Comscore Tracker

6 Penyebab Keterlambatan Bicara pada Anak, Jangan Diremehkan!

Tidak selalu dilatarbelakangi oleh faktor medis

Perkembangan setiap anak bisa berbeda-beda, begitu pula dalam mencapai tonggak kemampuan bicara dan berbahasa. Sebagian orang tua mungkin khawatir saat anaknya yang suda menginjak usia 3 tahun masih belum mampu berbicara sesuai dengan capaian usianya.

Keterlambatan bicara atau speech delay tak melulu disebabkan oleh faktor medis. Faktor lingkungan juga turut berkontribusi. Itulah pentingnya untuk mengetahui keterlambatan bicara pada anak dan dapat mengantisipasinya agar si Kecil bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. 

Nah, di bawah ini akan dijelaskan tentang beberapa kemungkinan penyebab keterlambatan bicara pada anak. Jangan mengabaikannya, ya!

1. Masalah pada rongga mulut

6 Penyebab Keterlambatan Bicara pada Anak, Jangan Diremehkan!ilustrasi ibu dan anak (unsplash.com/Gabe Pierce)

Speech delay dapat mengindikasikan adanya masalah pada rongga mulut, lidah, atau langit-langit mulut. Salah satunya adalah ankyloglossia atau tongue-tie, yaitu kondisi lidah yang terhubung ke dasar mulut. Ini dapat membuat anak sulit untuk membuat suara tertentu. 

Dilansir Healthline, ada beberapa bunyi huruf yang sulit diucapkan oleh anak dengan kondisi tongue-tie, di antaranya:

  • D
  • L
  • R
  • S
  • T
  • Z
  • th

Seperti yang dijelaskan di laman KidsHealth, banyak anak dengan keterlambatan bicara memiliki masalah oral-motorik. Ini terjadi karena ada masalah di area otak yang bertanggung jawab untuk mengeluarkan perintah bicara. Kondisi ini bisa membuat anak sulit mengoordinasikan bibir, lidah, dan rahang untuk membuat suara yang tepat saat bicara.

2. Masalah pendengaran

6 Penyebab Keterlambatan Bicara pada Anak, Jangan Diremehkan!ilustrasi telinga bayi (pexels.com/burst)

Masalah pendengaran juga bisa menyebabkan keterlambatan bicara pada anak. Anak-anak yang mengalami masalah pendengaran mungkin mengalami kesulitan untuk mengatakan, memahami, meniru, dan menggunakan bahasa. Namun, tanda-tanda gangguan pendengaran mungkin tidak mudah kita sadari. Terkadang, keterlambatan bicara atau bahasa menjadi satu-satunya tanda yang terlihat.

Salah satu masalah pendengaran yang bisa menyebabkan keterlambatan bicara adalah infeksi telinga kronis. Dilansir KidsHealth, infeksi telinga kronis dapat memengaruhi pendengaran. Akan tetapi, selama ada pendengaran yang normal di satu telinga, kemampuan bicara dan bahasa akan berkembang secara normal.

Baca Juga: Vaksin Moderna dan Pfizer Lindungi Anak Usia 5-11 Tahun

3. Kurangnya stimulasi

6 Penyebab Keterlambatan Bicara pada Anak, Jangan Diremehkan!ilustrasi ibu dan anak (unsplash.com/Elisabeth Wales)

Keterlambatan bicara dan bahasa pada anak terkadang tak melulu disebabkan oleh faktor medis. Kurangnya stimulasi dari orang-orang di sekitar anak juga bisa menjadi salah satu faktor yang tak kalah berpengaruh. Kita tentu butuh belajar untuk bicara dalam percakapan, dan kita tidak bisa belajar bila tidak ada lawan bicara yang terlibat.

Dilansir Healthline, lingkungan memainkan peran penting dalam perkembangan bicara dan bahasa. Pengabaian maupun kurangnya stimulasi verbal dapat membuat anak tidak mencapai tonggak perkembangan yang sesuai dengan usia mereka.

Di sinilah peran penting orang tua, pengasuh anak, dan anggota keluarga lainnya untuk menstimulasi anak. Inilah beberapa cara yang bisa dipraktikkan sedini mungkin untuk mencegah keterlambatan bicara pada anak:

  • Bicaralah langsung dengan anak meskipun hanya untuk menceritakan apa yang kamu lakukan.
  • Gunakan gerakan dan arahkan ke objek saat kamu mengucapkan suatu kata.  Kamu dapat melakukannya dengan menunjuk bagian tubuh, orang, mainan, warna, atau hal-hal yang kamu lihat saat berjalan-jalan di sekitar rumah.
  • Bacakan buku untuk balita. Kenalkan tentang gambar atau nyanyikan lagu-lagu sederhana yang mudah diulang.
  • Berikan perhatian penuh saat berbicara dengan anak. Bersabarlah ketika anak mencoba berbicara denganmu.
  • Ketika seseorang mengajukan pertanyaan kepada mereka, jangan menggantikan mereka menjawab. Beri mereka kesempatan untuk mengatakannya sendiri.
  • Ulangi kata-kata dengan benar daripada langsung mengkritik kesalahan.
  • Biarkan si Kecil berinteraksi dengan anak yang memiliki kemampuan bicara dan bahasa yang baik.
  • Ajukan pertanyaan dan berikan pilihan, berikan banyak waktu sampai mereka merespons.

4. Gangguan spektrum autisme

6 Penyebab Keterlambatan Bicara pada Anak, Jangan Diremehkan!ilustrasi autisme (unsplash.com/Annie Spratt)

Autism spectrum disorder atau gangguan spektrum autisme adalah gangguan perkembangan saraf yang berpengaruh pada perkembangan bahasa, kemampuan berkomunikasi, berinteraksi, dan berperilaku.

Dilansir Medical News Today, anak dengan autisme biasanya mengalami beberapa masalah, salah satunya masalah komunikasi dan interaksi sosial. Dalam beberapa kasus, gejalanya mungkin sudah ada sejak bayi. Gejala juga akan makin terlihat seiring bertambahnya usia, seperti:

  • Tidak mengoceh pada usia 12 bulan atau mengucap kata-kata pada usia 16 bulan
  • Tidak merespons ketika orang berbicara dengan mereka tetapi bereaksi terhadap suara lain
  • Tidak melakukan kontak mata
  • Menjajarkan mainan atau benda secara berlebihan
  • Tidak mau dipeluk
  • Tidak bermain dengan orang lain

Menambahkan dari Healthline, mungkin ada pula gejala lainnya seperti:

  • Mengulangi frasa
  • Perilaku yang berulang
  • Gangguan komunikasi verbal dan non-verbal
  • Gangguan interaksi sosial
  • Regresi bicara dan bahasa

5. Masalah neurologis

6 Penyebab Keterlambatan Bicara pada Anak, Jangan Diremehkan!ilustrasi stimulasi anak dengan bantuan anggota keluarga (pexels.com/Keira Burton)

Salah satu penyebab keterlambatan bicara adalah adanya masalah neurologis tertentu. Hal ini dapat memengaruhi otot-otot yang diperlukan untuk berbicara, seperti beberapa kondisi berikut:

  • Cerebral palsy atau lumpuh otak: disebabkan oleh perkembangan otak yang tidak normal sering kali terjadi sebelum bayi lahir.
  • Distrofi otot: penyakit genetik yang menyebabkan lemah progresif, hilangnya massa otot, juga kehilangan fungsinya.
  • Cedera otak traumatis: cedera pada otak yang terjadi akibat adanya tekanan dari luar yang menimbulkan kerusakan sementara atau permanen pada otak.

6. Disabilitas intelektual

6 Penyebab Keterlambatan Bicara pada Anak, Jangan Diremehkan!ilustrasi memeriksakan anak ke dokter (pexels.com/Los Muertos Crew)

Disabilitas intelektual adalah gangguan intelektual yang ditandai dengan kemampuan mental atau intelegensi di bawah rata-rata. Jika anak tidak berbicara, itu mungkin lebih mengarah ke masalah kognitif daripada ketidakmampuan untuk membentuk kata-kata.

Seperti yang dijelaskan di laman Badan Kesehatan Dunia (WHO), disabilitas intelektual  berarti kemampuan yang berkurang secara signifikan untuk memahami informasi baru atau kompleks, untuk belajar, dan menerapkan keterampilan baru. Hal ini mengakibatkan gangguan fungsi sosial.

Itulah beberapa penyebab keterlambatan bicara atau speech delay pada anak. Jika mulai menyadari adanya gejala keterlambatan bicara pada anak, konsultasikanlah ke dokter spesialis anak. Anak mungkin nantinya akan butuh terapi wicara atau terapi lainnya sesuai kondisinya. Kamu juga bisa turut mendukung dan membantu lancar berbicara dengan menghabiskan lebih banyak waktu bersama.

Baca Juga: Studi: Rajin Makan Sayur dan Buah Bikin Mental Anak Sehat

Laila Alhaffatah Photo Verified Writer Laila Alhaffatah

Full time wife, mom, and writer

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R F
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya