Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mikha Angelo Sebut The Overtunes Stuck di Panggung yang Gak Pas, Kenapa?

Mikha Angelo Sebut The Overtunes Stuck di Panggung yang Gak Pas, Kenapa?
momen konferensi pers The Overtunes pada Senin (18/5/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
Intinya Sih
  • Mikha Angelo mengungkap The Overtunes sering tampil di panggung festival yang kurang cocok karena lagu mereka lebih pas untuk suasana santai, bukan acara berenergi tinggi.
  • The Overtunes merasa menemukan audiens yang sesuai saat tampil di Jakarta Literasi Festival, di mana karakter musik mereka dianggap sejalan dengan para pembaca buku.
  • Mikha menilai pembaca buku lebih mampu memahami pesan dan emosi dalam lirik The Overtunes, sekaligus mengumumkan kolaborasi dengan Gramedia untuk perilisan lagu baru 'Sampai Kapan'.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Kerap wara-wiri ke berbagai panggung festival, The Overtunes ternyata gak selalu merasa cocok. Mikha, salah satu anggotanya, menyebut, lagu-lagu The Overtunes memang kurang pas jika dibawakan di festival-festival yang punya vibe berenergi tinggi.

Band pelantun lagu "I Still Love You" ini sering merasa terjebak di acara-acara yang mengharuskan mereka memacu energi penonton. Baca artikel lengkapnya di bawah ini!

1. Mikha Angelo merasa The Overtunes stuck di panggung yang gak sesuai

momen konferensi pers The Overtunes pada Senin (18/5/2026)
momen konferensi pers The Overtunes pada Senin (18/5/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (18/5/2026), Mikha mengungkapkan, selama ini The Overtunes sering kali tampil di acara yang mengharuskan mereka memacu semangat penonton agar terus bergerak lincah. Padahal baginya, karakter asli lagu-lagu mereka jauh lebih pas dinikmati dalam suasana yang santai.

"Dan dari dulu tuh kalau dari aku pribadi, The Overtunes sering ada di tempat yang gak enak sebagai penampil, karena kita rasa lagu-lagu kita tuh cocok untuk suasana kayak gini, yang kayak semuanya tuh lagi santai pada pengin mendengarkan aja," ungkap Mikha.

Ia melanjutkan, "Kita kayak lumayan stuck untuk manggung di tempat di mana sebetulnya lebih expected untuk bawain lagu-lagu yang cepet, bikin semua orang happy-happy dan loncat-loncat."

2. Mikha Angelo merasa The Overtunes cocok berkolaborasi dengan buku

momen konferensi pers The Overtunes pada Senin (18/5/2026)
momen konferensi pers The Overtunes pada Senin (18/5/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Mikha pun menemukan titik temu kenyamanan saat ikut serta dalam Jakarta Literasi Festival atau Jalkot. Dari situ, ia menemukan audiens yang dianggap sesuai dengan The Overtunes.

"Dan akhirnya kemarin tuh pertama kali banget kita sempat ke Jalkot tadi tuh untuk pesta literasi itu. Dan kita merasa kayak, 'Oh ya ini memang bener kayaknya lagu-lagu Overtunes dan karakter kita pun sebagai seniman tuh cocok dengan kalian (pembaca buku)'," tuturnya lebih lanjut.

3. Mikha Angelo merasa pembaca buku bisa lebih memahami lagu-lagu The Overtunes

momen konferensi pers The Overtunes pada Senin (18/5/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)
momen konferensi pers The Overtunes pada Senin (18/5/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Ketertarikan The Overtunes pada acara berbasis literasi bukan tanpa alasan. Mikha merasa ada kesamaan frekuensi antara penulis lagu dan para pembaca buku. Ia berpendapat kalau para penikmat buku biasanya memiliki rasa sensitif yang lebih tinggi dalam menangkap pesan dan intensi di balik sebuah lirik lagu.

"Kadang ya merasa seni atau lagu yang kita tulis bisa lebih diapresiasi oleh pendengar yang juga adalah pembaca buku. Karena aku merasa banyak pembaca buku tuh sangat mengapresiasi penulisan yang baik," ujar Mikha.

Vokalis The Overtunes ini juga menambahkan, "Aku juga baca buku tuh kerasa banget intensi dari penulisnya gitu. Kayak kita kadang-kadang ada yang dibawanya emosinya gini-gini, ada yang bener-bener linear banget."

Kini, The Overtunes pun siap merilis album baru untuk mengobati rasa rindu penggemar dengan cara unik. Untuk memulai comeback-nya, mereka pun bekerja sama Gramedia Pustaka Utama untuk mengadakan listening session lagu terbarunya, "Sampai Kapan".

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zahrotustianah
EditorZahrotustianah
Follow Us

Related Articles

See More