5 Kombinasi Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Jantung

Sebaiknya, nutrisi ini dikonsumsi bersamaan

Beberapa nutrisi bisa menjadi perpaduan yang baik apabila dikonsumsi bersamaan. Sebab ini menciptakan sinergi yang membawa manfaat kesehatan bagi tubuh, salah satunya ialah meningkatkan penyerapan satu sama lain di usus serta mengoptimalkan fungsinya di dalam tubuh.

Kombinasi nutrisi tertentu juga diketahui dapat memelihara kesehatan jantung. Oleh karena itu, cek duo zat gizi berikut demi kesehatan jantung yang lebih optimal, ya!

Baca Juga: 4 Strategi Menjaga Kesehatan Jantung sesuai Usia

1. Vitamin B6 dan magnesium

5 Kombinasi Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Jantungilustrasi roti dengan toping bayam (pexels.com/Lisa Fotios)

Magnesium yang banyak terdapat pada kacang tanah dan biji-bijian bantu meregulasi tekanan darah, menjaga ritme jantung, serta mencegah pengerasan pembuluh darah. Kabar baiknya, fungsi magnesium dapat menjadi lebih optimal jika dikonsumsi bersama makanan yang mengandung vitamin B6, seperti bayam, pisang, dan almon.

Vitamin B6 ternyata dapat meningkatkan penyerapan magnesium dan memfasilitasi penggunaan mineral tersebut di dalam tubuh. Ini dijelaskan melalui sebuah studi yang terbit dalam jurnal Cambridge University Press pada 2020.

2. Keseimbangan kadar natrium dan kalium di dalam tubuh

5 Kombinasi Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Jantungilustrasi pisang (pexels.com/Vanessa Loring)

Natrium dan kalium merupakan "aktor" utama yang meregulasi tekanan darah. Keseimbangan di antara natrium dan kalium diperlukan untuk mendukung pemeliharaan fungsi jantung dan pembuluh darah. Sebab, kadar natrium berlebih dan rendahnya kalium di dalam darah justru memicu berbagai kondisi seperti hipertensi atau tekanan darah tinggi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia menganjurkan konsumsi natrium tidak lebih dari 2000 mg untuk orang dewasa. Dalam sehari, penggunaan garam juga sebaiknya gak melebihi 1 sdt atau 5 gram. Makanan instan, daging dan olahannya, keju, hingga makanan cepat saji yang mengandung tinggi natrium juga sebaiknya dibatasi.

Sementara itu, kebutuhan kalium orang dewasa berdasarkan Angka Kecukupan Gizi (AKG) tahun 2019 mencapai 4700 mg baik untuk laki-laki maupun perempuan. Kalium terdapat melimpah pada buah, sayur, dan kacang-kacangan. 

Baca Juga: Apakah Pasteurisasi Menghilangkan Nutrisi Susu?

3. Zat besi dan vitamin C

5 Kombinasi Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Jantungilustrasi jeruk (pexels.com/Pixabay)

Zat besi berperan penting dalam memelihara kesehatan jantung dan pembuluh darah. Sebagai penyusun utama sel darah merah, zat besi bertugas mengantarkan oksigen dan nutrisi esensial ke seluruh sel tubuh, khususnya sel jantung yang memiliki aktivitas metabolisme tinggi.

Kekurangan zat besi diketahui berkaitan dengan insiden gagal jantung. Studi terbaru dalam European Heart Journal yang dipublikasikan pada Januari 2023 lalu menjelaskan bahwa kekurangan zat besi sangat umum dialami penderita penyakit jantung koroner, di mana prevalensinya mencapai 50 hingga 60 persen.

Karenanya, kebutuhan zat besi harus terpenuhi dengan baik. Zat besi berjenis heme yang mudah diabsorpsi umumnya ditemukan pada makanan hewani, seperti hati ayam dan sapi, ikan, daging, dan unggas. Sementara itu, zat besi berjenis non-heme yang banyak terdapat pada sayuran biasanya lebih sulit diserap tubuh.

Oleh karena itu, untuk memastikan penyerapan zat besi berjalan lebih optimal, konsumsi makanan kaya zat besi bersama makanan sumber vitamin C seperti buah sitrus, paprika, tomat, kol, brokoli, dan taoge. Ini karena vitamin C bantu penyerapan zat besi di dalam tubuh.

4. Vitamin B6, vitamin B12, dan folat

5 Kombinasi Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Jantungilustrasi susu dan produk olahannya (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Selain menjadi pasangan yang serasi bagi magnesium, ternyata perpaduan vitamin B6, B12, dan folat juga diketahui menurunkan risiko penyakit jantung koroner, lho! Ini dikonfirmasi oleh studi literatur yang terbit dalam jurnal Food Science and Nutrition pada 2019.

Ketiganya bekerja sama untuk menurunkan level homosistein, asam amino yang dapat merusak dinding pembuluh darah dan memicu penyumbatan darah jika kadarnya berlebihan di dalam darah. Ini yang kemudian meningkatkan risiko perkembangan penyakit jantung.

Kalau vitamin B6 dan folat banyak melimpah pada sayuran hijau seperti bayam, brokoli, dan taoge, vitamin B12 lebih banyak ditemukan pada makanan hewani seperti daging, unggas, ikan, serta susu dan olahannya.

5. Omega-3, vitamin, dan mineral

5 Kombinasi Nutrisi yang Baik untuk Kesehatan Jantungilustrasi salmon (pexels.com/Malidate Van)

Omega-3 telah dikenal baik untuk kesehatan jantung. Ini karena omega-3 memiliki sifat anti-inflamasi sehingga dapat mengurangi peradangan di tubuh. Selain itu, nutrisi yang banyak ditemukan pada ikan dan biji-bijian ini juga diketahui dapat mengurangi trigliserida yang berkontribusi pada perkembangan jantung koroner jika kadarnya berlebihan.

Namun, bentuk omega-3 yang terdapat pada biji-bijian, alpha-linoeic acid (ALA) harus dikonversi menjadi eicosapentaenoic acid (EPA) dan docosahexaenoic acid (DHA) di dalam tubuh. Kabar baiknya, mineral dan vitamin seperti magnesium, seng, vitamin C, dan vitamin B kompleks bisa membantu proses konversi ini.

Selain konsumsi perpaduan nutrisi di atas, olahraga rutin, membatasi alkohol dan rokok, mengurangi makanan tinggi garam, gula, dan lemak, serta manajemen stres juga diperlukan agar kesehatan jantung tetap optimal. Karenanya, yuk, terapkan gaya hidup sehat mulai sekarang supaya kamu gak menyesal di masa mendatang.

Baca Juga: 9 Manfaat Daging Ikan untuk Kesehatan Tubuh, Tinggi Nutrisi Penting! 

Nadhifa Aulia Arnesya Photo Verified Writer Nadhifa Aulia Arnesya

There's art in (art)icle. Hence, writing an article equals to creating an art.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topik:

  • Izza Namira

Berita Terkini Lainnya