Infeksi cacing tambang (hookworm) bukan penyakit yang sering dibicarakan, tetapi dampaknya nyata. Parasit ini hidup di usus kecil dan menghisap darah, menyebabkan anemia defisiensi zat besi—kondisi yang diam-diam menggerus kesehatan jutaan orang di seluruh dunia.
Menurut data global, sekitar 113 juta orang terinfeksi cacing tambang, dengan beberapa estimasi mencapai lebih dari 400 juta. Beban terbesar jatuh pada wilayah dengan sumber daya terbatas seperti Afrika sub-Sahara, Asia Tenggara, dan Amerika Selatan. Anak-anak dan ibu hamil menjadi kelompok paling rentan.
Anemia akibat cacing tambang bukan sekadar masalah medis, tetapi juga sosial. Pada anak-anak, kondisi ini dapat menghambat perkembangan kognitif dan fisik. Pada ibu hamil, risiko komplikasi meningkat.
Selama ini, upaya pengendalian lebih banyak bergantung pada obat antiparasit, tetapi reinfeksi sering terjadi. Di titik inilah kebutuhan akan vaksin menjadi makin mendesak.
