Pace yang biasanya terasa nyaman saat berlari di tempat teduh atau saat cuaca sejuk bisa mendadak terasa jauh lebih berat ketika matahari sedang terik. Hal serupa juga bisa terjadi pada kompetisi olahraga indoor tanpa pendingin udara, ketika rasa panas dan gerah tetap dirasakan meski peserta sudah memperlambat langkah atau berhenti sejenak.
Saat berolahraga, tubuh tidak hanya bekerja untuk menggerakkan otot, tetapi juga membuang panas yang dihasilkan. Untuk mendinginkan diri, tubuh meningkatkan aliran darah ke kulit dan mengeluarkan keringat. Namun, suhu yang tinggi, kelembapan, minimnya aliran udara, paparan sinar matahari, pakaian yang dikenakan, serta intensitas latihan dapat menghambat proses tersebut. Karena itu, angka suhu udara saja tidak selalu menggambarkan seberapa berat kondisi yang sebenarnya dirasakan.
