Comscore Tracker

5 Fakta tentang Adenovirus yang Wajib Diketahui

Cuci tangan dapat mencegah tubuh dari adenovirus

Beberapa waktu belakangan ini kita dikagetkan dengan berita hepatitis akut misterius yang mayoritas menyerang anak kecil. Adenovirus dikabarkan menjadi penyebab munculnya hepatitis akut. Hingga kini, penelitian masih terus berjalan mengenai hubungan antara adenovirus dengan hepatitis akut. Apa itu adenovirus?

Mengutip Cedar Sinai, adenovirus merupakan sekelompok virus yang menyebabkan orang yang terinfeksi mengalami gejala seperti flu. Nah, kira-kira virus ini asalnya dari mana, sih? Bila terinfeksi, bagaimana penanganannya? Yuk, kita pelajari bersama!

1. Asal adenovirus

5 Fakta tentang Adenovirus yang Wajib Diketahuiilustrasi adenovirus (freepik.com/vector_corp)

Dilansir National Center for Biotechnology Information, lebih dari 100 jenis adenovirus sudah diidentifikasi dan 49 di antaranya menginfeksi manusia. Nama "adenovirus" sendiri berasal dari jaringan adenoid manusia, di mana virus tersebut pertama kali ditemukan.

Beberapa jenis adenovirus menyebabkan penyakit di area pernapasan respirasi dan konjungtiva pada manusia. Sekadar informasi, jaringan adenoid adalah jaringan yang terletak di bagian atas tenggorokan di belakang hidung sehingga tidak heran bila seseorang yang terkena virus ini mengalami gangguan di area pernapasan.

2. Gejala umum

5 Fakta tentang Adenovirus yang Wajib Diketahuiilustrasi demam (pixabay.com/Victoria_Borodinova)

Karena adenovirus memiliki banyak tipe atau jenis, maka gejala yang muncul juga berbeda-beda tergantung dari jenis adenovirus yang menginfeksi tubuh. Adenovirus sangat menular dan dapat menyerang siapa saja, tetapi yang paling rentan terinfeksi virus ini adalah bayi dan anak kecil. Anak kecil yang imunnya rendah akan mengalami gejala yang lebih berat dibandingkan mereka yang imunnya lebih tinggi.

Meskipun demikian, dilansir WebMD, gejala yang sering muncul akibat infeksi adenovirus antara lain:

  • Bronkitis: Batuk, pilek, demam, dan menggigil.
  • Infeksi pernapasan : Pilek, hidung tersumbat, batuk, sakit tenggorokan, dan pembengkakan di kelenjar getah bening.
  • Croup atau batuk parau: Batuk yang bunyinya seperti menggonggong, sulit bernapas, dan saat menghirup udara mengeluarkan bunyi.
  • Infeksi telinga: Sakit telinga, demam.
  • Konjungtivitis (pink eye): Mata merah, mata mengeluarkan kotoran, terasa seperti ada sesuatu di dalam mata, dan mata sering berair.
  • Pneumonia: Batuk, sulit bernapas, dan demam.
  • Infeksi perut dan usus: Diare, muntah, sakit kepala, demam, dan kram perut.
  • Pembengkakan di otak dan sumsum tulang belakang: Sakit kepala, demam, leher kaku, mual dan muntah.
  • Infeksi saluran kencing: Sakit dan sensasi terbakar saat buang air kecil, ada darah dalam urine, dan sering buang air kecil.

Untuk memastikan apakah seseorang benar-benar terinfeksi oleh adenovirus, maka dokter akan melakukan evaluasi dan PCR bila diperlukan.

Baca Juga: Virus Hendra: Gejala, Pengobatan, dan Pencegahan

3. Bagaimana adenovirus menyebar?

5 Fakta tentang Adenovirus yang Wajib Diketahuiilustrasi hidung tersumbat (freepik.com/benzoix)

Seperti yang disebutkan sebelumnya, adenovirus sangat menular. Penularan adenovirus terjadi melalui dua cara yaitu:

  • Kontak langsung atau fisik dengan benda yang digunakan oleh orang yang terinfeksi. Contohnya adalah pegangan pintu, mainan, dan permukaan keras. Ilustrasi penularan kurang lebih seperti ini: seseorang yang terinfeksi adenovirus bersin dan percikan air dari hidung dan mulut menempel pada meja. Sesaat kemudian, orang lain memegang meja yang masih ada sisa droplet air dan kemudian tangan tersebut memegang hidung atau mulut, sehingga adenovirus masuk ke tubuh orang tersebut.
  • Kontak langsung dengan kotoran atau tinja yang sudah terinfeksi oleh adenovirus. Children's Hospital of Philadelphia menyebutkan bahwa penularan ini umumnya terjadi akibat lalai menjaga kebersihan seperti mencuci tangan dengan sabun dan air, serta kondisi air yang kotor/terkontaminasi.

4. Pengobatan

5 Fakta tentang Adenovirus yang Wajib Diketahuiilustrasi dokter memberikan antibiotik (freepik.com/drobotdean)

Dirangkum dari laman Kids Health, mayoritas pengobatan untuk infeksi adenovirus dapat dilakukan di rumah dengan cara istirahat cukup, minum banyak air, dan mengonsumsi asetaminofen atau parasetamol bila mengalami demam tinggi. Bisa juga ditambahkan dengan penggunaan humidifier atau obat tetes hidung yang mengandung saltwater untuk meredakan gejala hidung tersumbat.

Proses penyembuhan dapat terjadi selama beberapa hari hingga 1-2 minggu. Apabila gejalanya berat, maka proses penyembuhan juga lebih lama. Kemudian, bayi dan anak kecil yang mengalami diare dan muntah akan membutuhkan perawatan khusus untuk mencegah dehidrasi. Bayi prematur, anak-anak, maupun orang dewasa yang memiliki imun rendah dan/atau gejala yang berat membutuhkan obat antiviral dan perawatan di rumah sakit.

5. Pencegahan

5 Fakta tentang Adenovirus yang Wajib Diketahuiilustrasi mencuci tangan (pexels.com/Sora Shimazaki)

MSD Manuals Professional Version menjelaskan vaksin yang mengandung adenovirus hidup tipe 4 dan 7 dapat diberikan secara oral dalam bentuk enteric-coated kapsul. Akan tetapi, vaksin ini hanya diberikan kepada anggota militer saja dan hanya bisa untuk melindungi tubuh dari penyakit yang disebabkan oleh adenovirus tipe 4 dan 7 saja. Vaksin ini tidak dianjurkan untuk orang perempuan dewasa yang sedang hamil dan menyusui.

Pencegahan lain yang dapat diterapkan untuk melindungi diri dari adenovirus adalah dengan:

  • Menggunakan sarung tangan dan mencuci tangan dengan sabun dan air setelah memeriksa pasien yang terinfeksi. Hal ini wajib dilakukan oleh tenaga medis.
  • Membersihkan permukaan benda dengan disinfektan yang mengandung 2.000-5.000 ppm chlorine.
  • Dokter mata juga disarankan untuk membersihkan peralatan tes dengan disinfektan untuk mencegah penularan konjungtivitis.
  • Hindari menyentuh mata, hidung atau mulut dengan tangan yang kotor.
  • Sebisa mungkin untuk tidak kontak atau berada di dekat orang yang sedang sakit. Demikian pula saat kita sakit sebaiknya istirahat di rumah dan tidak pergi.
  • Apabila sedang batuk dan pilek sebaiknya menggunakan masker dan setelah membersihkan hidung atau mulut segera membuang tisu di tempat sampah.
  • Selalu mencuci tangan dengan sabun dan air terutama setelah menyentuh permukaan di tempat umum, mengusap ingus dengan tisu, atau jika berkontak dengan orang yang sedang sakit.

Itulah informasi penting seputar adenovirus yang mayoritas menyerang saluran pernapasan dan anak-anak. Meskipun dapat diobati di rumah, tetapi mereka yang memiliki imun rendah seperti orang dengan HIV dan bayi yang lahir prematur memerlukan pemantauan khusus dari tim medis.

Cara sederhana untuk melindungi diri dari virus adalah dengan rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, pakai sarung tangan dan masker saat membersihkan kotoran atau ruangan orang yang sakit, serta pakai masker dan menghindari kerumunan bila tubuh sedang sakit.

Baca Juga: Studi: Ada Lebih Dari 5.500 Virus RNA Baru di Laut, Warning!

MW S Photo Verified Writer MW S

"Less is More" Ludwig Mies Van der Rohe.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia

Berita Terkini Lainnya