Tidak semua cedera treadmill dapat ditangani sendiri di rumah. Dalam beberapa kondisi, pemeriksaan medis sangat dianjurkan.
Segera cari bantuan medis jika:
Luka tampak dalam atau luas.
Perdarahan tidak berhenti setelah ditekan.
Muncul tanda infeksi seperti kemerahan, bengkak, nanah, atau demam.
Korban mengalami pusing, muntah, atau kehilangan kesadaran.
Luka gesek yang dalam berisiko mengalami infeksi dan mungkin memerlukan perawatan luka khusus.
Selain itu, jika kamu merasakan nyeri hebat pada sendi atau kesulitan menggerakkan anggota tubuh, kemungkinan terjadi cedera otot, ligamen, atau tulang sehingga pemeriksaan medis diperlukan.
Jatuh di treadmill bisa dialami siapa pun, terutama ketika kelelahan, hilang keseimbangan, atau kurang fokus saat berolahraga. Cedera tidak selalu ringan, karena gesekan sabuk treadmill dapat menyebabkan luka cukup serius.
Mengetahui langkah pertolongan pertama jatuh di treadmill dapat membantu mencegah cedera lebih parah. Jika luka terlihat serius atau muncul gejala yang mengkhawatirkan, segera cari bantuan medis.
Referensi
American Academy of Dermatology. “How to Treat Minor Cuts." Diakses Maret 2026.
Pirko Maguiña, Tina L. Palmieri, and David G. Greenhalgh, “Treadmills: A Preventable Source of Pediatric Friction Burn Injuries,” Journal of Burn Care & Rehabilitation 25, no. 2 (March 1, 2004): 201–4, https://doi.org/10.1097/01.bcr.0000111760.85642.ab.
Margaret L. Collier et al., “Home Treadmill Friction Injuries: A Five-Year Review,” Journal of Burn Care & Rehabilitation 25, no. 5 (September 1, 2004): 441–44, https://doi.org/10.1097/01.bcr.0000138296.96905.ef.
“Burning More Than Calories: Treadmill Friction Injuries in Children,” PubMed, December 1, 2009, https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20108799/.
American College of Surgeons. “Wound Home Care.” Diakses Maret 2026.