Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Apakah Memanaskan Makanan Bisa Membunuh Semua Bakteri?

3 min read
Apakah Memanaskan Makanan Bisa Membunuh Semua Bakteri?
ilustrasi memanaskan makanan dengan panci (magnific.com/pvproductions)

  • Memanaskan makanan hingga suhu internal 74 derajat Celsius dapat membunuh banyak bakteri berbahaya, tetapi pemanasan harus merata, terutama saat menggunakan microwave.
  • Racun dari Staphylococcus aureus dan Bacillus cereus dapat tetap bertahan setelah bakteri mati; spora Clostridium juga mampu melewati proses pemanasan tertentu.
  • Makanan mudah rusak perlu segera didinginkan, maksimal dua jam setelah dimasak, dan sisa makanan di kulkas sebaiknya dikonsumsi dalam 3–4 hari.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Memanaskan kembali makanan sering dianggap sebagai cara sederhana untuk membuat makanan sisa lebih aman dikonsumsi.

Panas memang dapat membunuh banyak bakteri penyebab penyakit. Namun, apakah itu berarti semua bakteri dan racun di dalam makanan pasti hilang? 

Ternyata, beberapa bakteri dapat membentuk spora yang tahan panas, sementara jenis bakteri tertentu bisa menghasilkan racun yang tetap bertahan meski bakterinya sudah mati.

  1. 1. Bagaimana panas membunuh bakteri?

    Memanaskan makanan sisa hingga suhu internal 74 derajat Celcius membantu membunuh sebagian besar bakteri berbahaya, termasuk Salmonella, E. coli, dan Listeria.

    Hal ini terutama penting saat menggunakan microwave, karena bagian dalam makanan belum tentu sepanas permukaannya. Jika memungkinkan, gunakan termometer makanan untuk memastikan suhu yang aman telah tercapai.

  2. 2. Bakteri mati, tetapi racunnya bisa bertahan

    Memanaskan ulang makanan dapat membunuh banyak bakteri, tetapi tidak selalu menghilangkan racun yang sudah terbentuk. Beberapa bakteri, seperti Staphylococcus aureus dan Bacillus cereus, dapat menghasilkan toksin yang tahan panas jika makanan terlalu lama berada pada suhu yang tidak aman.

    Karena itu, makanan yang sudah terlalu lama di luar kulkas tidak otomatis aman hanya karena dipanaskan kembali.

  3. 3. Ada bakteri yang membentuk spora

    ilustrasi microwave, menghangatkan makanan
    ilustrasi menghangatkan makanan dengan microwave (vecteezy.com/Towfiqu ahamed barbhuiya)

    Beberapa jenis bakteri mampu membentuk spora, yaitu struktur yang sangat tahan terhadap kondisi lingkungan yang tidak menguntungkan, termasuk panas.

    Contohnya adalah bakteri dari kelompok Clostridium. Spora bakteri ini dapat bertahan melewati proses pemanasan tertentu. Setelah makanan mendingin dan berada dalam kondisi yang mendukung pertumbuhan bakteri, spora dapat kembali aktif dan berkembang biak.

    Karena itu, kamu juga harus memperhatikan cara makanan didinginkan dan disimpan sebelum dipanaskan kembali.

  4. 4. Mengapa nasi perlu mendapat perhatian?

    Nasi matang perlu ditangani dengan benar karena spora Bacillus cereus dapat tetap bertahan setelah proses memasak. Jika nasi dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, spora tersebut dapat berkembang menjadi bakteri aktif dan menghasilkan toksin.

    Karena itu, memanaskan kembali nasi yang disimpan dengan tidak tepat tidak selalu menghilangkan risikonya.

  5. 5. Cara memanaskan makanan agar lebih aman

    Supaya lebih aman, makanan sisa sebaiknya dipanaskan hingga suhu internal 74 derajat Celcius dan dipanaskan secara merata, terutama jika menggunakan microwave.

    Makanan yang mudah rusak perlu segera disimpan di kulkas, idealnya dalam waktu 2 jam setelah dimasak, atau 1 jam jika suhu lingkungan di atas 32 derajat Celcius. Makanan sisa di kulkas juga sebaiknya dikonsumsi dalam 3-4 hari.

    Meski pemanasan dapat membunuh banyak bakteri, tetapi tidak semua risiko otomatis hilang. Beberapa bakteri dapat membentuk spora tahan panas atau menghasilkan toksin yang tetap bertahan. Karena itu, keamanan makanan bergantung tidak cuma pada cara memanaskannya, tetapi juga pada cara mendinginkan, menyimpan, dan menanganinya sejak awal.

    Referensi

    FoodEzy. Diakses pada September 2026. "Can You Re-Cook Food To Kill Bacteria? | Safe Heat Facts."

    National Food Safety Authority. Diakses pada September 2026. "Leftover Food Safety: Storage, Reheating, and Timelines."

    Science Insights. Diakses pada September 2026. "Can You Cook Bacteria Out of Food? Not Always."

    Swinburne. Diakses pada September 2026. "Yes, You Can Reheat Food More Than Once. Here's Why."

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More