Kalau merasa plank cepat terasa berat, bisa jadi masalahnya bukan pada kekuatan, tapi cara melakukannya. Nah, beberapa tips di bawah ini bisa bantumu melakukan plank dengan stabil:
Kalau targetmu ingin menahan plank lebih lama, high plank bisa jadi pilihan bersahabat dibanding forearm plank. Saat melakukannya, posisi tangan lurus memberi tumpuan lebih stabil sehingga tubuh tidak terlalu terbebani. Ketika menahan plank, aktifkan paha dan glutes, jaga bahu tetap kuat, lalu atur napas dengan ritme tenang supaya tubuh tidak cepat tegang.
Banyak orang mengira plank hanya melatih perut, padahal hampir seluruh otot inti ikut bekerja. Untuk itu, mulailah dari posisi kaki stabil, pinggul netral, dan core yang benar-benar aktif. Pastikan punggung tetap lurus dan leher rileks. Hindari mendongak atau menunduk terlalu dalam, cukup arahkan pandangan sedikit ke depan agar tubuh tetap sejajar.
Bagian ini sering terlewat, tapi penting. Saat tulang rusuk mulai melebar atau turun, core jadi kurang aktif dan lengan akan bekerja lebih keras. Coba bayangkan tulang rusuk sedang “dirapatkan” agar posisi tubuh tetap solid dan plank terasa lebih ringan.
Kalau plank klasik terasa terlalu berat atau pergelangan tangan cepat pegal, tidak ada salahnya pakai variasi plank. Modifikasi justru bisa membantu membangun kekuatan secara bertahap, sekaligus bikin latihan lebih nyaman dan konsisten.
Saat plank, jangan sekadar diam menahan posisi. Coba aktif menekan lantai dengan tangan atau lengan bawah, seolah-olah kamu mendorong tubuh menjauh dari lantai. Cara ini membantu menjaga bahu tetap stabil dan mencegah tubuh “tenggelam” karena kelelahan.
Pada akhirnya hal yang paling menentukan plank 1 menit apakah efektif adalah teknik dan konsistensi. Jadi, kapan kamu mau mulai rutin melakukannya?
Apakah plank 1 menit sudah cukup untuk melatih otot inti? | Ya, plank 1 menit sudah efektif untuk melatih otot inti jika dilakukan dengan teknik yang benar dan konsisten. |
Lebih baik plank lama atau plank sebentar tapi sering? | Plank dengan durasi yang sesuai dan dilakukan rutin lebih baik daripada menahan terlalu lama tapi jarang dan dengan teknik kurang tepat. |
Apakah plank 1 menit bisa dilakukan setiap hari? | Bisa, selama tubuh tidak terasa nyeri dan tetap diberi waktu istirahat jika terasa lelah. |
Referensi
"The Case for Doing a 1-Minute Plank Every Day". Peloton. Diakses Januari 2026.
"Is a 1-Minute Plank Good? A Complete Guide". Wellness Hub. Diakses Januari 2026.
"What is the Optimal Time to Hold a Plank for Maximum Benefit?". Pure Gym Arabia. Diakses Januari 2026.
"6 Tips for Holding a Plank Longer, According To Personal Trainers". The Skimm. Diakses Januari 2026.