ilustrasi alat bantu berjalan (pexels.com/Anna Shvets)
Tidak ada obat yang diketahui untuk SCA. Pilihan pengobatan terbaik untuk kondisi ini bervariasi menurut jenisnya, dan sering kali bergantung pada tanda dan gejala yang ada pada setiap pasien.
Gejala SCA yang paling umum adalah ataksia. Terapi fisik dapat membantu memperkuat otot, sementara perangkat khusus (misalnya tongkat, kruk, alat bantu jalan, atau kursi roda) dapat membantu mobilitas dan aktivitas kehidupan sehari-hari lainnya.[
Banyak orang dengan SCA memiliki gejala lain selain ataksia, seperti tremor, kekakuan, kejang otot, dan gangguan tidur. Obat-obatan atau terapi lain mungkin disarankan untuk beberapa gejala ini.
Ada satu laporan yang menjelaskan beberapa perbaikan gejala dengan zolpidem 10 mg dalam empat dari lima anggota keluarga dengan SCA tipe 2, dan percobaan dari 20 pasien dengan SCA3 menemukan bahwa varenicline menyebabkan perbaikan pada beberapa, tetapi tidak semua gejala.
ilustrasi pasien dengan spinocerebellar ataxia (unsplash.com/Steven HWG)
Sekitar 10–15 tahun setelah gejala SCA muncul (terutama SCA3), pasien akan membutuhkan kursi roda karena kelumpuhan pada lengan dan kaki. Jika pasien SCA sudah berusia lanjut, kondisinya harus dipantau secara intensif oleh ahli saraf.
Tak jarang pasien SCA lansia akan butuh pengasuh untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Walaupun SCA tidak selalu mematikan, tetapi penyakit keturunan ini secara dapat secara signifikan menurunkan kualitas hidup, sehingga dapat memengaruhi kondisi psikologis pasien. Banyak pasien yang mengalami depresi karena tidak dapat beraktivitas secara normal, sehingga mereka juga membutuhkan bimbingan psikologis.
Demikianlah informasi mengenai spinocerebellar ataxia. Prognosis untuk pasien dengan kondisi ini bervariasi, dan berbeda-beda tergantung pada jenis SCA. Prognosis sering didasarkan pada jenis SCA, SCA1, SCA2, SCA3, dan SCA6 yang paling umum. Pasien dengan jenis SCA tersebut biasanya membutuhkan kursi roda 10–15 tahun setelah gejala muncul serta akan butuh bantuan dalam melakukan tugas sehari-hari.