7 Penyebab Munculnya Flek Cokelat setelah Haid, Normalkah?

Hubungi dokter jika ini disertai gejala lain

Tepat ketika kamu berpikir bahwa haid telah selesai, kamu justru melihat munculnya flek berwarna cokelat. Nah, kamu kemudian berpikir, apakah ini adalah hal normal? Lalu, apa penyebab keluarnya flek cokelat setelah haid?

Ada berbagai alasan berbeda dari munculnya flek cokelat setelah menstruasi. Beberapa disebabkan oleh kondisi yang tidak serius, sementara sebagian lainnya menjadi tanda dari kondisi yang perlu diperhatikan. Kali ini, kita akan membahas beberapa penyebab munculnya flek cokelat setelah haid.

1. Darah haid kering

7 Penyebab Munculnya Flek Cokelat setelah Haid, Normalkah?ilustrasi menstruasi (unsplash.com/Erol Ahmed)

Darah yang membutuhkan waktu lebih lama untuk keluar dari tubuh akan menjadi lebih gelap. Darah ini mungkin tampak lebih tebal, lebih kering, dan lebih kental daripada darah biasa.

Dijelaskan dalam laman Healthline, warna cokelat ini adalah hasil oksidasi, yang merupakan proses normal. Ini terjadi ketika darah bersentuhan dengan udara. Biasanya, darah menstruasi menjadi lebih gelap atau cokelat pada akhir periode menstruasi.

2. Sindrom ovarium polikistik

7 Penyebab Munculnya Flek Cokelat setelah Haid, Normalkah?ilustrasi nyeri saat menstruasi akibat PCOS (pexels.com/sora shimazaki)

Sindrom ovarium polikistik atau polycystic ovary syndrome (PCOS) adalah suatu kondisi yang memengaruhi hormon perempuan. Pada perempuan dengan PCOS, mereka memiliki kadar hormon laki-laki yang terlalu tinggi yang menyebabkan menstruasi tidak teratur dan terkadang tidak menstruasi sama sekali.

Menurut studi yang dimuat dalam International Journal of Environmental Research and Public Health tahun 2018, PCOS memengaruhi antara 6 dan 10 persen perempuan usia subur.

Gejala lain dari PCOS meliputi:

  • Pertumbuhan rambut yang berlebihan atau tidak diinginkan.
  • Kelebihan berat badan.
  • Masalah kesuburan.
  • Munculnya bercak hitam pada kulit.
  • Jerawat.
  • Kista ovarium.

3. Ketidakseimbangan hormon dalam siklus menstruasi

7 Penyebab Munculnya Flek Cokelat setelah Haid, Normalkah?ilustrasi ketidakseimbangan hormon saat menstruasi (pexels.com/polina zimmerman)

Keluarnya cairan berwarna cokelat juga dapat menandakan ketidakseimbangan hormon. Estrogen membantu menstabilkan lapisan endometrium. Kadar estrogen yang terlalu sedikit dapat menjadi sinyal rusaknya lapisan endometrium sepanjang siklus menstruasi. Akibatnya, mungkin muncul bercak cokelat atau pendarahan tidak biasa lainnya.

Gejala lain dari estrogen yang rendah, meliputi:

  • Hot flash.
  • Insomnia.
  • Perubahan suasana hati.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Infeksi saluran kemih.
  • Penambahan berat badan.

Baca Juga: 5 Alasan Menstruasi Terlambat Saat Minum Pil KB, Belum Tentu Hamil

4. Infeksi menular seksual (IMS)

7 Penyebab Munculnya Flek Cokelat setelah Haid, Normalkah?ilustrasi hubungan seksual (unsplash.com/Becca Tapert)

Infeksi menular seksual (IMS) dapat menyebabkan keputihan yang tidak biasa. Mengutip laman Texas Department of State Health Services, infeksi yang dapat menyebabkan keluarnya cairan berwarna kecokelatan meliputi:

  • Kencing nanah.
  • Klamidia.
  • Penyakit radang panggul.

Gejala lain dari IMS, meliputi:

  • Keputihan berwarna putih, kuning, cokelat, atau kehijauan dan berbau tidak sedap.
  • Nyeri saat berhubungan seks atau buang air kecil.
  • Nyeri perut.
  • Gatal di sekitar alat kelamin.
  • Ruam atau luka.

Pengobatan untuk IMS tergantung pada penyebabnya. Untuk IMS yang disebabkan oleh bakteri, dokter mungkin akan memberikan antibiotik. Lalu, untuk infeksi yang disebabkan oleh virus, dokter mungkin akan memberikan antivirus.

5. Perimenopause

7 Penyebab Munculnya Flek Cokelat setelah Haid, Normalkah?ilustrasi gejala perimenopause (freepik.com/freepik)

Perimenopause adalah tahap ketika seorang perempuan mendekati waktu menopause dan tubuh mulai menyesuaikan diri dengan transisi. Usia pastinya bervariasi dari orang ke orang, tetapi biasanya terjadi pada usia 40-an.

Selama perimenopause, kadar estrogen berfluktuasi, dan ketidakseimbangan hormon ini mengganggu siklus menstruasi. Perubahan ini sering kali menyebabkan keluarnya cairan cokelat setelah menstruasi. Gejala perimenopause lainnya, meliputi:

  • Hot flash.
  • Kekeringan dan nyeri pada vagina.
  • Keringat malam.
  • Perubahan suasana hati.

6. Efek samping kontrasepsi

7 Penyebab Munculnya Flek Cokelat setelah Haid, Normalkah?ilustrasi KB implan (unsplash.com/@rhsupplies)

Beberapa jenis kontrasepsi juga dapat memengaruhi menstruasi. Sebagai contoh, KB implan yang ditanamkan di lengan atas, tepat di bawah kulit. Dijelaskan dalam laman Healthline, KB jenis ini melepaskan hormon progestin ke dalam tubuh untuk mencegah kehamilan.

Nah, implan ini dapat menyebabkan pendarahan menstruasi yang tidak teratur dan keputihan. Ini adalah efek samping umum karena tubuh menyesuaikan diri dengan hormon.

7. Kista ovarium

7 Penyebab Munculnya Flek Cokelat setelah Haid, Normalkah?ilustrasi kista ovarium (medicalnewstoday.com)

Kista ovarium merupakan benjolan berisi cairan yang terbentuk di bagian dalam ovarium. Dilansir Medical News Today, kebanyakan kista ovarium tidak menimbulkan gejala. Dalam kasus lain, kista ovarium disertai dengan:

  • Sakit perut.
  • Peningkatan berat badan.
  • Sakit saat berhubungan seks.
  • Kesulitan mengosongkan kandung kemih.
  • Nyeri pada payudara.
  • Munculnya bercak kecokelatan di luar menstruasi.

Beberapa kista ovarium tidak memerlukan tindakan dan dapat hilang dengan sendirinya. Namun, untuk kista yang berukuran besar, bersifat kanker, atau menimbulkan gejala, mungkin diperlukan pembedahan untuk mengangkatnya.

Kesimpulannya, munculnya flek kecokelatan setelah haid adalah yang normal dan dialami banyak perempuan. Namun, kamu tetap perlu memantau setiap perubahan pada tubuhmu. Jika kamu melihat sesuatu yang mengkhawatirkan, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.

Baca Juga: Kontrasepsi Suntik Depo-Provera: Efektivitas, Pemakaian, Efek Samping

Topik:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya