Meski terdengar mengkhawatirkan, tetapi ada kabar baik. Penurunan berat badan dapat membantu menurunkan tekanan darah pada anak.
Perubahan pola makan yang lebih sehat, peningkatan aktivitas fisik, mengurangi konsumsi minuman manis, serta pembatasan waktu layar dapat berdampak positif terhadap berat badan dan kesehatan jantung anak.
Makin cepat obesitas dikenali dan ditangani, makin besar peluang untuk mencegah munculnya hipertensi dan komplikasi terkait di masa depan.
Anak yang obesitas memang memiliki risiko yang jauh lebih tinggi mengalami hipertensi dibanding anak yang berat badannya normal. Risiko ini meningkat seiring bertambahnya IMT dan bisa berlanjut hingga usia dewasa jika tidak ditangani dengan baik.
Karena hipertensi merupakan salah satu penyebab utama penyakit kardiovaskular, pencegahan obesitas sejak dini sangat penting. Pola hidup sehat, aktivitas fisik yang cukup, serta pemantauan berat badan secara rutin dapat membantu melindungi kesehatan anak dalam jangka panjang.
Referensi
Department of Research & Evaluation. Diakses pada Juni 2026. "Overweight Children Face High Risk of Hypertension."
Haseler, E., & Sinha, M. D. (2026). "Tackling the epidemic of obesity and hypertension in children and young people." Current Opinion in Nephrology & Hypertension, 35(2), 156–163. https://doi.org/10.1097/mnh.0000000000001156.
Hyperchildnet. Diakses pada Juni 2026. "High Blood Pressure in Obese Children and Adolescents."
Jeong, S. I., & Kim, S. H. (2024). "Obesity and hypertension in children and adolescents." Clinical Hypertension, 30(1), 23. https://doi.org/10.1186/s40885-024-00278-5.
Lo, J. C., Chandra, M., Sinaiko, A., Daniels, S. R., Prineas, R. J., Maring, B., Parker, E. D., Sherwood, N. E., Daley, M. F., Kharbanda, E. O., Adams, K. F., Magid, D. J., O’Connor, P. J., & Greenspan, L. C. (2014). "Severe obesity in children: prevalence, persistence and relation to hypertension." International Journal of Pediatric Endocrinology, 2014(1), 3. https://doi.org/10.1186/1687-9856-2014-3