"Masa lalu adalah urusan perasaan. Dan masa depan adalah urusan pemikiran," - Dilan (00.29).
"Aku gak ada apa-apa sama Hana, itu cuma kemanusiaan aja... Kemanusiaan yang adil dan beradab," - Dilan (1:11).
"Lia punya masa lalu. Aku punya Dilan," - Ancika (1:49)
3 Hal di Trailer Dilan ITB 1997 yang Sita Perhatian, Ada Soeharto?

Menyambut penayangan film Dilan ITB 1997 pada Kamis (30/4/2026) mendatang, Falcon mengunggah trailer berdurasi 2 menit 38 detik di berbagai media sosial mereka. Saat trailer baru dimulai, netizen dibuat salah fokus sama penggambaran Dilan dan Milea versi anak kuliahan di film ini.
Sementara ketika trailer ini hendak berakhir, salah satu dialog yang dianggap menghormati sosok Soeharto justru menuai beragam respons. Simak deretan hal di trailer Dilan ITB 1997 (2026) yang mencuri perhatian netizen!
1. Kalimat di akhir trailer yang dianggap menghormati Soeharto jadi viral

Kalimat yang dilontarkan Dilan (Ariel Noah) di 14 detik terakhir trailer Dilan ITB 1997 (2026) justru menjadi highlight yang ramai dibicarakan. Segala pujian yang mungkin ingin dilontarkan netizen, justru berubah menjadi kritikan. Bukan tanpa alasan, kalimat yang berbunyi, "Terima kasih, Soeharto" dianggap sebagai ungkapan hormat kepada Presiden kedua Republik Indonesia tersebut.
Menilik adegan di dalam trailer, sebenarnya kalimat yang dilontarkan Dilan cukup beralasan. Setelah mendampingi teman-temannya berdemo di tengah rezim Soeharto, Dilan mengucapkan kalimat tersebut dalam bentuk sarkasme, bukan arti sebenarnya. Namun, bagaimana maksud Dilan sebenarnya tidak bisa dilihat secara gamblang oleh netizen hanya melalui trailer berdurasi 2 menit 38 detik tersebut.
2. Penampilan Dilan dan Milea versi anak kuliahan yang diperankan aktor di usia matang

Di sisi lain, jika kita mundur ke bagian awal trailer, visual Ariel Noah sebagai Dilan hingga Milea yang diperankan oleh Raline Shah juga menuai pro kontra. Meski dari segi akting mereka patut diacungi jempol, tapi visual mereka lebih cocok menggambarkan Dilan dan Milea saat memasuki usia bekerja.
Selain itu, banyak penonton membandingkan chemistry antara Dilan-Milea dan Dilan-Ancika (Niken Anjani) di trailer tersebut. Menurut saya pribadi, chemistry Dilan dan Ancika dibangun dengan sangat apik di trailer tersebut.
Sayangnya, beberapa netizen justru tetap mendukung Dilan dan Milea, meski alur cerita di novelnya tidak demikian. Sementara itu, saya merasa interaksi antara Dilan dan Milea justru terkesan cringe.
3. Celetukan Dilan versi Ariel dan Ancika, dari yang kocak sampai puitis, mencuri perhatian

Sejak film pertamanya, celetukan Dilan yang puitis selalu menjadi daya tarik. Tidak berbeda jauh dengan celetukan-celetukan yang Dilan versi Ariel Noah ini sampaikan. Gak melulu puitis, ada juga yang justru mengundang tawa.
Selain itu, beberapa celetukan Dilan yang fenomenal sejak film pertama juga kembali dilontarkan, baik oleh Ancika maupun Milea. Terlepas dari kritikan yang diterima, sebenarnya netizen juga memuji aura Ariel sebagai Dilan dan tidak sabar menantikan penayangan film ini. Bagaimana menurutmu?


















