Comscore Tracker

Tinggi Antioksidan, Dapatkan 7 Manfaat Ini Bila Rutin Minum White Tea

Rasanya lembut dan segar, banyak manfaatnya pula!

Seperti halnya teh hitam dan teh hijau, white tea atau teh putih juga berasal dari tumbuhan Camellia sinensis. Namun, proses pembuatannya berbeda, sehingga aroma dan rasanya pun tidak sama. Bagaimana dengan manfaatnya bagi kesehatan?

Sebelum menjawab pertanyaan tersebut, perlu diketahui bahwa teh putih berasal dari daun dan kuncup Camellia sinensis yang dipanen lebih awal, tepat sebelum kuncupnya benar-benar terbuka dan masih tertutup oleh rambut putih halus.

Antara teh hitam dan teh hijau, teh putih termasuk jenis teh yang pemrosesannya lebih sedikit. Itulah yang membuat teh putih lebih banyak mengandung antioksidan.

Selain itu, kandungan kafeinnya pun lebih rendah ketimbang teh hijau dan teh hitam. Dari segi rasa, rasa teh putih lebih ringan (mild), sehingga teh ini bisa jadi alternatif bagi orang-orang yang tidak menyukai rasa teh yang kuat.

Penasaran dengan manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh teh putih? Simak ulasannya berikut ini, ya!

1. White tea membantu meningkatkan fokus

Tinggi Antioksidan, Dapatkan 7 Manfaat Ini Bila Rutin Minum White Teapixabay.com/Miloslav Hamřík

Teh putih mengandung banyak senyawa amino acid l-theanin, yang mana senyawa ini juga banyak terdapat di teh hijau. Senyawa tersebut dipercaya dapat menenangkan dan meningkatkan fokus.

Suatu penelitian berskala kecil yang dimuat di International Journal of Development Research menunjukkan bahwa minum teh putih sebanyak 20 mg bisa membantu meningkatkan fokus dan performa partisipan yang menghadapi ujian. Meski demikian, perlu ada penelitian lebih lanjut untuk benar-benar membuktikannya.

Beberapa penelitian menyatakan bahwa teh putih memiliki senyawa polifenol catechin yang sedikit lebih banyak daripada teh hijau. Ini merupakan senyawa polifenol yang khas ditemukan dalam teh, yang berperan sebagai antioksidan dan antiinflamasi.

Seperti yang kita ketahui, antioksidan berperan melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh senyawa radikal bebas. Jika kadar radikal bebas terlampau tinggi dalam tubuh, itu bisa menimbulkan banyak masalah bagi tubuh.

Senyawa catechin juga diduga berpotensi untuk menghambat penyakit neurodegeneratif.

2. Dapat membantu menurunkan risiko resistansi insulin

Tinggi Antioksidan, Dapatkan 7 Manfaat Ini Bila Rutin Minum White Teapexels.com/PhotoMIX Company

Teh putih memiliki manfaat untuk menurunkan risiko diabetes dan resistansi insulin, termasuk white tea. Insulin merupakan hormon yang dihasilkan oleh pankreas yang berperan untuk membantu mengatur gula darah dalam tubuh.

Orang-orang dengan resistansi insulin memiliki gangguan sensitivitas insulin, sehingga pengaturan gula darah di dalam tubuh tidak normal dan menyebabkan kadarnya dalam tubuh tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan gangguan metabolisme.

Senyawa catechin yang terkandung dalam teh putih, seperti epigallocatechin gallate (EGCG) dan senyawa polifenol lainnya, diduga dapat membantu menurunkan risiko resistansi insulin.

Melansir Healthline, suatu penelitian dengan hewan uji menyatakan bahwa polifenol dan EGCG dalam teh putih diduga dapat membantu meningkatkan aktivitas insulin dan mencegah terjadinya kenaikan kadar gula darah.

Suatu tinjauan dari 17 penelitian yang melibatkan lebih dari 1.100 partisipan menunjukkan bahwa polifenol dalam teh dapat menurunkan kadar gula darah secara signifikan. Akan tetapi, masih diperlukan penelitian lebih lanjut terhadap manusia.

Baca Juga: 5 Ragam Khasiat Teh Chamomile bagi KesehatanTubuh, Wajib Dicoba!

3. Membantu melindungi tulang dari osteoporosis

Tinggi Antioksidan, Dapatkan 7 Manfaat Ini Bila Rutin Minum White Teaunsplash.com/Owen Beard on Unsplash

Osteoporosis adalah kondisi tulang menjadi keropos dan berlubang. Beberapa faktor penyebab osteoporosis adalah radikal bebas dan inflamasi kronis. Kedua faktor tersebut menekan sel yang membantu pertumbuhan tulang dan mendorong pembentukan sel-sel yang merusak tulang.

Senyawa catechin dalam teh putih dipercaya dapat mengurangi risiko tersebut dengan menekan pertumbuhan sel yang dapat merusak tulang. Selain itu, teh putih juga mengandung mangan, yang dapat mendukung kesehatan tulang dan menurunkan risiko osteoporosis.

4. Menurunkan risiko penyakit jantung

Tinggi Antioksidan, Dapatkan 7 Manfaat Ini Bila Rutin Minum White Teaunsplash.com/jesse orrico

Polifenol dalam teh putih dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dengan beberapa cara. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa polifenol dapat membuat pembuluh darah relaks dan meningkatkan sistem imun.

Suatu penelitian dalam jurnal Enviromental Health and Preventive Medicines menyatakan bahwa polifenol dapat mencegah kolesterol jahat (LDL) teroksidasi, yang mana hal itu adalah salah satu faktor terjadinya penyakit jantung.

Sebuah tinjauan dari 5 penelitian yang dimuat dalam The American Journal of Clinical Nutrition menyatakan bahwa minum teh 3 kali sehari dapat menurunkan risiko penyakit jantung sebanyak 21 persen.

Meski teh punya bisa membantu mendukung kesehatan jantung, tetapi akan lebih baik jika kamu memperbaiki pola makan dan menjalankan gaya hidup sehat, seperti memperbanyak konsumsi sayur dan buah, olahraga rutin, dan istirahat cukup.

5. Melindungi gigi dari serangan bakteri

Tinggi Antioksidan, Dapatkan 7 Manfaat Ini Bila Rutin Minum White Teaunsplash.com/Rafael Rocha

Fluoride, tannin, dan catechin yang terkandung dalam teh hijau dapat membantu menguatkan gigi dan melindungi gigi dari bakteri.

Fluoride dapat membantu mencegah gigi berlubang dengan membentuk permukaan yang tahan asam, yang dihasilkan oleh bakteri dan gula.

Tannin, senyawa polifenol lain dalam teh putih, bersinergi dengan fluoride untuk mencegah plak gigi yang disebabkan oleh bakteri. Senyawa catechin menunjukkan aktivitas penghambatan terhadap bakteri plak.

6. Membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson

Tinggi Antioksidan, Dapatkan 7 Manfaat Ini Bila Rutin Minum White Teapexels.com/Anna Shvets

Adanya kandungan EGCG dapat membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson. Penelitian dengan test-tube dan hewan uji menunjukkan bahwa EGCG dapat menekan radikal bebas, menurunkan inflamasi, dan menurunkan risiko lain yang dapat menyebabkan kedua penyakit tersebut.

Beberapa penelitian dengan test-tube lainnya juga menunjukkan bahwa EGCG dapat mencegah terjadinya protein menggumpal dan terlipat secara tidak tepat, yang mana ini dapat mendorong terjadinya inflamasi yang menyebabkan kerusakan saraf otak.

Melansir Healthline, sebuah analisis dari 8 penelitian dengan 5.600 partisipan menunjukkan, orang yang meminum teh memiliki risiko penyakit Parkinson 15 persen lebih rendah daripada orang yang tidak minum teh.

Analisis lain dari 26 penelitian pada lebih dari 52.500 partisipan menunjukkan bahwa minum teh setiap hari dikaitkan dengan risiko gangguan otak 35 persen lebih rendah, seperti penyakit Alzheimer.

7. Menghambat penuaan dini

Tinggi Antioksidan, Dapatkan 7 Manfaat Ini Bila Rutin Minum White Teapixabay.com/Pexels

Penuaan kulit bisa terjadi dengan dua cara, yaitu secara eksternal dan internal. Penuaan eksternal terjadi akibat pengaruh lingkungan, seperti paparan sinar ultraviolet (UV) terus-menerus melalui peradangan.

Sementara itu, penuaan secara internal terjadi karena radikal bebas dan beberapa enzim tertentu. Enzim elastase dan collagenase dapat merusak jaringan serat kulit, yang mana fungsi normalnya adalah membantu kulit tetap kencang.

Nah, berbagai senyawa dalam teh putih dapat membantu mencegah kedua proses penuaan tersebut. Penelitian dalam jurnal Experimental Dermatology mengemukakan bahwa ekstrak teh putih yang diaplikasikan ke kulit dapat membantu melindungi kulit dari efek berbahaya dari sinar UV. Kandungan polifenol dalam teh putih juga bisa menekan komponen seluler yang menyebabkan kerusakan pada jaringan serat.

Jenis teh putih yang ada di pasaran cukup beragam, seperti silver needle (bi hao yinzhen), white peony, tribute eyebrow (gong mei), Ceylon white, dan masih banyak lagi. Cara penyajiannya seperti teh pada umumnya, yaitu diseduh dengan air panas lalu biarkan selama kurang lebih 5-8 menit.

Idealnya, air panas yang digunakan bersuhu 75-85 derajat Celcius. Lebih dari itu, dikhawatirkan akan merusak rasa teh. White tea punya rasa yang lembut dan menyegarkan. Jika ingin rasa yang lebih kuat, kamu bisa menambahkan daun teh lebih banyak. Gimana, tertarik mencoba white tea dan mendapatkan berbagai manfaat di atas?

Baca Juga: 6 Manfaat Teh Pu-erh, dari Turunkan Berat Badan hingga Cegah Kanker!

Wanudya A Photo Verified Writer Wanudya A

You'll never walk alone.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya