Apa yang Baru di Pagelaran Sabang Merauke 2026?

- Pagelaran Sabang Merauke 2026 digelar 21–23 Agustus di Indonesia Arena dengan tema Hikayat Srikandi Nusantara yang menyoroti ketangguhan dan kontribusi perempuan Indonesia.
- Raisa Andriana debut sebagai Srikandi, sementara Yura Yunita kembali memerankan Mahadewi dengan janji menghadirkan kejutan baru dalam pertunjukan kolaborasi budaya ini.
- Acara melibatkan sekitar 1.700 pelaku produksi, termasuk ratusan penari, musisi tradisional, paduan suara, serta kolaborasi dengan Padi Reborn dan berbagai komunitas seni daerah.
Jakarta, IDN Times - Pagelaran Sabang Merauke kembali hadir untuk edisi tahun ini. Pertunjukan kolaborasi budaya yang digagas oleh iForte dan BCA tersebut akan diselenggarakan pada 21–23 Agustus 2026 di Indonesia Arena dengan mengusung tema baru yaitu, Hikayat Srikandi Nusantara.
Tak hanya menghadirkan tema baru, Pagelaran Sabang Merauke 2026 juga menjanjikan berbagai kejutan untuk memanjakan penonton, lho. Salah satu yang paling mencuri perhatian adalah bergabungnya Raisa Andriana sebagai pemeran Srikandi. Yuk, simak sederet fakta menarik Pagelaran Sabang Merauke 2026 di bawah ini!
1. Angkat tema Hikayat Srikandi Nusantara, didedikasikan untuk perempuan-perempuan Indonesia

Pagelaran Sabang Merauke 2026 mengusung tema Hikayat Srikandi Nusantara. Tema ini mengangkat kisah perempuan-perempuan Indonesia dalam cerita rakyat Indonesia yang sarat dengan keteladanan, keberanian, serta kontribusinya dalam kehidupan bermasyarakat. Tentu saja nilai-nilai tersebut disampaikan melalui pertunjukan tari, musik, hingga teater khas Pagelaran Sabang Merauke.
Dalam press conference yang berlangsung di Main Atrium Grand Indonesia, Rabu (20/5/2026), Silvi Liswanda, Wakil CEO iForte sekaligus Eksekutif Produser Pagelaran Sabang Merauke mengungkap bahwa tema tersebut didedikasikan untuk para perempuan tangguh Indonesia.
“Tahun ini sangat spesial, kita menghadirkan tema Hikayat Srikandi Nusantara yang mengangkat tentang perempuan-perempuan Nusantara yang luar biasa dengan keberaniannya, dengan keteguhannya, dengan kesabarannya, kelembutannya, dan juga kekuatannya yang membawa dan mengawal perjalanan bangsa kita,” ungkapnya.
2. Raisa Andriana gabung jadi Srikandi, Yura Yunita comeback jadi Mahadewi

Salah satu hal yang cukup menarik dari acara tahun ini adalah bergabungnya Raisa Andriana sebagai pemeran Srikandi. Karena ini akan menjadi pengalaman perdananya tampil di panggung Pagelaran Sabang Merauke, Raisa mengaku sangat antusias. Namun di sisi lain, ia juga merasa tegang karena menilai dirinya masih minim pengalaman di bidang tersebut.
“Itu juga membuat aku sangat tegang dan deg-degan karena aku adalah yang paling tidak berpengalaman di bidang ini. Jadinya aku benar-benar dengan sangat rendah hati kayak, ‘Please semua ajarin aku.’ Please semua bimbing aku supaya aku bisa ngasih yang terbaik di PSM nanti,” katanya.
Pagelaran Sabang Merauke sendiri telah digelar sebanyak enam kali sejak 2022 dan tahun ini akan menjadi penyelenggaraan ketujuh. Sebelumnya, sejumlah musisi ternama, termasuk Isyana Sarasvati pernah memeriahkan pertunjukan tersebut. Tahun ini, Pagelaran Sabang Merauke 2026 juga akan kembali menghadirkan Yura Yunita yang sudah melekat dengan peran Mahadewi.
Yura mengaku sangat bersyukur dan merasa terhormat karena kembali dipercaya untuk menghidupkan karakter tersebut. Pelantun lagu “Tutur Batin” itu juga mengaku telah menyiapkan kejutan baru usai penampilannya yang sempat mencuri perhatian pada tahun lalu.
“Kalau kemarin terbang menyanyi di atas ketinggian 20 meter, lalu langsung turun di naga. Apakah nanti akan menjadi naga lagi? Bentuknya akan seperti apa? Akan menjadi surprise,” ungkap Yura sambil tersenyum.
3. Libatkan sekitar 1.700 pelaku produksi

Demi membangun pengalaman pertunjukan yang megah, Pagelaran Sabang Merauke 2026 sampai melibatkan sekitar 1.700 pelaku produksi. Selain Raisa Andriana dan Yura, akan ada 13 penyanyi lainnya, termasuk Christine Tambunan yang akan memerankan karakter Dayang Sumbi.
Pagelaran Sabang Merauke 2026 juga siap menghadirkan pertunjukan yang berkesan dengan menampilkan sekitar 387 penari budaya dari berbagai daerah, 50 musisi tradisional, 119 paduan suara, serta 60 anggota Jakarta Concert Orchestra bersama 1 konduktor yang tidak lain adalah Avip Priatna.
Silvi Liswanda mengungkapkan bahwa mereka juga telah menyiapkan lebih dari 1.500 kostum untuk digunakan oleh para penari.
“Kostumnya ada lebih dari 1.500 karena 1 penari akan membawakan koreografi lebih dari 4 sampai 6. Untuk kostum ini dibuat oleh sanggar-sanggar dari seluruh Indonesia,” ucapnya.
4. Kembali berkolaborasi dengan Padi Reborn

Selain menghadirkan berbagai hal baru, Pagelaran Sabang Merauke 2026 juga membawa semangat baru dengan kembali menggandeng para kolaborator dari tahun sebelumnya, termasuk Padi Reborn. Tak hanya itu, sejumlah komunitas dan kelompok seni budaya juga kembali dilibatkan, mulai dari Jember Fashion Carnaval, Pesona Gondanglegi, Magelang Etno Carnival, hingga Barongsai Kong Ha Hong.
Tak ketinggalan, Indra Bekti juga akan kembali memerankan karakter ikoniknya sebagai Bagong. Menariknya, kali ini ia akan ditemani oleh Galaby Thahira yang berperan sebagai Limbuk. Sementara itu, Mirabeth Sonia dipercaya memerankan Mande Rubayah yang dikenal sebagai ibu dari Malin Kundang.



















