Comscore Tracker

10 Lirik Lagu Puitis Tulus yang Bisa Menghipnotis Pendengar Musik

Kita adalah sepasang sepatu, selalu bersama tak bisa bersatu

Muhammad Tulus atau yang populer dikenal dengan nama panggung Tulus merupakan salah satu musisi pria terbaik yang dimiliki Indonesia. Ia memulai kariernya sejak bangku kuliah dari panggung kecil hingga meraih penjualan album ribuan dan menggelar konser nasional. 

Selama sembilan tahun berkarya, ia telah mengeluarkan tiga album, yakni "Tulus" pada 2011, "Gajah" 2014, dan terakhir "Monokrom" pada 2016 lalu. Soal prestasi tentu gak perlu dijelaskan panjang lebar ya, dari 2014 hingga 2018 ia telah mengantongi puluhan nominasi. Dia juga jadi salah satu musisi yang cukup cemerlang dengan memenangi dua penghargaan Anugerah Musik Indonesia dalam kategori Album Terbaik dalam waktu tiga tahun saja. 

Ngomongin soal Tulus, maka kita gak boleh ngelewatin untuk membahas lagu-lagunya yang selalu unik dan sangat berkarakter, terutama pada bagian lirik. Jika sebagian besar lagu di era 4.0 ini berisi lirik yang blak-blakan, maka Tulus hadir dengan prosa dan pilihan kata yang sangat tertata, bahkan terbilang puitis seperti, di 10 lagu berikut ini. 

1. Teman Hidup

https://www.youtube.com/embed/dt4Ueda_h6Y

Tetaplah bersamaku jadi teman hidupku. Berdua kita hadapi dunia. Kau milikku, milikmu kita satukan tuju. Bersama arungi derasnya waktu. Kau milikku, ku milikmu. Kau jiwa yang selalu aku puja

Lagu yang gak akan pernah membosankan untuk didengar, nih. Perpaduan lirik sederhana namun penuh makna dengan suara merdu khas Tulus membuat "Teman Hidup" ngademin hati banget. Harus masuk dalam daftar lagu untuk pernikahan kamu nantinya.

2. Jangan Cintai Aku Apa Adanya

https://www.youtube.com/embed/5L1RVCtL1D0

Dalam menjalin hubungan, kamu lebih milih diterima apa adanya atau bertumbuh bersama untuk menjadi yang terbaik? Masalah yang hampir dihadapi setiap orang ini dijawab dengan lugas lewat "Jangan Cintai Aku Apa Adanya". Liriknya ngena banget, nih!

Kau tak pernah marah. Bila ku salah, kau selalu memuji. Apapun hasil tanganku yang tidak jarang payah. Jangan cintai aku apa adanya. Jangan. Tuntutlah sesuatu biar kita jalan ke depan. Aku ingin lama jadi petamu. Aku ingin jadi jagoanmu

3. Tukar Jiwa

https://www.youtube.com/embed/aHPUWgYgees

Coba satu hari saja kau jadi diriku. Kau akan mengerti. Bagaimana ku melihatmu, mengagumimu, menyayangimu. Dari sudut pandangku, dari sudut pandangku

Buat kamu yang cintanya masih bertepuk sebelah tangan, kirimin lagu "Tukar Jiwa" deh, buat dia yang gak peka-peka. Kalau kata Tulus gini, "Coba jadi aku dulu." Uh, pedih. 

4. Monokrom

https://www.youtube.com/embed/QqJ-Vp8mvbk

Dimanapun kalian berada, ku kirimkan terima kasih. Untuk warna dalam hidupku dan banyak kenangan indah, kau melukis aku

"Monokrom" dibuka dengan instrumen yang menyejukkan telinga. Jika mendengar secara sekilas, kamu mungkin akan berpikir ini lagu cinta romantis. Namun, coba dengerin lebih dari sekali, maka kamu akan tahu bahwa "Monokrom" memiliki makna secara universal. Tentang rasa syukur pernah dicintai dan mencintai.

5. Pamit

https://www.youtube.com/embed/G2-ZC9NpDBg

Sudah coba berbagai cara agar kita tetap bersama. Yang tersisa dari kisah ini hanya kau takut kuhilang. Perdebatan apapun menuju kata pisah. Jangan paksakan genggamanmu. Izinkan aku pergi dulu, yang berubah hanya tak lagi kumilikmu. Kau masih bisa melihatku. Kau harus percaya kutetap teman baikmu

Lagu satu ini menggambarkan patah hati yang sebaper-bapernya. Gimana rasanya perpisahan dengan seseorang tetapi dia tetap bilang, "Ku tetap teman baikmu"? Ya, cuma Tulus yang bisa menghadirkan kepahitan perpisahan dengan cara yang sangat dewasa. 

Baca Juga: 10 Lagu yang Selalu Berhasil Membuat Anak Rantau Kangen Rumah

6. Langit Abu-Abu

https://www.youtube.com/embed/7hm8t0Hh2d8

Kamu yang hanya jadi pelampiasan sesaat dia yang sedang jenuh dengan hubungannya, "Langit Abu-Abu" jelas diciptakan untukmu. Coba dengarkan versi acapelanya yang penuh emosi, bikin greget!

Kadang dering masih ada namamu. Beberapa pesan singkat untukku. Entah apa maksudmu yang kutahu. Sayangimu aku telah keliru.

7. Manusia Kuat

https://www.youtube.com/embed/f-fEeF12FH4

Tak melulu tentang cinta, Tulus juga berhasil menghadirkan berbagai lagu yang membakar semangat, salah satunya "Manusia Kuat". Bahkan, lagu itu berhasil terpilih sebagai official song untuk Asian Para Games 2018.

Kau bisa Patahkan kakiku. Tapi tidak Mimpi-mimpiku. Kau bisa Lumpuhkan tanganku. Tapi tidak Mimpi-mimpiku

8. Sewindu

https://www.youtube.com/embed/wpst_4m_c-E

Masih ingat pelajaran sekolah dasar dahulu kalau sewindu itu berapa tahun? Benar, delapan tahun. Delapan tahun menghabiskan waktu bersama dia tetapi gak sadar akan kehadiranmu dan malah jadian sama yang baru kenal. Kamu pernah merasakan pengalaman seperti ini?

Sesaat dia datang pesona bagai pangeran. Dan beri kau harapan bualan cinta di masa depan. Dan kau lupakan aku semua usahaku. Semua pagi kita, semua malam kita

9. Sepatu

https://www.youtube.com/embed/Q4kQZmPlUSo

Kalau lagu "Sepatu" sih, jelas bakal menjadi lagu kebangsaan untuk para pejuang friendzone. Ya gimana ya, cinta sih, tapi gak bisa saling mengungkapkan gitu. 

Kita adalah sepasang sepatu, selalu bersama tak bisa bersatu. Kita mati bagai tak berjiwa. Bergerak karena kaki manusia

10. Adu Rayu

https://www.youtube.com/embed/zi2dYEIwSkA

Maukah lagi kau mengulang ragu. Dan sendu yang lama. Dia yang dulu pernah bersamamu. Memahat kecewa atau kau inginkan yang baru

Terakhir dan paling baru ada "Adu Rayu". Kali ini Tulus tak sendiri melainkan berkolaborasi dengan Yovie Widianto dan Glenn Fredly. Pria asal Bukittinggi ini juga terlibat dalam proses penciptaan lagu ini khususnya untuk bagian lirik. Kalimat terakhir dari Tulus itu lho, "Layak untuk cantikmu itu aku." Tsah, pendengar langsung melting

Nah, itu tadi 10 lagu keren dari Tulus menurut IDN Times. Kalau kamu sendiri paling suka yang mana? Atau masih ada lagu kece dari Tulus yang belum masuk daftar kami di atas? Bagikan di kolom komentar ya.

Baca Juga: 6 Lagu Hits yang 'Berulang Tahun' ke-20 di Tahun Ini, Jadi Berasa Tua

Topic:

  • Edwin Fajerial

Berita Terkini Lainnya