“Kidney Stones - Symptoms and Causes.” Mayo Clinic. Diakses Juni 2026.
“Kidney Stones.” Cleveland Clinic. Diakses Juni 2026.
“Kidney Cancer: Overview.” Cleveland Clinic. Diakses Juni 2026.
“Understanding Kidney Cancer.” WebMD. Diakses Juni 2026.
“Kidney Stones vs. Kidney Cancer: Symptoms, Causes, and More.” Healthline. Diakses Juni 2026.
“Can Kidney Stones Cause Cancer?” Medical News Today. Diakses Juni 2026.
“Kidney Stones and the Risk of Renal Cell Carcinoma and Upper Tract Urothelial Carcinoma: The Netherlands Cohort Study.” British Journal of Cancer. Diakses Juni 2026.
Apakah Batu Ginjal Bisa Menyebabkan Kanker? Begini Penjelasannya!

- Pola hidup buruk dan konsumsi tinggi natrium serta gula membuat anak muda rentan alami batu ginjal hingga kanker ginjal.
- Batu ginjal dan kanker ginjal menyerang organ sama, tapi berbeda penyebab; gejala kanker sering sulit terdeteksi dibanding batu ginjal.
- Penelitian menunjukkan riwayat batu ginjal meningkatkan risiko terkena Renal Cell Carcinoma, terutama jika dialami sebelum usia 40 tahun.
Meningkatnya kasus penyakit ginjal membuat banyak orang khawatir. Mirisnya, kebanyakan pasien penyakit ginjal saat ini justru adalah anak-anak muda yang seharusnya memiliki kondisi tubuh yang masih prima. Sayangnya pola hidup yang buruk, ditambah kebiasaan konsumsi makanan tinggi natrium dan minuman manis membuat ginjal rusak tanpa disadari.
Selain gagal ginjal, kebiasaan yang buruk ini juga bisa menyebabkan batu ginjal, bahkan kanker ginjal. Keduanya merupakan kondisi serius yang membutuhkan pengobatan secara rutin. Lantas apakah batu ginjal bisa berubah menjadi kanker? Berikut penjelasannya!
1. Batu ginjal vs kanker ginjal

Ginjal merupakan organ berbentuk mirip seperti kacang berukuran sekepalan tangan. Lokasinya ada di punggung bawah, dekat perut. Meski ginjal sendiri memiliki ukuran yang kecil, organ ini memiliki fungsi penting bagi tubuh kita termasuk menyaring darah dari limbah, dan membuang limbah tersebut dalam bentuk urin. Saat seseorang terkena salah satu dari penyakit ini, otomatis fungsi ginjal akan jadi sangat terganggu. Namun meski menyerang organ yang sama, keduanya merupakan penyakit yang berbeda.
Dilansir Healthline, batu ginjal adalah endapan keras yang terbentuk dari kalsium oksalat, kalsium fosfat, struvite, atau sistin. Batu ginjal bisa terbentuk di salah satu atau bahkan dua ginjal sekaligus dengan ukuran yang bervariasi. Mulai dari seukuran butiran pasir, kerikil, bahkan lebih besar. Sedangkan kanker ginjal terjadi ketika sel-sel di dalam tubuh mengalami mutasi. Mutasi inilah yang menyebabkan sel-sel tumbuh dengan cepat tanpa terkendali, hingga menyerangnya jaringan sekitar bahkan menyebar ke organ tubuh lainnya.
2. Gejala kanker ginjal lebih jarang terdeteksi dibandingkan dengan batu ginjal

Gejala kanker ginjal meliputi darah dalam urin yang membuat warnanya tampak merah muda atau seperti cola, nyeri punggung yang gak kunjung hilang, kelelahan, benjolan di sisi atau punggung bagian bawah, dan penurunan berat badan tanpa adanya alasan yang jelas. Dilansir Mayo Clinic, sedangkan batu ginjal ditandai dengan gejala seperti nyeri tajam dan hebat di bagian samping dan punggung, rasa sakit yang menjalar hingga ke selangkangan dengan intensitas yang bervariasi, urin berwarna merah muda atau coklat, urin berwarna keruh dan mengeluarkan aroma tak sedap, hingga keinginan untuk buang air kecil terus-menerus, dan demam. Jika dilihat sekilas, kedua penyakit ini memang memiliki gejala yang hampir sama. Namun dibandingkan dengan kanker ginjal, gejala batu ginjal biasanya muncul sejak awal sehingga lebih mudah terdeteksi. Sedangkan kanker ginjal justru lebih sering muncul diam-diam. Pada banyak kasus, seseorang baru mengalami sejumlah gejala ketika kanker sudah menyebar kemana-mana.
3. Apakah batu ginjal bisa menyebabkan kanker?

Baik kanker dan batu ginjal adalah dua penyakit yang berbeda. Namun karena keduanya menyerang organ yang sama, gak sedikit orang yang bertanya-tanya apakah batu ginjal bisa menyebabkan kanker ginjal? Dilansir Medical News Today, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kedua penyakit ini memiliki keterkaitan. Sebuah studi tahun 2018 yang menggunakan data lebih dari 120.000 peserta meneliti kemungkinan hubungan antara batu ginjal dengan dua jenis kanker ginjal yang berbeda, yaitu Renal Cell Carcinoma (RCC) dan Upper Tract Urothelial Carcinoma (UTUC).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang memiliki riwayat batu ginjal berisiko lebih tinggi terkena Renal Cell Carcinoma (RCC). Selain itu, studi tersebut juga menemukan bahwa orang yang didiagnosis menderita batu ginjal sebelum berusia 40 tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena salah satu dari kedua jenis kanker tersebut. Meski hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa yang membuat sel-sel bermutasi, tetapi diyakini bahwa peningkatan peradangan atau infeksi yang disebabkan oleh batu ginjal dapat memicu sel di sekitar ginjal mengalami mutasi dan akhirnya berubah menjadi sel kanker.
Banyak orang merasa aman untuk menjalani pola hidup yang buruk karena dirinya masih muda. Padahal yang namanya penyakit sebenarnya gak mengenal usia. Tanpa peduli tua atau muda, jika pola hidup kita berantakan, organ tubuh seperti ginjal akan kesulitan menjalankan fungsinya. Dalam waktu lama, hal inilah yang akhirnya akan mengundang berbagai penyakit serius seperti batu ginjal atau bahkan kanker ginjal.
Referensi




![[QUIZ] Pilih Karakter Upin & Ipin, Kami Tebak Cara Kamu Hadapi Stres](https://image.idntimes.com/post/20260425/screenshot_20260425-133639_youtube_80dfc36e-03ac-4bc9-aff7-132b1a0b2dfc.jpeg)

![[QUIZ] Seberapa Lelah Matamu? Cek dengan Tebak Jersey Piala Dunia 2026](https://image.idntimes.com/post/20250405/alasan-kenapa-kamu-harus-mulai-berhenti-beli-jersey-sepak-bola-kw-industri-kreatif-9cde86371d7fc78c91ae80a6ffab250e-98bb2a51c6e8370b23fef133f9246730.jpg)











