Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Heart Festival 2026, Upaya Siloam Dekatkan Edukasi Jantung
(Kiri ke kanan) dr. Karina Arifiani, MSc (Hospital Director Siloam Heart Hospital), Octalia Stefani (Director Rezycology), ⁠Aldie Nur Pratama (Penelaah Teknis Kebijakan DLHK Kota Depok), ⁠Hermansyah (Founder Bank Sampah Induk Rumah Harum) (Dok. Siloam Heart Hospital)
  • Heart Festival 2026 menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-20 Siloam Heart Hospital.

  • Kegiatannya mencakup edukasi kesehatan jantung, olahraga, forum ilmiah, dan program kepedulian lingkungan.

  • Siloam Heart Hospital menekankan pentingnya pencegahan dan deteksi dini sebelum pasien membutuhkan tindakan medis.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Menjaga kesehatan jantung tidak dimulai ketika kamu sudah membutuhkan perawatan di rumah sakit. Pengenalan faktor risiko, pemeriksaan sesuai kebutuhan, dan praktik gaya hidup sehat merupakan bagian dari upaya menjaga jantung dalam jangka panjang.

Pesan tersebut menjadi dasar penyelenggaraan Heart Festival 2026 oleh Siloam Heart Hospital. Kegiatan ini disebut menjadi bagian dari perayaan ulang tahun ke-20 Siloam Heart Hospital sekaligus momentum Hari Jantung Sedunia yang diperingati pada 29 September.

1. Memperkuat layanan rujukan jantung

Penyakit jantung masih menjadi tantangan kesehatan di Indonesia. Menurut data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dari Kementerian Kesehatan, diperkirakan jumlah serangan jantung di Indonesia mendekati 700 ribu kasus setiap tahun.

Melalui Heart Festival 2026, Siloam Heart Hospital memperkenalkan layanan kardiovaskular yang mencakup pencegahan, deteksi dini, diagnosis, tindakan intervensi, pembedahan, hingga pemulihan.

Rumah sakit tersebut menyebut tim multidisiplin menangani berbagai kondisi, termasuk aritmia dan gagal jantung. Siloam Heart Hospital juga melakukan lebih dari 3.000 tindakan katerisasi setiap tahun.

Hospital Director Siloam Heart Hospital, dr. Karina Arifiani, MSc, mengatakan perjalanan kesehatan jantung tidak dimulai ketika pasien sudah membutuhkan tindakan medis.

“Mengenali faktor risiko, melakukan pemeriksaan sesuai kebutuhan, hingga mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat merupakan bagian dari satu rangkaian yang saling berkaitan,” ujar dr. Karina.

2. Edukasi dikemas lewat olahraga dan forum ilmiah

(Kiri ke kanan) ⁠Prof. Dr. Harry Suryapranata (Chairman & Founder Slloam Heart Hospital), dr. Karina Arifiani, MSc (Hospital Director Siloam Heart Hospital), Dr. dr. Sidhi Laksono Sp.JP (Cardiologist, Interventional Cardiology), Putri Rachma Amalia (CEO Siloam Heart Hospital) (Dok. Siloam Heart Hospital)

Heart Festival 2026 menghadirkan sejumlah kegiatan yang menghubungkan edukasi kesehatan dengan aktivitas sehari-hari.

Melalui Heart of Padel, masyarakat diajak lebih aktif bergerak. Sementara itu, Heart Care Experience dirancang untuk membantu masyarakat memahami faktor risiko penyakit jantung dan pentingnya deteksi dini.

Rangkaian kegiatan juga mencakup Siloam Heart Symposium. Forum ini menghadirkan pembahasan mengenai perkembangan ilmu dan penanganan kardiovaskular bersama para ahli serta tenaga kesehatan.

CEO Siloam Heart Hospital, Putri Rachma Amalia, mengatakan edukasi kesehatan jantung perlu berjalan beriringan dengan kemampuan medis dan kolaborasi.

“Upaya menjaga kesehatan jantung juga perlu dimulai jauh sebelum seseorang membutuhkan perawatan di rumah sakit,” ujar Putri dalam sesi media di Fairmont Jakarta pada Sabtu (26/5).

3. Menghubungkan kesehatan manusia dengan lingkungan

Selain kesehatan jantung, Heart Festival 2026 membawa pesan bahwa kesehatan manusia juga berkaitan dengan kondisi lingkungan.

Pesan tersebut diwujudkan melalui program CSR “Heart to Earth”, yang berfokus pada pengelolaan limbah rumah sakit noninfeksius. Bersama Rezycology, Siloam Heart Hospital mengolah kembali material linen dan plastik noninfeksius melalui proses penggunaan kembali, daur ulang, dan upcycling.

Program tersebut telah mengelola lebih dari 1,7 ton material dan disebut setara dengan pengurangan emisi karbon sebesar 20 ton CO₂e. Material yang terkumpul didistribusikan ke 50 titik penerima manfaat serta melibatkan 10 bank sampah, 50 pengumpul limbah, dan 20 perajin.

Melalui Heart Festival 2026, Siloam Heart Hospital memadukan layanan medis, edukasi, aktivitas fisik, forum ilmiah, dan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman masyarakat mengenai kesehatan jantung.

Curated For You

Editorial Team

Related Article