Comscore Tracker

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019

Puncak arus mudik Lebaran 2019 akan jatuh pada 31 Mei 2019

Jakarta, IDN Times - Musim mudik lebaran segera tiba. Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2019 akan jatuh pada 31 Mei 2019. Hal tersebut diketahui berdasarkan hasil survei yang dilakukan Kemenhub.

Kepala Litbang Kemenhub, Sugihardjo mengatakan, puncak arus mudik akan terjadi pada H-5 Lebaran 2019 dengan perkiraan waktu keberangkatan terjadi pada pukul 06.00-08.00 WIB. Kemenhub juga memprediksi sebanyak 14.901.468 warga Jabodetabek akan melakukan mudik Lebaran 2019.

Angka ini diketahui berdasarkan hasil survei yang dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan yang telah dilakukan terhadap 7.762 responden rumah tangga. Survei ini diselenggarakan untuk mengetahui potensi jumlah pemudik, penggunaan moda, pola perjalanan, biaya yang dihabiskan, preferensi tentang mudik gratis, serta persepsi tentang pelayanan angkutan lebaran tahun sebelumnya.

Jangan lewatkan informasi ter-update seputar mudik Lebaran 2019 melalui linimasa IDN Times berikut ini.

25 Mei: Hore! Tarif tol seluruh Indonesia diskon 15 persen selama arus mudik dan balik Lebaran

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019IDN Times/Teatrika Handiko Putri

Tarif tol di semua ruas jalan tol di seluruh Indonesia akan didiskon 15 persen. Potongan tarif ini diberikan oleh seluruh operator jalan tol atau dikenal dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang berada di bawah naungan Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI).

“Jika dicermati, diskon tidak diberikan saat prediksi puncak arus mudik maupun balik Lebaran agar lalu lintas dapat terdistribusi dengan baik. Hal ini mengingat tingginya volume lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran," ujar Ketua Umum ATI Desi Arryani pada konferensi pers yang berlangsung di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jumat (24/5), seperti dikutip Antara.

Diskon tarif tol yang diberikan oleh ATI adalah sebesar 15 persen dan akan berlaku pada periode arus mudik Lebaran 2019, yaitu pada 27 Mei 2019 pukul 00.00 WIB sampai dengan 29 Mei 2019 pukul 23.59 WIB .

Diskon juga diberikan pada periode arus balik Lebaran, yaitu pada 10 Juni 2019 pukul 00.00 WIB sampai dengan 12 Juni 2019 pukul 23.59 WIB.

19 Mei: Akses pintu keluar tol disediakan di sepanjang jalur one way

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019Dok. IDN Times/Istimewa

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, dengan adanya pemberlakuan sistem satu jalur (one way) di jalur tol mulai dari Cikarang kilometer 29 hingga Brebes kilometer 263, pengemudi yang melewati jalur tersebut tetap bisa keluar di pintu-pintu keluar tol yang telah disediakan.

Dengan sistem one way, jalur A (dari arah Jakarta ke arah timur) dan jalur B (dari arah timur ke Jakarta) akan digunakan satu arah dari Jakarta menuju ke arah timur (Hingga Brebes Barat). Pengelola jalan tol telah menyiapkan akses jalan bagi pengendara di jalur B yang ingin keluar tol.

"Tadi kita bahas tentang detail rencana memberlakukan satu arus, satu hal yang penting bahwa dengan diberlakukannya satu arus, tidak berarti hanya bisa keluar di Cirebon semua. Sebagai contoh, mereka yang ke Majalengka, Palimanan, Indramayu, bisa keluar di Gerbang Tol Plumbon. Kemudian itu mau ke Tasik, Kuningan, Ciamis, Banjar bisa keluar di Gerbang Tol Ciperna Utama. Pejagan Kalau mau ke Purwokerto, bisa keluar di Gerbang Tol Pejagan,” kata Menhub saat meninjau progres penutupan Gerbang Tol Cikarang Utama, Minggu (19/5).

19 Mei: Menhub tinjau kesiapan penerapan one way jalur mudik

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019Dok. IDN Times/Istimewa

Dua minggu sebelum arus mudik Lebaran 2019, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meninjau kesiapan sejumlah titik di ruas tol Jakarta-Cikampek hingga Brebes.

Hal itu dilakukan Menhub untuk melihat kesiapan jalan tol, khususnya penerapan jalur satu arah (One Way) pada saat arus mudik maupun arus balik.

Penerapan sistem satu arah ini diharapkan menjadi solusi baru mengatasi kemacetan yang kerap terjadi setiap tahunnya.

“Top isu sekarang adalah penerapan One Way dari Cikarang Utama sampai Brebes. Oleh karenanya saya ajak Dirjen Perhubungan Darat, Dirut Jasamarga, dan Korlantas hari ini untuk memastikan kesiapannya seperti apa,” kata Menhub melalui keterangan tertulisnya, Minggu (19/5).

Menhub menjelaskan, ia ingin melihat progres penutupan Gerbang Tol Cikarang Utama yang akan dialihkan ke dua titik yaitu di Gerbang Tol Cikampek Utama yang berada di kilometer 70 dan Gerbang Tol Kahuripan Utama (kilometer 67) untuk memperlancar arus mudik lebaran tahun ini.


Dia berharap informasi terkait rencana pemberlakuan satu arah bagi kendaraan dari Jakarta mulai dari Cikarang hingga Brebes dapat diketahui masyarakat khususnya para pengguna jalan tol pada saat mudik.

“Kita merencanakan satu arah itu dari tanggal 30 Mei 2019 sampai 2 Juni 2019 untuk arus mudik, mulai dari Cikarang KM 29 sampai Brebes KM 263. Saya ingin informasi tersebut menjadi suatu pengetahuan umum bagi semua orang,” ujarnya.

19 Mei: Aturan ganjil genap di pelabuhan penyebrangan Merak-Bakauheni

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Kementerian Perhubungan akan menerapkan sistem ganjil genap di pelabuhan penyebrangan Merak-Bakauheni untuk menghindari terjadinya penumpukan kendaraan pada saat mudik Lebaran 2019.

Kita punya skema ganjil genap untuk penyebrangan, ini berlaku khusus untuk mobil, dan diberlakukan pada malam hari menuju pagi," ujar Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setyadi, di Jakarta, Jumat (16/5) lalu.

Menurut Budi, hal ini dilakukan melihat pola yang sama pada mudik tahun 2017 dan 2018, dimana banyak pemudik yang menyebrang ke Sumatera pada jam 12 malam sampai jam 6 pagi. "Jadi, kita ingin mendistribusikan para pemudik ini ke siang dan sore hari. Dengan skema ini, kemungkinan kemacetan akan teratasi pada jam tertentu," kata Budi.

Budi menambahkan bahwa ini sifatnya hanya imbauan, bukan peraturan yang mengikat. "Jika memang ada kendaraan ganjil mau menyebrang di tanggal genap tidak apa-apa," ujar Budi.

Berikut jadwal ganjil genap di Pelabuhan Merak:

30 Mei 2019, Pukul 20.00 WIB sampai 31 Mei 2019, Pukul 08.00 WIB : diprioritaskan untuk kendaraan berplat nomor genap.
31 Mei 2019, Pukul 20.00 WIB sampai 1 Juni 2019, Pukul 08.00 WIB : diprioritaskan untuk kendaraan berplat nomor ganjil.
1 Juni 2019, Pukul 20.00 WIB sampai 2 Juni 2019, Pukul 08.00 WIB : diprioritaskan kembali untuk kendaraan berplat nomor genap.
2 Juni 2019, Pukul 20.00 WIB sampai 3 Juni 2019, Pukul 08.00 WIB : diprioritaskan untuk kendaraan berplat nomor ganjil.

16 Mei: Jadwal dan jalur one way selama arus mudik dan balik Lebaran 2019

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019ANTARA FOTO/Risky Andrianto

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Irjen Pol Refdi Andri mengatakan pihaknya telah mengatur seluruh jadwal pemberlakuan sistem one way tersebut mulai dari arus mudik hingga balik lebaran 2019.

“Kita akan berlakukan one way di tanggal 30, 31 (Mei), tanggal 1 dan tanggal 2 (Juni) itu pada saat mudik. Kemudian pada saat baliknya kita akan melakukan di tanggal 7,8 dan tanggal 9,” kata Refdi saat menghadiri acara Mudik Selamat, Guyub Rukun di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (16/5).

Terkait jalur one way arus mudik sendiri, Refdi menjelaskan bahwa akan diberlakukan mulai dari kilometer 25 tol Cibitung hingga kilometer 263 ruas tol Brebes Barat.

Sementara itu, untuk arus balik sendiri, pemberlakuan sistem one way akan dimulai pada kilometer 189 tol Palimanan hingga kilometer 25 tol Cibitung.

“Ini sudah kita simulasi dengan perangkat unsur kewilayahan para Dirlantas polres yang wilayahnya dilewati,” jelasnya.

Baca Juga: Ini Prediksi Arus Mudik Lebaran 2019 Versi PT KAI

16 Mei: Antisipasi lonjakan pemudik, PT KAI Daop 1 tambah 20 kereta setiap harinya

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Mengantisipasi lonjakan pemudik dari Jakarta, PT KAI Daop 1 akan mengoperasikan 20 kereta api jarak jauh (KAJJ) tambahan setiap harinya. Penambahan ini melengkapi jumlah KAJJ yang bakal melayani pemudik selama 22 hari menjadi 78 kereta. Sebanyak 58 sisanya merupakan KAJJ reguler yang beroperasi sehari-hari.

"Secara keseluruhan, untuk di Daop 1 sendiri selain 58 kereta reguler, kami juga mengoperasikan 20 KA tambahan selama musim mudik. Itu 22 hari kami hitungnya, sejak 26 Mei sampe 16 Juni. Jadi totalnya 78 kereta, setiap hari, baik untuk tujuan jarak dekat seperti Bandung, Cirebon, jarak menengah Solo, Semarang, Yogyakarta, dan jarak jauh seperti Madiun dan Surabaya," ujar Humas PT KAI Daerah Operasional (Daop) 1 Eva Chairunisa, Rabu (15/5).

Penambahan 20 KAJJ itu, menurut Eva, mampu menampung 199.242 pemudik selama 22 hari. Dengan demikian total kursi yang tersedia bagi pemudik pada Lebaran 2019 mendatang berjumlah 765.688 kursi.

20 KAJJ tambahan yang disediakan PT KAI Daop 1 terdiri dari 11 kelas eksekutif, 1 kelas bisnis, 3 kelas ekonomi, dan 5 campuran. Sedangkan untuk KAJJ reguler, terdapat 18 kelas eksekutif, 19 kelas ekonomi, dan 21 campuran.

12 Mei: Kemenhub resmi terapkan sistem one way, ganjil genap dibatalkan

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Berdasarkan hasil rapat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama dengan Kakorlantas Polri, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), dan Jasa Marga, seluruh instansi terkait sepakat bahwa pada arus mudik dan arus balik Lebaran 2019 ini diberlakukan sistem one way atau satu jalur.

“Kami sepakat menggunakan sistem one way. Kenapa one way? Karena ada kecenderungan masyarakat mudik dengan rombongan, bisa 2-3 mobil kemudian kalau ada yang (bernomor) ganjil dan yang genap pasti akan terpisah mobilnya,” kata Budi Setiyadi melalui keterangan tertulisnya, Minggu (12/5).

Oleh sebab itu sistem ganjil genap yang sebelumnya akan diterapkan pada arus mudik dan arus balik lebaran tahun ini dibatalkan.

“Selain itu kalau kami berlakukan ganjil genap dan masyarakat tidak tahu pasti akan ada penumpukan di pintu-pintu yang akan kita berlakukan ganjil genap, sehingga kita cenderung memilih one way,” ungkapnya.

8 Mei: Ada 71 rest area di Tol Trans Jawa

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Kepala Sub Bidang Operasional dan Pemeliharaan II Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Joko Santoso menjelaskan, untuk melayani masyarakat selama mudik nanti Tol Trans Jawa menyediakan 71 rest area, di mana 55 rest area siap dioperasikan sementara 16 lainnya masih tahap konstruksi.

"Kita sediakan rest area sampai Brebes dan Surabaya, rest area agak tertinggal saat ini masih tahap kontruksi meski belum jadi tapi wajib disediakan tempat istirahat, toilet, parkir dan musala," jelasnya.

Joko juga mengimbau agar masyarakat melakukan antisipasi mengisi uang elektronik sebelum mudik, sebab pada tahun lalu masyarakat berhenti di rest area hanya untuk mengisi uang elektronik, hal itu menyebabkan terjadinya kemacetan.

Berikut beberapa tarif Golongan 1 yang harus dibayarkan di gerbang tol :

Jakarta- Probolinggo Rp727.500
Jakarta - Semarang Rp349.500
Jakarta - Cirebon (Via GT Kanci) Rp144.000
Jakarta - Cirebon (Via GT Palimanan) Rp132.000
Jakarta - Solo Rp426.500
Jakarta - Surabaya Rp675.500
Jakarta - Pasuruan (Grati) Rp727.500

Baca Juga: Sistem One Way Resmi Diterapkan Saat Mudik dan Arus Balik 2019

7 Mei: Penerapan one way di Tol Trans Jawa sudah tahap finalisasi

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019ANTARA FOTO/Zabur Karuru

Dalam mengantisipasi kemacetan saat mudik Lebaran, Pemerintah berencana menerapkan one way di sebagian ruas yang terintegrasi dengan Tol Trans Jawa. Rencana tersebut sudah masuk dalam tahap finalisasi.

Kepala Sub Bidang Operasional dan Pemeliharaan II Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Joko Santoso, mengatakan kemacetan yang terjadi di jalur Cikampek menjadi menjadi alasan penerapan one way. Karena itu, Tol Jakarta-Cikampek menjadi garis start penerapan one way di Tol Trans Jawa.

Joko mengatakan, dengan adanya penerapan jalur one way, mudik di jalan tol akan diarahkan dari Jakarta ke Jawa Tengah yakni di KM 29 hingga KM 262 yang merupakan titik di ruas Tol Brebes.

"Adapun saat arus balik, penerapan one way akan dilakukan dari KM 188 di gerbang Tol Palimanan sampai ke Cikarang Utama KM 29," ujarnya di Hotel Ibis Cawang, Jakarta, Selasa (7/5).

6 Mei: Gubernur Ganjar antisipasi kemacetan di pintu keluar tol Jateng saat arus mudik Lebaran

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019Instagram.com/@ganjar_pranowo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, beberapa hal yang menjadi catatan untuk Angkutan Lebaran Tahun 2019 salah satunya adalah antisipasi kemacetan yang ada di pintu keluar tol.

Beberapa titik pintu keluar tol di Jateng yang perlu diantisipasi antara lain, pintu keluar tol Pejagan; pintu keluar tol Pemalang (Gandulan); pintu keluar tol Banyumanik dan kalikangkung (pembayaran/topup); pintu keluar tol Salatiga (tingkir); pintu keluar tol Boyolali; dan pintu keluar tol Kartusuro.

"Kemacetan di pintu keluar tol harus diantisipasi, untuk itu saya minta pemerintah kabupaten/kota agar menyiapkan jalur alternatif dengan rambu-rambu yang baik tentunya," ujar Ganjar seperti dikutip dari Antara.

Baca Juga: Terpelihara, Jalan di Jabar Siap Dilalui Pemudik 

5 Mei: Menhub wacanakan penerapan ganjil genap di tol saat mudik

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019IDN Times/Fitria Madia

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mewacanakan penerapan ganjil genap di dalam tol saat arus mudik Lebaran 2019 untuk mengurai kepadatan arus kendaraan.

"Mudik kali ini kami prediksikan lebih baik dari tahun lalu. Meski demikian, kami juga harus memikirkan beberapa pemikiran karena dengan adanya tol Jakarta-Surabaya, ekspektasi masyarakat menggunakan jalan tol pasti meningkat," katanya saat berkunjung ke Solo, Sabtu (4/5), seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan jika tidak diwaspadai maka meningkatnya volume jalan raya bisa menjadi bumerang di beberapa titik rawan kemacetan.

"Oleh karena itu, kemarin kami rapat terbatas dengan Presiden. Presiden menyarankan kepada kami dua hal, yaitu bagaimana memberdayakan jalur lama dan Presiden meminta agar kami memberdayakan rest area sebagai pusat ekonomi masyarakat terutama UKM," katanya.

Terkait dengan hal itu, saat ini Kemenhub tengah berkoordinasi dengan kepolisian.

"Bisa saja minggu depan (sosialisasi) agar masyarakat tahu lebih awal, mengenai penerapan ganjil genap selama arus mudik," katanya.

Ia mengatakan penerapan yang mungkin akan dilakukan misalnya Senin khusus plat nomor ganjil yang diperbolehkan melintasi jalan tol, sedangkan plat nomor genap harus melewati jalan biasa.

"Selasa kebalikannya, begitu seterusnya. Dengan ini maka bisa dipastikan ada volume dapat terkelola dengan baik. Pengendara juga tidak buru-buru, kami akan koordinasi dengan kepolisian dan pemda," katanya.

Terkait hal itu, saat ini pihaknya tengah melakukan riset kecil. Jika disetujui, maka pada akhir pekan depan aturan tersebut dapat diumumkan.

Baca Juga: Menhub Wacanakan Sistem Ganjil Genap Saat Mudik dan Arus Balik Lebaran

4 Mei: 8 rute perjalanan program mudik gratis dari PT KAI

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019IDN Times/Indiana Malia

Terdapat 8 rute perjalanan program mudik gratis dari PT KAI, sebagai berikut:

1. KA Kertajaya Lebaran

KA ini mempunyai rute Pasar Senen- Surabaya Pasar Turi, dengan kuota 310 kursi. Kereta dijadwalkan berangkat pada 26 Mei 2019 pukul 08.45 WIB dan tiba pukul 20.25 WIB.

2. KA Brantas Lebaran

KA ini mempunyai rute Pasar Senen-Blitar dengan kuota 310 kursi. Kereta dijadwalkan berangkat pada 26 Mei 2019 pukul 18.00 WIB dan tiba pukul 08.55 WIB.

3. KA Kertajaya Lebaran

KA ini mempunyai rute Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi dengan kuota 314 kursi. Kereta dijadwalkan berangkat pada 27 Mei 2019 pukul 08.45 WIB dan tiba pukul 20.25 WIB.

4. KA Brantas Lebaran

KA ini mempunyai rute Pasar Senen-Blitar, dengan kuota 316 kursi. Kereta dijadwalkan berangkat pada 27 Mei 2019 pukul 18.00 WIB dan tiba pukul 08.55 WIB.

5. KA Kertajaya Lebaran

KA ini mempunyai rute Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen, dengan kuota 310 kursi. Kereta dijadwalkan berangkat pada 15 Juni 2019 pukul 23.35 WIB dan tiba pukul 10.50 WIB.

6. KA Brantas Lebaran

KA ini mempunyai rute Blitar-Pasar Senen, dengan kuota 310 kursi. Kereta dijadwalkan berangkat pada 15 Juni 2019 pukul 13.55 WIB dan tiba pukul 05.22 WIB.

7. KA Kertajaya Lebaran

KA ini mempunyai rute Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen, dengan kuota 314 kursi. Kereta dijadwalkan berangkat pada 16 Juni 2019 pukul 23.35 WIB dan tiba pukul 10.50 WIB.

8. KA Brantas Lebaran

KA ini mempunyai rute Blitar-Pasar Senen, dengan kuota 316 kursi. Kereta dijadwalkan berangkat pada 16 Juni 2019 pukul 13.55 WIB dan tiba pukul 05.22 WIB.

3 Mei: Program Mudik Lebaran Gratis 2019 bersama PT KAI

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019IDN Times/Indiana Malia

PT Kereta Api Indonesia membuka pendaftaran online Mudik Lebaran gratis 2019. Pendaftaran Mudik Gratis KAI 2019 digelar mulai 26 April hingga 8 Mei 2019.

Ada sekitar delapan rute perjalanan kereta api. Dari delapan rute perjalanan untuk mudik kali ini dengan tujuan berbagai wilayah, antara lain Jakarta-Surabaya dan Jakarta-Blitar.

Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui situs mudikbumn.co.id. Meski pendaftaran dibuka hingga 8 Mei 2019, jika kuota yang tersedia telah habis maka otomatis pendaftaran ditutup.

Arus mudik menggunakan kereta api (KA) ini diberangkatkan pada 26-27 Mei 2019. Sementara, untuk arus balik dijadwalkan berangkat pada 15-16 Juni 2019.

30 April: 107.200 personel kepolisian siap mengamankan mudik Lebaran 2019

[LINIMASA] Fakta dan Data Arus Mudik Lebaran 2019IDN Times/Istimewa

Sebanyak 107.200 personel kepolisian akan dikerahkan menjaga keamanan selama musim mudik lebaran melalui Operasi Ketupat 2019.

"Operasi Ketupat sudah dipersiapkan sejak dini. Polda Jawa Barat, Polda Lampung, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Tengah, sudah dipersiapkan dengan matang jalur-jalurnya (jalur mudik)," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Gedung Ombudsman, Jakarta, Selasa (30/4).

Dedi mengatakan, Operasi Ketupat akan dimulai sejak 30 Mei sampai 10 Juni 2019. Sementara, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-5, H-4, H+2 dan H+3 Lebaran.

"Lonjakan arus diprediksi tanggal 31 Mei, 1 Juni, 8 dan 9 Juni 2019," kata Dedi.

Baca Juga: Puncak Arus Mudik Diprediksi Terjadi 31 Mei 2019

Topic:

  • Dwifantya Aquina

JADWAL SALAT & IMSAK

26
MEI
2019
21 Ramadan 1440 H
Imsak

04.26

Subuh

04.36

Zuhur

11.53

Asar

15.14

Magrib

17.47

Isya

19.00

Just For You