ilustrasi orang dengan hipertensi sedang cek tekanan darah (pexels.com/Gustavo Fring)
Sebelum meresepkan obat, dokter akan mempertimbangkan rata-rata tekanan darah, riwayat penyakit, usia, fungsi ginjal, obat lain yang dikonsumsi, serta risiko serangan jantung dan stroke.
Menurut pedoman American Heart Association (AHA) dan American College of Cardiology (ACC) (AHA/ACC) 2025, terapi obat bersama perubahan gaya hidup direkomendasikan bagi orang dewasa dengan rata-rata tekanan darah sedikitnya 140/90 mmHg. Obat juga dapat dimulai pada rata-rata sedikitnya 130/80 mmHg apabila seseorang memiliki penyakit kardiovaskular, riwayat stroke, diabetes, penyakit ginjal kronis, atau risiko kardiovaskular sepuluh tahun yang meningkat.
Bagi orang dengan rata-rata 130–139/80–89 mmHg dan risiko kardiovaskular lebih rendah, pedoman tersebut menganjurkan perbaikan gaya hidup terlebih dahulu selama sekitar 3–6 bulan. Obat dipertimbangkan apabila tekanan darah tetap tinggi.
Artinya, hasil seperti 150/95 mmHg sekali saja tidak otomatis kamu harus minum obat darah itu pada saat itu juga. Akan tetapi, jika angka serupa terus muncul, jangan menunda pemeriksaan dokter. Hipertensi sering tidak menimbulkan gejala, tetapi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan gangguan kognitif.
Efek “jas putih” juga mungkin terjadi, yaitu tekanan darah tinggi di klinik tetapi lebih rendah di rumah. Kondisi ini tetap perlu dipantau. Sebuah tinjauan sistematis dan metaanalisis menemukan bahwa hipertensi jas putih (white-coat hypertension) yang tidak ditangani berkaitan dengan peningkatan risiko kejadian kardiovaskular dan kematian dibandingkan tekanan darah normal.
Jangan minum obat hipertensi milik orang lain, mengulang resep lama tanpa arahan, atau menggandakan dosis obat sendiri. Jika kamu sudah mendapat obat rutin, tetap gunakan sesuai resep dan hubungi dokter apabila tekanan darah tetap tinggi. Menurunkan tekanan darah terlalu cepat atau menggunakan obat yang tidak sesuai juga dapat menimbulkan masalah.