Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Plank Termasuk Kardio? Begini Penjelasannya

Apakah Plank Termasuk Kardio
ilustrasi plank (pexels.com/Elina Fairytale)
Intinya sih...
  • Plank bukan latihan kardio, melainkan kekuatan isometrik yang fokus pada otot core.
  • Namun, plank tetap memberi efek kardio ringan dan dapat membantu mengontrol tekanan darah serta menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
  • Manfaat plank bagi kesehatan meliputi mengaktifkan lebih banyak otot, memperbaiki postur tubuh, dan meningkatkan fleksibilitas tubuh secara bersamaan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Latihan kekuatan inti seperti plank sering dipilih untuk membentuk otot perut sekaligus meningkatkan stabilitas tubuh. Dengan menahan berat badan sendiri dalam posisi statis, tubuh dipaksa bekerja secara menyeluruh untuk menjaga keseimbangan dan postur.

Meski terlihat tenang, banyak yang merasakan napas makin berat dan detak jantung ikut naik saat menahan berada dalam posisi plank cukup lama. Dari sini muncul pertanyaan, apakah plank termasuk kardio? Plank memang bukan latihan kardio, tetapi tetap bisa memberi efek kardio ringan. Simak penjelasan lengkapnya berikut.

Table of Content

1. Apakah plank termasuk kardio?

1. Apakah plank termasuk kardio?

Plank pada dasarnya bukan latihan kardio, melainkan latihan kekuatan isometrik yang berfokus pada otot core. Saat melakukan plank, tubuh menahan satu posisi tanpa banyak gerakan sehingga tidak memicu lonjakan detak jantung seperti lari atau bersepeda.

Meski begitu, plank tetap memberi efek kardio ringan, terutama jika dilakukan dalam durasi lama atau dengan variasi tertentu. Ketika banyak otot aktif secara bersamaan, mulai dari perut, bahu, punggung, hingga kaki, detak jantung akan sedikit meningkat dan sirkulasi darah ikut bekerja lebih optimal. Beberapa studi, termasuk dari British Journal of Sports Medicine, menunjukkan bahwa latihan isometrik seperti plank dapat membantu mengontrol tekanan darah dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

2. Manfaat plank bagi kesehatan

Manfaat plank bagi kesehatan
ilustrasi plank (pexels.com/Maksim Goncharenok)

Plank bisa dibilang sebagai latihan sederhana yang manfaatnya lebih luas, tak sekadar menguatkan otot perut. Dengan satu gerakan saja, plank bisa melatih kekuatan, stabilitas, dan fleksibilitas tubuh secara bersamaan. Berikut beberapa manfaat melakukan plank:

  • Mengaktifkan lebih banyak otot

Plank melibatkan hampir seluruh otot tubuh, mulai dari perut, lengan, bahu, punggung, hingga kaki. Dibanding crunch atau sit-up yang fokus pada perut, plank lebih efektif karena bekerja secara menyeluruh dan minim tekanan pada punggung bawah.

  • Membantu memperbaiki postur tubuh

Dengan menguatkan otot punggung, dada, bahu, leher, dan core, plank membantu menjaga posisi tubuh tetap tegak. Latihan ini sangat bermanfaat buat kamu yang sering duduk lama karena membantu mengurangi kebiasaan membungkuk.

  • Meningkatkan fleksibilitas tubuh

Meski terlihat statis, plank juga membantu meregangkan bagian bawah tubuh, terutama hamstring dan telapak kaki. Variasi seperti side plank juga bisa membantu meningkatkan fleksibilitas area samping tubuh.

3. Cara melakukan plank yang benar

Agar plank benar-benar efektif dan aman untuk tubuh, posisi dan tekniknya perlu diperhatikan sejak awal. Dengan postur tepat, kamu bisa melatih otot core secara maksimal tanpa memberi tekanan berlebih pada punggung. Berikut langkah-langkah melakukan plank:

  1. Mulai dengan posisi telungkup di atas matras
  2. Angkat tubuh hingga bertumpu pada lengan bawah, pastikan siku sejajar dan tepat di bawah bahu
  3. Kencangkan paha bagian dalam dan otot bokong untuk menjaga stabilitas tubuh
  4. Tekuk jari-jari kaki dan jadikan ujung kaki sebagai tumpuan
  5. Tarik pusar ke dalam dan ke atas untuk mengaktifkan otot core
  6. Angkat lutut, lalu jaga punggung tetap lurus dan tidak melengkung
  7. Pastikan tubuh membentuk garis lurus dari kepala hingga tumit, dengan leher rileks
  8. Arahkan pandangan ke lantai agar posisi leher tetap netral
  9. Tahan posisi ini selama 20—30 detik untuk pemula, lalu tingkatkan secara bertahap hingga 1 menit atau lebih.

Jadi, apakah plank termasuk kardio bisa dilihat dari efeknya pada tubuh. Meski bukan kardio utama, plank tetap memberi dorongan kerja jantung sekaligus memperkuat otot jika dilakukan dengan durasi dan teknik tepat. Tertarik menjadikannya sebagai latihan rutin?

FAQ seputar apakah plank termasuk kardio

Apakah plank termasuk latihan kardio?

Tidak. Plank adalah latihan kekuatan isometrik, bukan kardio utama.

Apakah plank bermanfaat untuk kesehatan jantung?

Ya, plank bisa memberi efek kardio ringan yang mendukung kesehatan jantung.

Apakah plank bisa menggantikan olahraga kardio?

Tidak. Plank hanya pelengkap, bukan pengganti latihan kardio seperti lari atau bersepeda.

Referensi

"Plank Exercise Benefits: Everything You Need To Know". Fit4It. Diakses Desember 2025.
"The Worthwhile Benefits of Plank Exercises". Healthline. Diakses Desember 2025.
"How Many Calories Does Planking Burn?". Healthline. Diakses Desember 2025.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Lea Lyliana
EditorLea Lyliana
Follow Us

Latest in Health

See More

7 Penyebab Keluar Gas dari Vagina, Normalkah Ini?

07 Jan 2026, 23:07 WIBHealth