Dalam beberapa tahun terakhir pengobatan berbasis GLP‑1 (misalnya semaglutide, tirzepatide) mengubah pengobatan obesitas dengan penurunan berat badan yang substansial dan bukti klinis kuat
Dulu, menurunkan berat badan sering dianggap hanya soal niat, disiplin, atau menahan lapar. Sekarang, makin jelas bahwa obesitas adalah kondisi kronis yang dipengaruhi hormon, metabolisme, otak, lingkungan makan, tidur, aktivitas fisik, genetik, dan kondisi kesehatan lain.
Tirzepatide dan semaglutide sama-sama bisa menurunkan nafsu makan, dan sama-sama digunakan bersama perubahan gaya hidup. Padahal, keduanya tidak persis sama.
Di Amerika Serikat (AS), tirzepatide dengan merek Zepbound disetujui oleh BPOM AS untuk manajemen berat badan kronis pada orang dewasa dengan obesitas atau overweight dengan setidaknya satu kondisi terkait berat badan, digunakan bersama diet rendah kalori dan peningkatan aktivitas fisik. Di Indonesia, tirzepatide telah mendapat izin edar BPOM sebagai terapi untuk diabetes tipe 2.
Untuk semaglutide, merek Wegovy digunakan untuk manajemen berat badan, sedangkan Ozempic untuk manajemen diabetes tipe 2.
Baik tirzepatide maupun semaglutide bukan obat yang boleh digunakan mandiri tanpa evaluasi medis dan pantauan dokter.
Berikut ini perbedaan tirzepatide dan semaglutide dalam membantu menurunkan berat badan.
