Sepatu dengan carbon plate dirancang untuk kecepatan dan efisiensi pada pace tinggi. Namun, untuk easy run, karakteristik ini justru bisa menjadi kontraproduktif.
Struktur yang kaku dan responsif membuat pelari cenderung “tertarik” untuk berlari lebih cepat. Selain itu, penggunaan berulang pada intensitas rendah tidak memberikan manfaat optimal dari teknologi tersebut.
Sepatu minimalis dengan cushioning sangat tipis dapat meningkatkan beban pada otot dan tendon, terutama jika tubuh belum terbiasa.
Menurut penelitian, transisi ke sepatu minimalis tanpa adaptasi yang tepat dapat meningkatkan risiko cedera. Untuk easy run, yang tujuannya recovery dan kenyamanan, sepatu jenis ini kurang ideal.
Sepatu yang terlalu kaku membatasi gerakan alami kaki, sementara yang terlalu empuk tanpa stabilitas dapat mengurangi efisiensi.
Keduanya dapat mengganggu ritme easy run yang seharusnya stabil dan nyaman. Keseimbangan tetap menjadi kunci.
Easy run itu adalah tentang seberapa konsisten dan nyaman tubuh bisa bergerak. Sepatu menjadi alat yang membantu menjaga keseimbangan ini. Memilih sepatu yang tepat berarti memahami kebutuhan tubuh. Dengan karakteristik yang sesuai, easy run bisa menjadi sesi yang benar-benar easy, sekaligus fondasi kuat untuk performa jangka panjang.
Referensi
Benno M. Nigg, “The Role of Impact Forces and Foot Pronation: A New Paradigm,” Clinical Journal of Sport Medicine 11, no. 1 (January 1, 2001): 2–9, https://doi.org/10.1097/00042752-200101000-00002.
Stefanyshyn, Darren & Stergiou, Pro & Nigg, Benno & Lun, Victor & Meeuwisse, WH. (2000). "The relationship between impact forces and running injuries." 43-43.
C E Richards, P J Magin, and R Callister, “Is Your Prescription of Distance Running Shoes Evidence-based?,” British Journal of Sports Medicine 43, no. 3 (April 18, 2008): 159–62, https://doi.org/10.1136/bjsm.2008.046680.
Christopher Bishop et al., “The Running Shoe Comfort Assessment Tool (RUN-CAT): Development and Evaluation of a New Multi-item Assessment Tool for Evaluating the Comfort of Running Footwear,” Journal of Sports Sciences 38, no. 18 (June 6, 2020): 2100–2107, https://doi.org/10.1080/02640414.2020.1773613.
American Academy of Orthopaedic Surgeons. “Running Shoes and Injury Prevention.” Diakses Mei 2026.
Jason R. Franz, Corbyn M. Wierzbinski, and Rodger Kram, “Metabolic Cost of Running Barefoot Versus Shod,” Medicine & Science in Sports & Exercise 44, no. 8 (February 25, 2012): 1519–25, https://doi.org/10.1249/mss.0b013e3182514a88.
Laurent Malisoux et al., “Influence of the Heel-to-Toe Drop of Standard Cushioned Running Shoes on Injury Risk in Leisure-Time Runners,” The American Journal of Sports Medicine 44, no. 11 (August 8, 2016): 2933–40, https://doi.org/10.1177/0363546516654690.
Karsten Hollander et al., “Comparison of Minimalist Footwear Strategies for Simulating Barefoot Running: A Randomized Crossover Study,” PLoS ONE 10, no. 5 (May 26, 2015): e0125880, https://doi.org/10.1371/journal.pone.0125880.