Comscore Tracker

Kulit Gatal-gatal? Mungkin Kamu Mengalami 10 Kondisi Medis Ini

Beda penyebab, berbeda pula penanganannya

Pernahkah kamu merasakan sensasi gatal yang menyebalkan di kulit? Bahkan, setelah digaruk justru rasa gatalnya makin menjadi-jadi? Ingin mengobatinya tapi bingung karena tidak tahu apa penyebab dari rasa gatal tersebut?

Daripada berasumsi sendiri, cari tahu jawabannya di bawah ini, yuk! Mungkin, kamu mengalami salah satu di antaranya.

1. Alergi

Kulit Gatal-gatal? Mungkin Kamu Mengalami 10 Kondisi Medis Iniaircaremd.com

Apakah kamu merasakan gatal-gatal disertai dengan tonjolan atau benjolan yang timbul? Kemungkinan besar, ini disebabkan oleh paparan alergen. Selain gatal, acap kali terasa perih dan muncul sensasi terbakar. Benjolan dan rasa gatal ini bisa muncul di bagian tubuh mana pun dan ukurannya bervariasi.

Reaksi alergi ini dipicu oleh banyak faktor, seperti bahan kimia yang tak sengaja terhirup atau tertelan. Kemungkinan lainnya adalah hay fever atau rinitis alergi, tetapi bisa juga karena spora jamur di udara atau serbuk sari bunga.

2. Dermatitis, lupus, atau rosasea

Kulit Gatal-gatal? Mungkin Kamu Mengalami 10 Kondisi Medis Inibalmonds.co.uk

Jika gatal-gatal disertai dengan ruam kupu-kupu (butterfly rash), ini adalah tanda awal lupus. Lupus merupakan gangguan autoinflamasi yang ditandai dengan peradangan pada kulit. Gejalanya bervariasi, mulai dari rambut rontok, kelelahan, demam, sendi bengkak, masalah gastrointestinal, masalah tiroid, hingga komplikasi ginjal.

Selain lupus, ruam kupu-kupu juga mengindikasikan kondisi lain, semisal rosasea atau dermatitis kontak. Gejala rosasea adalah wajah kemerahan dan bengkak, timbul benjolan atau jerawat, iritasi mata, hingga penebalan kulit. Umumnya, ini disebabkan oleh iritasi dari zat tertentu seperti kosmetik, wewangian, perhiasan, dan tanaman.

3. Psoriasis

Kulit Gatal-gatal? Mungkin Kamu Mengalami 10 Kondisi Medis Inihealth.harvard.edu

Gatal-gatal disertai dengan bercak bersisik, kering, dan kemerahan yang muncul di area lengan, siku, atau lutut? Bisa jadi kamu terkena psoriasis! Ini adalah kondisi kulit kronis akibat sistem kekebalan yang terlalu aktif.

Berdasarkan laman Harvard Health Publishing, menurut studi yang dipublikasikan di American Journal of Clinical Dermatology pada tahun 2017 yang melibatkan 5.000 pasien, ditemukan bahwa psoriasis lebih umum terjadi pada laki-laki. Gejalanya ialah timbul peradangan, kulit mengelupas, serta muncul bercak kulit yang tebal, kemerahan, dengan retakan putih.

4. Penyakit seliak

Kulit Gatal-gatal? Mungkin Kamu Mengalami 10 Kondisi Medis Iniliverdoctor.com

Meski identik dengan pencernaan, ternyata penyakit seliak bisa memicu dermatitis herpetiformis (DH) dan menyebabkan gatal-gatal. Penyakit seliak timbul dari respons imun yang terganggu akibat makan makanan yang mengandung gluten.

Dikutip dari laman Power of Positivity, DH memberi sinyal pada sistem mukosa usus untuk melepaskan imunoglobin A (IgA), sejenis antibodi. Lalu, lepuh dan benjolan timbul karena IgA bergerak melalui aliran darah dan mengikat sel kulit. Benjolan ini terasa sangat gatal dan kerap muncul di area siku, lutut, dan bokong.

5. Eksim

Kulit Gatal-gatal? Mungkin Kamu Mengalami 10 Kondisi Medis Inidiscovermagazine.com

Merasa gatal dan diiringi dengan kulit meradang? Mungkin, kamu mengalami eksim (istilah bakunya adalah eksem). Dilansir dari laman Neosporin, 70 persen kasus eksim dimulai sebelum usia 5 tahun. Bayi dan anak-anak sering mengalami ruam di pipi atau dagu akibat penyakit kulit ini.

Eksim sangat mudah menyebar ke bagian tubuh lain lewat garukan. Dalam kasus yang parah, kulit bisa iritasi, pecah-pecah dan mengeluarkan cairan. Untuk menghidrasi kulit, oleskan pelembap secara rutin dan gunakan humidifier untuk mencegah kulit kering. Ini bisa membantu masalah kulit tersebut.

Baca Juga: 8 Cara Mengatasi Ruam Kulit, Ampuh dan Bisa Dilakukan di Rumah

6. Hepatitis C

Kulit Gatal-gatal? Mungkin Kamu Mengalami 10 Kondisi Medis Inihealthgrades.com

Apa keterkaitan antara hepatitis C dan gatal-gatal di kulit? Dikutip dari laman Health Grades, hati yang tidak berfungsi dengan baik membuatnya kurang efektif dalam menyaring racun dan protein. Racun dan protein bisa menumpuk di hati, masuk ke aliran darah, dan berimbas ke kulit.

Banyak pengidap hepatitis C yang mengembangkan ruam kulit urtikaria. Tak hanya gatal, bisa juga timbul benjolan, bengkak, atau bekas merah di kulit. Jika sudah stadium akhir, kulit akan semakin mudah memar, kulit dan putih mata menguning (jaundice), dan telapak tangan menjadi kemerahan (palmar eritema).

7. Tuberous sclerosis

Kulit Gatal-gatal? Mungkin Kamu Mengalami 10 Kondisi Medis Inihealthjade.com

Jika kamu mengalami gatal-gatal dan timbul lesi berwarna daging, kamu terkena tuberous sclerosis. Penyakit ini membuat kulit memiliki tekstur yang menyerupai kulit jeruk dan berpotensi mengancam nyawa. Area yang terdampak biasanya hidung dan pipi.

Tak hanya itu, tuberous sclerosis juga bisa menyebabkan pertumbuhan tumor jinak di otak dan organ vital lain. Bahkan, penyakit ini bisa menyebabkan timbunan kalsium di otak, irama jantung abnormal, hingga cacat perkembangan dan cacat intelektual!

8. Biduran

Kulit Gatal-gatal? Mungkin Kamu Mengalami 10 Kondisi Medis Inimedicalxpress.com

Apabila kulitmu terasa gatal, terbakar, dan perih, kemungkinan kamu terkena biduran. Dikutip dari laman Everyday Health, biduran terjadi karena reaksi kulit terhadap histamin, yakni senyawa yang dilepaskan oleh sistem kekebalan tubuh sebagai respons terhadap alergen.

Biduran sering terjadi di area wajah, telinga, dan leher. Menurut Sourab Choudhury, DO, dokter kulit dan kepala petugas medis di Dermatology Specialists, New York City, Amerika Serikat (AS), biduran ditandai dengan bekas merah yang datang dan pergi, terkadang gatal, terbakar, atau menyengat.

9. Plak kulit

Kulit Gatal-gatal? Mungkin Kamu Mengalami 10 Kondisi Medis Inisanovadermatology.com

Selanjutnya, ada plak kulit, yakni lesi gatal yang sering dikaitkan dengan psoriasis. Menurut dr. Adam Mamelak, dokter kulit bersertifikat di Texas, AS, kondisi ini disebabkan oleh sinyal yang salah dari sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, sel-sel kulit tumbuh terlalu cepat, menumpuk dan membentuk plak tebal di permukaan kulit, tuturnya di laman Sanova Dermatology.

Untuk mengatasinya, gunakan produk topikal yang memperlambat pertumbuhan sel kulit dan mengurangi peradangan. Bisa juga dengan fototerapi, yakni memaparkan kulit pada sinar ultraviolet dan memperlambat pertumbuhan sel kulit.

10. Gangguan neurologis

Kulit Gatal-gatal? Mungkin Kamu Mengalami 10 Kondisi Medis Inisciencemag.org

Terakhir, gatal bisa disebabkan oleh gangguan neurologis. Rasa gatal ini tidak bisa diredakan oleh krim atau obat topikal (oles) lain. Sebab, dorongan untuk gatal berasal dari aktivitas otak dan sistem saraf.

Dalam kasus yang ekstrem, ada kasus perempuan yang merasa gatal akibat herpes zoster yang menggaruk tanpa henti hingga menembus tengkoraknya dan masuk ke otak kanannya! Dikutip dari laman Verywell Health, perempuan ini mengidap gatal neurologis yang membuatnya menggaruk tanpa henti.

Nah, itulah 10 penyebab gatal-gatal pada kulit yang perlu kamu ketahui. Beda penyebab, berbeda pula penanganannya. Konsultasikan kulit bermasalah yang kamu alami ke dokter spesialis kulit dan kelamin atau dermatolog, sehingga bisa ditangani secara tepat dan menyeluruh.

Baca Juga: Penyebab Kulit Kering, 7 Hal Ini Ternyata Bisa Pengaruhi Kelembapannya

Topic:

  • Nena Zakiah
  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya