Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Menapa Tubuh Terasa Pegal setelah Lama Tidak Berolahraga?

Menapa Tubuh Terasa Pegal setelah Lama Tidak Berolahraga?
ilustrasi sakit punggung (pexels.com/Karolina Kaboompics)
Intinya Sih
  • Rasa pegal setelah lama tidak berolahraga muncul karena otot sedang beradaptasi kembali terhadap aktivitas fisik yang meningkat dan mengalami proses pemulihan alami.
  • Kurangnya pemanasan membuat tubuh kaget, aliran darah belum optimal, serta otot menjadi lebih kaku sehingga rasa pegal terasa lebih kuat setelah olahraga.
  • Olahraga dengan intensitas terlalu tinggi tanpa penyesuaian bertahap membuat otot bekerja keras, memperpanjang waktu pemulihan, dan meningkatkan risiko kelelahan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Banyak orang mulai kembali berolahraga setelah lama berhenti karena kesibukan, rasa malas, atau perubahan rutinitas sehari-hari. Namun, setelah tubuh kembali bergerak aktif, rasa pegal sering muncul terutama pada bagian kaki, lengan, atau punggung. Kondisi ini biasanya membuat tubuh terasa tidak nyaman hingga aktivitas sehari-hari menjadi sedikit terganggu.

Meski terasa mengganggu, pegal setelah berolahraga sebenarnya merupakan reaksi yang cukup umum terjadi, terutama bagi tubuh yang sudah lama tidak terbiasa bergerak aktif. Tubuh terasa pegal setelah lama tidak berolahraga biasanya berkaitan dengan proses adaptasi otot terhadap aktivitas fisik yang kembali meningkat. Yuk, simak lebih lanjut di bawah ini!

1. Otot mengalami adaptasi setelah lama tidak digunakan

ilustrasi otot tubuh
ilustrasi otot tubuh (pexels.com/Pikx By Panther)

Ketika tubuh jarang bergerak dalam waktu lama, otot akan terbiasa bekerja dengan intensitas rendah. Saat mulai kembali berolahraga, otot dipaksa melakukan aktivitas yang lebih berat dibandingkan biasanya sehingga muncul tekanan baru pada jaringan otot. Kondisi ini menyebabkan tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi terhadap perubahan aktivitas fisik yang meningkat secara mendadak.

Dalam proses tersebut, serat otot dapat mengalami kerusakan kecil yang sebenarnya normal terjadi setelah olahraga. Tubuh kemudian akan memperbaiki jaringan tersebut agar otot menjadi lebih kuat dibandingkan sebelumnya. Proses pemulihan inilah yang sering menimbulkan rasa pegal beberapa jam hingga beberapa hari setelah berolahraga.

2. Kurangnya pemanasan membuat tubuh lebih kaget

ilustrasi pemanasan
ilustrasi pemanasan (freepik.com/jcomp)

Banyak orang langsung memulai olahraga tanpa memberi waktu tubuh untuk beradaptasi terlebih dahulu. Padahal, pemanasan memiliki peran penting untuk meningkatkan aliran darah, menaikkan suhu otot, dan mempersiapkan tubuh menghadapi aktivitas yang lebih berat. Jika pemanasan dilewatkan, otot menjadi lebih kaku dan rentan mengalami ketegangan saat bergerak.

Kondisi ini biasanya membuat rasa pegal terasa lebih kuat setelah olahraga selesai. Selain itu, tubuh yang lama tidak aktif cenderung memiliki fleksibilitas lebih rendah sehingga gerakan tertentu terasa lebih berat dibandingkan sebelumnya. Dengan melakukan pemanasan secara perlahan, tubuh memiliki kesempatan untuk menyesuaikan diri sebelum masuk ke aktivitas utama.

3. Tubuh belum terbiasa dengan intensitas aktivitas

ilustrasi latihan di gym
ilustrasi latihan di gym (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Keinginan untuk cepat kembali bugar sering membuat seseorang berolahraga terlalu berat pada awal latihan. Misalnya, langsung berlari jauh, mengangkat beban berlebihan, atau melakukan latihan intensitas tinggi setelah lama tidak aktif. Padahal, tubuh membutuhkan proses bertahap agar otot, sendi, dan sistem pernapasan dapat menyesuaikan diri dengan baik.

Ketika intensitas olahraga terlalu tinggi, otot bekerja lebih keras dari biasanya sehingga rasa pegal menjadi lebih terasa. Selain itu, tubuh juga membutuhkan energi dan oksigen lebih banyak untuk mendukung aktivitas tersebut. Jika kondisi fisik belum siap, tubuh akan terasa lebih cepat lelah dan proses pemulihan menjadi lebih lama.

4. Proses pemulihan tubuh membutuhkan waktu

ilustrasi pria yang sedang tidur
ilustrasi pria yang sedang tidur (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Rasa pegal setelah olahraga sebenarnya menunjukkan bahwa tubuh sedang melakukan proses pemulihan dan penyesuaian. Setelah aktivitas fisik, tubuh bekerja memperbaiki jaringan otot, mengembalikan energi, dan menyeimbangkan kondisi tubuh secara keseluruhan. Proses ini membutuhkan waktu yang cukup, terutama jika sebelumnya tubuh lama tidak aktif bergerak.

Kurang tidur, asupan cairan yang rendah, dan pola makan yang kurang baik juga dapat membuat pemulihan berjalan lebih lambat. Akibatnya, rasa pegal terasa lebih lama dan tubuh menjadi kurang nyaman untuk bergerak. Karena itu, istirahat yang cukup serta konsumsi makanan bergizi sangat penting setelah olahraga.

Tubuh terasa pegal setelah lama tidak berolahraga merupakan kondisi yang umum terjadi karena otot sedang beradaptasi kembali terhadap aktivitas fisik. Rasa nyeri tersebut biasanya dipengaruhi oleh perubahan aktivitas mendadak, kurangnya pemanasan, hingga intensitas olahraga yang terlalu tinggi. Selama dilakukan secara bertahap dan diimbangi dengan istirahat yang cukup, tubuh akan perlahan menyesuaikan diri dan menjadi lebih bugar dibandingkan sebelumnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo

Related Articles

See More