Pagi setelah hujan abu, udara mungkin terlihat lebih jernih. Namun, lapisan abu yang menutupi jalan dan halaman dapat kembali beterbangan ketika tertiup angin, terlindas kendaraan, atau tersapu.
Sebagian partikel cukup kecil untuk masuk jauh ke saluran napas. Paparannya dapat menyebabkan batuk, tenggorokan perih, dada terasa sesak, mengi, dan kesulitan bernapas. Orang dengan asma, bayi dan anak-anak, serta penderita penyakit paru atau jantung lebih mudah mengalami keluhan.
Tidak ada cara yang menjamin sesak tidak akan terjadi. Namun, jumlah abu yang terhirup dapat dikurangi melalui langkah-langkah berikut.
