Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apakah Yogurt Bisa Membantu Menjaga Sistem Imun Tubuh?
ilustrasi yogurt (vecteezy.com/NARONG KHUEANKAEW)
  • Yogurt dengan bakteri hidup atau probiotik dapat membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme usus, yang turut mendukung kerja sistem pertahanan tubuh.
  • Probiotik bukan obat pencegah penyakit langsung; manfaatnya terhadap respons imun dapat berbeda menurut jenis bakteri dan kondisi kesehatan tiap orang.
  • Yogurt juga menyediakan protein, mineral, dan kadang vitamin D; pilih yogurt plain untuk mengontrol gula, lalu padukan dengan buah atau kacang dalam pola makan seimbang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Yogurt sering dipilih sebagai camilan karena rasanya ringan dan gampang dipadukan dengan berbagai makanan. Di balik teksturnya yang lembut, yogurt juga mengandung beberapa zat gizi yang dibutuhkan tubuh, terutama pada produk yang dibuat dari susu dan masih mengandung bakteri hidup. Hal ini membuat yogurt cukup menarik untuk dimasukkan ke menu sehari-hari.

Namun, manfaat yogurt gak selalu sama pada setiap produk yang dijual. Ada yogurt tanpa rasa, yogurt dengan tambahan buah, sampai produk yang sudah diberi gula dalam jumlah cukup banyak. Sebelum menjadikannya bagian dari menu harian, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan supaya pilihanmu tetap sesuai dengan kebutuhan tubuh.

1. Probiotik dalam yogurt membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme usus

ilustrasi yogurt (vecteezy.com/NARONG KHUEANKAEW)

Beberapa jenis yogurt mengandung probiotics, yaitu mikroorganisme hidup yang memberikan manfaat ketika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Bakteri baik ini dapat membantu menjaga keseimbangan mikroorganisme yang hidup di saluran pencernaan. Kondisi tersebut penting karena saluran cerna menjadi salah satu tempat tubuh berhubungan dengan berbagai zat dan mikroorganisme yang masuk melalui makanan.

Keseimbangan mikrobiota usus gak cuma berhubungan dengan pencernaan. Lingkungan usus yang terjaga juga ikut mendukung kerja sistem pertahanan tubuh karena terdapat banyak jaringan dan sel imun di area tersebut. Jadi, ketika kamu memilih yogurt yang mengandung bakteri hidup, manfaat yang dicari gak hanya soal pencernaan yang lebih nyaman.

2. Kondisi usus berhubungan dengan cara tubuh menghadapi kuman

ilustrasi kuman (pexels.com/Monstera Production)

Saluran pencernaan merupakan salah satu bagian tubuh yang sering berhadapan dengan mikroorganisme dari makanan dan minuman. Karena itu, tubuh memiliki berbagai mekanisme pertahanan di area tersebut untuk mengenali dan menghadapi zat asing. Bakteri baik yang terdapat dalam yogurt dapat berinteraksi dengan lingkungan usus dan ikut memengaruhi kerja respons imun.

Hubungan ini juga berkaitan dengan produksi berbagai senyawa yang membantu mengatur aktivitas sistem imun. Probiotik gak bekerja seperti obat yang langsung mencegah seseorang terkena penyakit, tetapi dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung fungsi pertahanan tubuh. Efeknya pun bisa berbeda tergantung jenis bakteri yang dikonsumsi dan kondisi kesehatan masing-masing orang.

3. Protein dan vitamin D dalam yogurt juga punya peran

ilustrasi yogurt (vecteezy.com/maxskyohm27626)

Selain bakteri hidup, yogurt bisa menjadi sumber protein yang cukup praktis. Protein dibutuhkan tubuh untuk membangun dan memperbaiki jaringan serta membuat berbagai komponen yang diperlukan agar tubuh dapat bekerja dengan baik. Kebutuhan protein yang terpenuhi juga penting ketika tubuh sedang melakukan proses pemulihan setelah mengalami sakit.

Kandungan vitamin dan mineral pada yogurt bisa berbeda tergantung bahan dan proses pembuatannya. Beberapa produk diperkaya vitamin D, sementara yogurt berbahan susu secara alami menyediakan sejumlah mineral seperti kalsium. Vitamin D sendiri berhubungan dengan fungsi sistem imun, sehingga yogurt yang diperkaya nutrisi tersebut bisa menjadi salah satu cara untuk menambah asupan harian.

4. Yogurt plain lebih mudah dikontrol kandungan gulanya

ilustrasi yogurt (freepik.com/jcomp)

Yogurt plain atau tanpa rasa bisa menjadi pilihan kalau kamu ingin menghindari gula tambahan yang terlalu banyak. Produk yogurt dengan rasa buah, cokelat, atau varian manis lainnya biasanya sudah mengandung gula tambahan sehingga jumlah gulanya perlu diperhatikan pada label kemasan. Bukan berarti yogurt rasa harus selalu dihindari, tetapi kandungannya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan makan sehari-hari.

Rasa yogurt plain memang cenderung lebih asam, tetapi kamu bisa membuatnya lebih enak tanpa menambahkan banyak gula. Potongan pisang, stroberi, apel, atau buah lain bisa dicampurkan langsung ke dalam yogurt. Kalau masih kurang manis, sedikit madu juga bisa digunakan, tetapi jumlahnya tetap perlu diperhatikan karena madu tetap termasuk sumber gula.

5. Makan yogurt bisa dipadukan dengan menu lain

ilustrasi yogurt (pexels.com/Ron Lach)

Yogurt bisa dikonsumsi sebagai camilan di antara waktu makan atau dijadikan bagian dari sarapan. Kamu bisa mencampurkannya dengan buah dan kacang-kacangan agar makanan yang dikonsumsi gak hanya terdiri dari yogurt saja. Cara seperti ini juga membuat tekstur dan rasa yogurt lebih bervariasi sehingga gak cepat membosankan.

Gak ada aturan bahwa yogurt harus dikonsumsi setiap hari agar tubuh mendapatkan manfaatnya. Yang lebih penting adalah memasukkannya ke dalam pola makan yang secara keseluruhan menyediakan cukup protein, vitamin, mineral, serat, dan sumber makanan lainnya. Dengan begitu, yogurt menjadi salah satu bagian dari menu bergizi, bukan satu-satunya makanan yang diandalkan untuk menjaga kondisi tubuh.

Menjaga sistem imun tentu gak cukup hanya dengan mengandalkan satu jenis makanan. Namun, pilihan kecil seperti memasukkan yogurt ke menu sehari-hari bisa menjadi salah satu kebiasaan yang menemani pola hidup sehat. Kalau kamu sendiri, apa makanan yang paling sering kamu konsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh?

Referensi

"Beneficial Effects of Yoghurts and Probiotic Fermented Milks and Their Functional Food Potential." Foods. Diakses pada Oktober 2026.

"Does Yogurt Boost the Immune System?" Yogurico. Diakses pada Oktober 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article