Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gejala Awal Degenerasi Makula yang Sering Diabaikan

Gejala Awal Degenerasi Makula yang Sering Diabaikan
ilustrasi masalah penglihatan gejala awal degenerasi makula (unsplash.com/Towfiqu barbhuiya)
Intinya Sih
  • Gejala awal degenerasi makula sering halus dan berkembang perlahan.

  • Gangguan penglihatan pusat menjadi tanda paling khas.

  • Deteksi dini penting untuk mencegah progresi kehilangan penglihatan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Seringnya, perubahan pada penglihatan muncul secara perlahan dan hampir tidak terasa di awal. Banyak orang baru sadar ada masalah ketika pengalaman membaca atau melihat wajah terasa berbeda.

Degenerasi makula adalah salah satu penyebab utama gangguan penglihatan pada usia dewasa, terutama pada usia lanjut. Kondisi ini menyerang bagian retina yang disebut makula, yang berperan penting dalam penglihatan pusat. Ini adalah bagian untuk melihat detail.

Degenerasi makula terkait usia (age-related macular degeneration/AMD) berkembang secara bertahap dan sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Table of Content

Apa yang terjadi pada mata?

Apa yang terjadi pada mata?

Makula bertanggung jawab untuk penglihatan tajam, seperti membaca, mengemudi, atau mengenali wajah. Ketika area ini mulai rusak, penglihatan pusat terganggu, sementara penglihatan tepi biasanya tetap normal.

Menurut penelitian, AMD merupakan salah satu penyebab utama kebutaan global, terutama pada populasi lansia.

Karena progresinya lambat, banyak orang tidak menyadari perubahan awal yang sebenarnya sudah terjadi. Agar kamu lebih waspada, di bawah di dipaparkan gejala awal degenerasi makula.

1. Penglihatan tengah mulai buram

Ilustrasi penglihatan buram.
ilustrasi penglihatan buram (unsplash.com/Jason Hawke 🇨🇦)

Salah satu tanda paling awal adalah penglihatan pusat yang tidak lagi tajam. Tanda-tandanya meliputi:

  • Teks terlihat kurang jelas.
  • Wajah sulit dikenali detailnya.
  • Perlu pencahayaan lebih terang untuk membaca.

2. Garis lurus terlihat bengkok

Objek yang seharusnya lurus, seperti garis pintu atau jendela, mulai terlihat bergelombang.

Gejala ini sering terdeteksi melalui tes sederhana seperti Amsler grid. Ini adalah kisi hitam-putih yang dipakai untuk memeriksa lapang pandang sentral dan mendeteksi perubahan seperti distorsi (metamorfopsia) atau lubang pada makula.

Distorsi visual ini merupakan tanda khas perubahan pada makula.

3. Muncul area gelap atau kosong

Sebagian area penglihatan pusat terasa “hilang” atau gelap.

Ini digambarkan seperti ada bayangan di tengah pandangan dan bagian objek tidak terlihat utuh.

4. Warna terlihat kurang cerah

Kemampuan membedakan warna menurun.

Contohnya, kamu dapat melihat warna tampak pudar dan kontras berkurang.

5. Kesulitan beradaptasi dengan cahaya

Ilustrasi gangguan penglihatan.
ilustrasi gangguan penglihatan (freepik.com/yanalya)

Mata membutuhkan waktu lebih lama untuk beradaptasi saat berpindah dari terang ke gelap atau sebaliknya.

6. Penglihatan kabur saat membaca

Aktivitas membaca menjadi lebih melelahkan.

Kamu mungkin melihat huruf tampak “lompat” dan kamu harus mendekatkan atau menjauhkan teks.

7. Sensitivitas terhadap silau

Cahaya terang terasa lebih mengganggu dibanding biasanya.

8. Penglihatan ganda pada satu mata

Dalam beberapa kasus, satu mata dapat melihat objek menjadi ganda atau tidak sejajar.

Siapa yang berisiko?

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko di antaranya:

  • Usia di atas 50 tahun.
  • Riwayat keluarga.
  • Merokok.
  • Tekanan darah tinggi.

Faktor gaya hidup dan penuaan berperan besar dalam perkembangan penyakit mata degeneratif.

Kenapa gejala awal sering terlewat?

Ilustrasi dokter spesialis mata memeriksa mata pasien lansia.
ilustrasi dokter spesialis mata memeriksa mata pasien lansia (freepik.com/freepik)

Ada beberapa alasan kenapa gejala awal degenerasi makula sering terlihat:

  • Tidak menimbulkan nyeri.
  • Terjadi secara perlahan.
  • Hanya memengaruhi satu mata di awal.

Mata yang sehat sering “mengompensasi” mata yang terganggu, sehingga perubahan tidak langsung terasa.

Degenerasi makula adalah salah satu kondisi yang berkembang diam-diam. Karena gejalanya halus, banyak orang baru menyadari saat gangguan sudah cukup parah. Jadi, mengenali tanda-tanda awal degenerasi makula sangat penting. Pemeriksaan mata rutin dan respons cepat terhadap perubahan sekecil apa pun bisa membantu memperlambat progresi dan menjaga fungsi penglihatan lebih lama.

Referensi

American Academy of Ophthalmology. “Macular Degeneration Symptoms.” Diakses Maret 2026.

National Eye Institute. “Age-Related Macular Degeneration.” Diakses Maret 2026.

Wan Ling Wong et al., “Global Prevalence of Age-related Macular Degeneration and Disease Burden Projection for 2020 and 2040: A Systematic Review and Meta-analysis,” The Lancet Global Health 2, no. 2 (January 3, 2014): e106–16, https://doi.org/10.1016/s2214-109x(13)70145-1.

World Health Organization. “Blindness and vision impairment.” Diakses Maret 2026.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Latest in Health

See More