Comscore Tracker

5 Cara Mengaktifkan Kebahagiaan dengan Bahan Kimia di Otakmu!

Melihat lebih dalam ke otakmu akan sangat membantu

Kesedihan yang seakan-akan terus menyelimutimu bisa menjadi hambatan untuk menjalani hidup. Terkadang, kamu berharap kebahagiaan bisa diaktifkan seperti saat menggunakan sakelar lampu. Walaupun terdengar aneh, hal itu bisa saja benar-benar dilakukan.

Melihat lebih dalam ke otakmu. Dan melihat bahan-bahan kimia apa saja yang tercipta saat seseorang merasa bahagia, bisa sangat membantu. Kamu seakan-akan bisa mengontrol kebahagiaanmu, untuk hadir di saat ketika kamu memerlukannya. Di bawah ini ada 5 cara yang bisa langsung membuatmu merasa bahagia.

1. Dopamin si bahan kimia penghargaan

5 Cara Mengaktifkan Kebahagiaan dengan Bahan Kimia di Otakmu!Ilustrasi orang yang sedang merayakan kesuksesannya (Pexels/Jonathan Borba)

Dopamin dihasilkan ketika kamu menemukan apa yang kamu cari. Seperti mencoret pekerjaan yang sudah selesai di dalam to-do listmu, atau ketika ada banyak orang yang menyukai post terbarumu di Instagram.

Ketika dopamin dihasilkan, kamu akan merasa termotivasi. Ini disebabkan oleh, dopamin awalnya dihasilkan untuk menghargai usaha manusia ketika mereka mendapatkan makanan atau hal-hal yang berhubungan langsung dengan kelangsungan hidup. Dopamin dihasilkan supaya dirimu tetap ingin melanjutkan hidup. Dan menghindari hal-hal yang bisa membuat hidupmu berakhir, seperti tidak makan untuk berhari-hari.

Selain itu, konsentrasi juga akan meningkat ketika otakmu menghasilkan dopamin. Ini mengapa untuk sebagian orang, mereka bekerja lebih baik jika perut mereka sudah terisi penuh.

Dopamin juga membantu untuk meningkatkan kualitas tidurmu, meningkatkan kualitas suasana hati, dan meningkatkan potensimu untuk berkembang.

Ada beberapa cara untuk menghasilkan dopamin, di antaranya adalah dengan membuat to-do list. Mencatat pekerjaan-pekerjaan yang harus kamu lakukan dan menyelesaikannya, akan membuat otakmu sadar bahwa kamu sudah bekerja keras. Otakmu lalu akan menghargainya dengan menghasilkan dopamin.

Merayakan kesuksesan adalah cara lain untuk menghasilkan dopamin. Ketika kamu merayakan kesuksesan, mungkin dengan cara berjoget atau menyantap es krim. Otakmu akan tahu, dan mulai untuk menghasilkan dopamin untukmu.

2. Oksitosin si bahan kimia pelukan

5 Cara Mengaktifkan Kebahagiaan dengan Bahan Kimia di Otakmu!Ilustrasi orang yang sedang memeluk hewan peliharaannya (Pexels/Helena Lopes)

Oksitosin dihasilkan ketika kamu melakukan kontak fisik dengan orang lain. Kontak fisik ini tidak selalu harus bersifat seksual, berjabat tangan dengan teman-temanmu atau hanya sekadar berbincang sambil bertatap mata pun sudah cukup untuk menghasilkan oksitosin.

Ketika oksitosin dihasilkan, kamu akan mempunyai rasa: Persahabatan, cinta, kepercayaan, ketenangan, dan juga rasa aman. Perasaan-perasaan di atas sudah jelas memiliki peranan yang vital untuk kebahagiaanmu.

Oksitosin juga membantumu untuk memiliki ikatan yang lebih kuat dengan manusia lain, mengurangi stres, bahkan mengurangi kecanduan. Oksitosin bisa melakukan itu karena kamu tidak akan merasa kesepian, dan kamu merasa dicintai. Ketika itu terjadi, kamu tidak akan berlari menjauh dari kehidupan dan kembali lagi ke adiksi.

Ada beberapa cara untuk menghasilkan oksitosin. Di antaranya adalah dengan berpelukan, berhubungan seks, koneksi fisik, memeluk hewan peliharaanmu, atau bahkan hanya dengan sekadar menatap mata mata hewan peliharaanmu sudah cukup untuk menghasilkan oksitosin.

Baca Juga: Ini 7 Cara Meningkatkan Hormon Dopamin agar Hidup Kamu Lebih Bahagia

3. Serotonin si bahan kimia suasana hati

5 Cara Mengaktifkan Kebahagiaan dengan Bahan Kimia di Otakmu!Ilustrasi orang yang sedang mencoba untuk memenuhi kebutuhan Vitamin D nya (Pexels/Tatiana)

Serotonin dihasilkan ketika kamu mendapatkan pengakuan dari orang lain. Seperti ketika kamu dipuji untuk sesuatu yang kamu ciptakan atau kamu perbuat. Serotonin juga akan dihasilkan ketika kesehatan perutmu terkendali. Ketika kesehatan perutmu tidak terkendali, kamu akan merasa perasaan yang tidak enak. Karena berkurangnya serotonin yang dihasilkan.

Ketika serotonin dihasilkan, kamu akan merasakan: Rasa bangga, rasa setia, status, kebahagiaan, kemauan untuk hidup, dan juga kepercayaan diri. Serotonin lebih banyak mempengaruhi suasana hatimu. Ketika kondisimu baik-baik saja, ada kemungkinan yang lebih besar bahwa otakmu akan lebih banyak menghasilkan serotonin.

Serotonin juga akan membantumu untuk meningkatkan sistem pencernaan, mengurangi depresi, mengurangi kecemasan, meningkatkan libido, dan menyembuhkan luka.

Beberapa cara untuk menghasilkan serotonin adalah: Mendapatkan cukup asupan vitamin D (terkena cukup paparan sinar matahari), berpikir positif, bersyukur, berolahraga, merasa penting, merasa dihargai, memenangkan penghargaan, popularitas, status, dan makan makanan yang ramah untuk perut.

4. Endorfin si bahan kimia mengurangi rasa sakit

5 Cara Mengaktifkan Kebahagiaan dengan Bahan Kimia di Otakmu!Ilustrasi orang yang sedang joging (Pexels/Blue Bird)

Endorfin dihasilkan ketika kamu berolahraga. Mungkin kamu pernah joging, dan merasa bahagia ketika melakukannya. Itu adalah otakmu menghasilkan endorfin.

Ketika endorfin dihasilkan, itu bisa berguna untuk mengurangi rasa sakit. Dan menghilangkan rasa stres. Dengan berolahraga, pikiranmu akan terasa lebih jernih, dan kamu juga akan merasa lebih bahagia. Itu adalah tubuhmu mengucapkan rasa terima kasih, karena kamu telah mencoba untuk menguatkannya.

Beberapa cara untuk menghasilkan serotonin adalah: berlari, mengangkat beban, pergi ke gimnasium. Penelitian juga sudah membuktikan, bahwa endorfin bisa dihasilkan ketika kamu tertawa terbahak-bahak atau ketika kamu sedang mendengarkan musik atau lagu yang kamu sukai.

5. Kondisi mental yang disebabkan oleh bahan-bahan kimia ini 

5 Cara Mengaktifkan Kebahagiaan dengan Bahan Kimia di Otakmu!Ilustrasi kondisi kejiwaan (Pexels/elifskies)

Beberapa kondisi mental yang buruk, yang disebabkan karena kurangnya bahan-bahan kimia di atas di antaranya adalah:

  • Rasa cemas, disebabkan oleh kurangnya dopamin;
  • Depresi, disebabkan oleh kurangnya dopamin dan juga serotonin;
  • Rasa stres, disebabkan oleh kurangnya endorfin.

Sedangkan beberapa kondisi mental yang baik, yang disebabkan ketika kamu memiliki cukup atau lebih bahan-bahan kimia di atas adalah:

  • Rasa bahagia, disebabkan oleh dopamin yang cukup.
  • Rasa cinta, disebabkan oleh dopamin, serotonin, dan oksitosin yang memadai.

Mencoba melihat kebahagiaan lebih dekat dengan memperhatikan bahan-bahan kimia di atas, semoga saja bisa membantumu untuk merasa bahagia lebih sering lagi.

Walaupun mempunyai pengetahuan tentang bahan-bahan kimia di atas sangatlah penting. Terkadang hal-hal yang bisa membuatmu memiliki hidup yang lebih bahagia, adalah dengan memperhatikan dimana waktumu dihabiskan paling banyak. Mulailah mengganti kebiasaan-kebiasaan yang kurang penting, dengan hal-hal yang bisa mengaktifkan otakmu untuk menghasilkan bahan-bahan kimia di atas.

Baca Juga: Picu Rasa Senang, Ini 5 Cara Alami Tingkatkan Endorfin dalam Tubuh

Rizky Adipratama Photo Verified Writer Rizky Adipratama

Halo (...) *anggap saja aku sedang memanggil namamu

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Merry Wulan

Berita Terkini Lainnya