Comscore Tracker

7 Manfaat Puasa terhadap Penderita Kanker, Bisa Mengobati dari Akarnya

#RamadanMasaKini Sudah terbukti melalui berbagai penelitian

Puasa memiliki banyak manfaat hebat untuk tubuh. Berdasarkan penelitian-penelitian yang telah dilakukan, tercatat bahwa puasa membawa peningkatan untuk para penderita kanker.

Hingga saat ini penelitian telah dilakukan pada penderita kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru, dan kanker pankreas. Apa saja kebaikan yang dibawa puasa terhadap penyakit kanker? Berikut ini penjelasannya!

1. Memperlambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker

7 Manfaat Puasa terhadap Penderita Kanker, Bisa Mengobati dari Akarnyamedicalnewstoday.com

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science Translational Medicine telah membuktikan hal ini. Tertulis bahwa sel kanker memberikan respon yang berbeda pada orang yang puasa.

Mereka semakin aktif membelah, tapi pada akhirnya melakukan bunuh diri. Ini karena mereka berusaha mengatasi nutrisi yang hilang karena tubuh yang ditumpanginya berpuasa.

2. Meningkatkan sensitivitas insulin

7 Manfaat Puasa terhadap Penderita Kanker, Bisa Mengobati dari Akarnyaagoramedia.com

Insulin adalah hormon yang memungkinkan sel untuk mengekstrak glukosa dari darah menjadi energi. Ketika berpuasa, tubuh berusaha untuk menyimpan energi sebanyak mungkin.

Salah satu caranya adalah dengan membuat membran sel lebih sensitif terhadap insulin. Makin sensitif insulin, semakin sulit sel kanker untuk tumbuh.

3. Meningkatkan autophagy

7 Manfaat Puasa terhadap Penderita Kanker, Bisa Mengobati dari Akarnyadraxe.com

Autophagy adalah proses di mana sel terurai untuk nantinya digunakan kembali. Proses ini penting untuk menjaga fungsi sel dan membantu ketahanannya di dalam tubuh. Oleh karena itu, autophagy memegang peran penting dalam mencegah dan mengobati kanker.

Baca Juga: 7 Manfaat Puasa untuk Kesehatan Mentalmu, Jadi Lebih Tenang & Bahagia

4. Memperkuat sistem imun tubuh untuk memerangi kanker

7 Manfaat Puasa terhadap Penderita Kanker, Bisa Mengobati dari Akarnyacarlvandevelde.be

Sebuah penelitian di tahun 2014 menunjukkan bahwa berpuasa selama dua hingga empat hari dapat melindungi sel batang dan mengaktifkan sistem imun. Sel-sel tersebut akan memperbarui dan memperbaiki dirinya.

5. Puasa juga dapat memperbarui sel darah putih

7 Manfaat Puasa terhadap Penderita Kanker, Bisa Mengobati dari Akarnyafi.edu

Jumlah sel darah putih di dalam tubuh dapat turun secara drastis akibat kemoterapi. Kondisi ini dapat memperburuk sistem kekebalan sehingga tubuh harus bekerja ekstra untuk melawan segala infeksi.

Saat berpuasa, jumlah sel darah putih memang menurun. Akan tetapi ketika tubuh mendapatkan asupan makanan saat berbuka, jumlah sel darah putih akan meningkat kembali. Puasa juga terbukti bisa membantu memperbaiki sel darah putih yang rusak.

6. Meningkatkan kualitas kemoterapi

7 Manfaat Puasa terhadap Penderita Kanker, Bisa Mengobati dari Akarnyamedicalnewstoday.com

Para ilmuwan percaya bahwa puasa bisa meningkatkan kualitas kemoterapi karena beberapa hal. Yang pertama, puasa dapat meningkatkan regenerasi sel, melindungi darah dari efek berbahaya kemoterapi, dan mengurangi efek sampingnya seperti sakit kepala, kram, dan mual.

7. Menurunkan risiko kanker untuk penderita diabetes dan obesitas

7 Manfaat Puasa terhadap Penderita Kanker, Bisa Mengobati dari Akarnyaibtimes.com

Penelitian menunjukkan bahwa penderita obesitas dan diabetes berisiko untuk terserang kanker. Keduanya terkait dengan beberapa jenis kanker yang memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah.

Pada tahun 2017, sebuah studi meneliti bagaimana dampak puasa pada penderita diabetes sekaligus obesitas. Setelah empat bulan berpuasa rutin, berat badan turun sekitar 17,8 persen. Mereka kemudian tidak lagi membutuhkan perawatan insulin.

Walaupun begitu, puasa pada penderita kanker harus dilakukan dengan pengawasan dokter. Khususnya mengenai porsi, pemilihan menu, dan waktu makan. 

Baca Juga: [LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono

Just For You