menstrual function and certain serum hormones and peptides related to the female reproductive system." Medicine (Baltimore). Diakses pada Oktober 2026
"How Does Exercise Affect Your Menstrual Cycle?" Verywell Health. Diakses pada Oktober 2026
"Physical activity and your menstrual cycle." Office on Women's Health. Diakses pada Oktober 2026