Comscore Tracker

Kaki Datar, Kondisi Telapak Kaki yang Tidak Memiliki Lengkungan

Normal terjadi pada bayi dan balita

Normalnya, telapak kaki punya lengkungan di sisi bagian dalam, sehingga tampak ada celah antara telapak kaki bagian tengah dengan lantai saat kita berdiri. Bila lengkungan tersebut tidak ada, ini merupakan kondisi kaki datar atau kaki rata (juga dikenal sebagai flat feet, pes planus, atau fallen arches).

Lengkungan kaki berperan dalam membantu mendistribusikan berat badan ke seluruh permukaan kaki dan tungkai. Struktur lengkungan kaki juga memengaruhi jalan kita berjalan, sehingga harus kokoh dan fleksibel untuk beradaptasi dengan tekanan dan berbagai permukaan.

Lantas, apa itu kondisi kaki datar, gejala, penyebab, serta pengobatannya? Simak ulasannya berikut ini, ya!

1. Kondisi kaki dengan lengkungan yang terlalu rendah atau tidak ada

Kaki Datar, Kondisi Telapak Kaki yang Tidak Memiliki Lengkunganilustrasi kaki datar atau flat feet (kenkoh.jp)

Dilansir Medical News Today, orang dengan kaki datar memiliki lengkungan telapak kaki yang terlalu rendah atau bahkan tidak ada lengkungan. Ini membuat seluruh telapak kaki tampak menyentuh lantai atau permukaan saat berdiri.

Anak-anak dan bayi sering terlihat memiliki kaki datar karena lengkungan kakinya masih dalam pembentukan. Seiring waktu, lengkungan kaki seharusnya akan berkembang secara normal. Selain itu, lemak pada kaki bayi juga menutupi lengkungan, sehingga telapak kaki terlihat rata atau datar.

Memiliki kaki datar selama masa kanak-kanak bukan berarti ia akan tumbuh besar dengan kondisi tersebut. Namun, bila anak-anak memiliki kaki datar akibat pembentukan tulang yang terganggu atau kondisi lainnya, maka dokter perlu menangani penyebab yang mendasarinya.

Mengutip Mayo Clinic, kaki datar dapat terjadi ketika lengkungan tidak berkembang selama masa kanak-kanak. Dalam kasus lain, bisa juga kaki datar terjadi akibat cedera atau faktor penuaan. Kaki datar kadang menyebabkan masalah pada pergelangan kaki dan lutut karena bisa mengubah kesejajaran kaki.

2. Gejala kaki datar

Kaki Datar, Kondisi Telapak Kaki yang Tidak Memiliki Lengkunganilustrasi kaki datar (urgentlyorthoaz.com)

Ditandai dengan lengkungan kaki yang terlalu rendah atau tidak ada, kaki datar tidak selalu menimbulkan keluhan atau gejala. Namun, dalam beberapa kasus gejala yang mungkin muncul, antara lain:

  • Kaki mudah lelah
  • Nyeri kaki, terutama di area lengkungan kaki dan tumit
  • Pembengkakan di bagian bawah kaki
  • Nyeri di punggung dan tungkai
  • Sulit berjinjit
  • Salah satu atau kedua kaki terasa kaku

Kaki datar juga dapat menyebabkan distribusi berat badan yang tidak merata. Hal ini mengakibatkan sepatu menjadi aus secara tidak merata atau lebih cepat dari biasanya, terutama di satu sisi.

Baca Juga: Gak Disangka, Ini 5 Manfaat Mengangkat Kaki ke Dinding Sambil Tiduran!

3. Jenis-jenis kaki datar

Kaki Datar, Kondisi Telapak Kaki yang Tidak Memiliki Lengkunganilustrasi jenis kaki datar (runrepeat.com)

Dikutip dari laman MedicineNet, ada dua jenis umum kaki datar, yaitu kaki datar fleksibel (flexible flat foot) dan kaku (rigid flat foot).

Pada jenis kaki datar fleksibel, kaki memiliki lengkungan normal saat penderitanya beristirahat (tidak berdiri atau berjalan), tetapi menghilang saat kaki bersentuhan dengan permukaan. Kaki datar fleksibel kadang juga disebut pediatric flat foot karena pertama kali terlihat pada masa kanak-kanak.

Sementara itu, pada jenis kaki datar yang kaku, tidak ada lengkungan pada kaki meskipun sedang tidak menapakkan kaki. Jenis ini lebih jarang terjadi pada anak-anak.

4. Penyebab dan faktor risiko kaki datar

Kaki Datar, Kondisi Telapak Kaki yang Tidak Memiliki Lengkunganilustrasi obesitas (freepik.com/jcomp)

Kaki datar berhubungan dengan jaringan dan tulang di kaki dan tungkai bawah. Kondisi ini normal terjadi pada bayi dan balita karena tendon butuh waktu untuk mengencang dan membentuk lengkungan kaki. Jika pengencangan tersebut tidak terjadi sepenuhnya, hal ini dapat menyebabkan kaki menjadi datar.

Dirangkum dari beberapa sumber, sejumlah kondisi yang dapat menyebabkan kaki datar di antaranya:

  • Kelainan yang timbul sejak lahir
  • Faktor genetik
  • Tendon kaki yang meregang atau robek
  • Kerusakan pada tendon tibialis posterior
  • Patah tulang atau dislokasi
  • Cedera kaki atau pergelangan kaki
  • Penyakit tertentu, seperti artritis reumatoid
  • Gangguan saraf atau penyakit otot, seperti cerebral palsy, distrofi otot, atau spina bifida
  • Tarsal coalition, kondisi yang menyebabkan tulang-tulang kaki menyatu secara abnormal sehingga mengakibatkan kaki kaku dan datar. Umumnya, kondisi ini dapat terjadi pada anak-anak

Selain itu, faktor lain yang dapat meningkatkan risiko kaki datar, seperti :

  • Obesitas
  • Diabetes
  • Proses penuaan
  • Kehamilan

5. Pengobatan kaki datar

Kaki Datar, Kondisi Telapak Kaki yang Tidak Memiliki Lengkunganilustrasi orthotics (thepodiatrygroup.com)

Pengobatan biasanya diperlukan jika kaki datar menimbulkan gangguan dan ketidaknyamanan, misalnya nyeri.

Menurut laporan dalam jurnal Current Reviews in Musculoskeletal Medicine tahun 2013, orang-orang dengan gejala persisten atau parah mungkin bisa mendapat manfaat dari dukungan orthotic dan gymnastic kaki. Sebelum operasi dipertimbangkan, perawatan konservatif seperti obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID), kortikosteroid, dan orthotics atau bracing akan dilakukan.

Pengobatan bergantung pada tingkat keparahan dan penyebab yang mendasarinya. Beberapa pilihan perawatannya meliputi:

  • Penggunaan alat pendukung kaki, seperti orthotics kaki berupa insole, penyangga kaki (braces) atau sepatu khusus
  • Mengonsumsi obat pereda nyeri sesuai anjuran dokter
  • Latihan peregangan
  • Terapi fisik
  • Perubahan gaya hidup, seperti menurunkan berat badan jika mengalami obesitas dan menghindari aktivitas yang memberikan beban berlebih pada kaki, misalnya berlari atau melompat
  • Berisitirahat dan menempelkan kompres dingin untuk meredakan nyeri dan mengurangi pembengkakan

Jika nyeri atau kerusakan kaki tergolong parah, dokter mungkin merekomendasikan operasi.

6. Komplikasi yang bisa terjadi

Kaki Datar, Kondisi Telapak Kaki yang Tidak Memiliki Lengkunganilustrasi berjalan (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Orang-orang dengan masalah telapak kaki, pergelangan kaki, atau kaki bagian bawah akan mendapati kondisi datar berkontribusi pada kondisi di bawah ini atau memperburuk gejalanya:

  • Tendonitis Achilles
  • Artritis di satu atau kedua pergelangan kaki
  • Artritis di satu atau dua telapak kaki
  • Bunion
  • Hammer toe
  • Plantar fasciitis
  • Bidai tulang kering (shin splint)
  • Tendonitis tibialis posterior 

Kaki datar dapat memengaruhi kesejajaran tubuh saat berdiri, berjalan, atau berlari. Akibatnya, penderitanya bisa mengalami rasa sakit yang berkembang di pinggul, lutut, dan pergelangan kaki.

Demikianlah beberapa hal seputar kaki datar. Apabila memiliki kondisi lengkungan kaki yang tidak normal dan disertai gejala yang tidak biasa, sebaiknya konsultasikan ke dokter agar diketahui penyebab pastinya dan mendapatkan penanganan yang sesuai.

Baca Juga: 14 Penyebab Kaki Bengkak, Dari Hamil hingga Gagal Jantung

Rifa Photo Verified Writer Rifa

.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya