"Sony itu punya belasan ribu back catalogue gitu. Kita merasa kayak, lagu-lagu yang dulu tuh juga masih bisa masuk dan meaningful buat generasi sekarang. Kenapa gak kita coba gitu (untuk 'rejuvenate' lagu)," ujarnya.
Cerita Lomba Sihir Remake Lagu Sheila on 7, Melompat Lebih Tinggi

- Proyek remake lagu 'Melompat Lebih Tinggi' oleh Lomba Sihir merupakan inisiatif Sony Music untuk meremajakan katalog lagu lawas agar relevan bagi generasi masa kini.
- Lagu 'Melompat Lebih Tinggi' dipilih setelah perdebatan panjang antaranggota band karena dianggap paling sesuai dengan identitas dan gaya bahasa khas Lomba Sihir.
- Dalam produksinya, Lomba Sihir menambahkan sentuhan khas tanpa mengubah esensi asli, mempertahankan solo gitar Eross yang ikonik, serta menegaskan bahwa mereka hanya menjadi penyambung nyawa lagu legendaris ini.
Beberapa waktu lalu, sebuah teaser beredar di media sosial dan langsung bikin penasaran, khususnya buat para penggemar Lomba Sihir (Peserta Lomba Sihir). Lomba Sihir ternyata remake "Melompat Lebih Tinggi", lagu Sheila on 7 yang sudah melekat di telinga generasi Indonesia sejak awal 2000-an. Remake ini resmi dirilis pada 22 Mei 2026.
Sebelum perilisan, IDN Times berkesempatan hadir dalam roundtable exclusive interview bersama Lomba Sihir pada Kamis (23/4/2026) di The Veranda, CIBIS Park, Jakarta Selatan. Baskara, Rayhan, Natasha, Enrico, dan Tristan bercerita langsung soal proses di balik remake ini. Dari pemilihan lagu hingga keputusan-keputusan kreatif yang mereka buat di studio. Penasaran dengan cerita dan proses di baliknya?
1. Sony bertujuan 'meremajakan' lagu-lagu lawas

Proyek ini bukan datang tiba-tiba. Keke Kananta, Head of A&R Sony Music, mengungkapkan bahwa ide ini sudah diimpikan hampir satu setengah tahun sebelum akhirnya terwujud. Latar belakangnya sederhana, karena Sony memiliki belasan ribu katalog lagu yang menurutnya masih sangat relevan untuk generasi sekarang, hanya butuh cara baru untuk menyampaikannya.
Lomba Sihir pun dipilih sebagai pilot project untuk inisiatif ini dengan remake lagu Sheila on 7 bertajuk "Melompat Lebih Tinggi". Tawaran tersebut langsung disambut baik oleh Lomba Sihir. Natasha Udu menyebut, it's their dream, yang memang sejak lama ingin kolaborasi dengan Sheila on 7.
2. Debat sengit sebelum memilih lagu 'Melompat Lebih Tinggi'

Memilih lagu untuk project ini ternyata bukan perkara mudah. Masing-masing personel punya favoritnya sendiri dari katalog Sheila on 7 dan prosesnya sempat berlangsung cukup sengit. Dua nama yang paling kuat diperdebatkan adalah "Melompat Lebih Tinggi" dan "Sahabat Sejati".
"Pilihannya antara Melompat Lebih Tinggi vs. Sahabat Sejati. Lagu ini mungkin lebih bisa kita pertanggungjawabkan. Lomba Sihir bisa being responsible dengan lagu ini," ujar Rayhan Noor.
Pada akhirnya, "Melompat Lebih Tinggi" yang terpilih. Bukan karena paling populer, tapi karena paling bisa mereka pertanggungjawabkan. Baik Rayhan maupun Enrico sepakat bahwa tema lagu ini paling kuat dan paling cocok dengan identitas Lomba Sihir sebagai band, termasuk dari sisi gaya bahasa.
"Waktu itu ada beberapa pilihan lagu. Untuk tema yang kita bisa pertanggungjawabkan itu paling kuat di Melompat Lebih Tinggi. Dari lagu dan album-album kita, tema ini paling kuat dan cocok dengan kita berlima, gaya bahasanya juga," tambah Enrico Octaviano.
3. Dalam produksinya, Lomba Sihir berusaha 'menambah' elemen, bukan mengurangi

Begitu lagu terpilih, tantangan berikutnya adalah soal pendekatan. Lomba Sihir sepakat untuk tidak sekadar membawakan ulang. Mereka ingin tetap meninggalkan jejak khas mereka, tanpa menggeser esensi asli yang memang sudah melekat dan menjadi 'ciri khas' dari lagu ini.
"Kita tetap menyisipkan elemen-elemen ‘bandel’ Lomba Sihir, misalkan tetep ada part sebelum chorus, ada suara Udu ‘haiyyaaa’. Masih banyak elemen-elemen itu yang harapannya sih semoga Lomba Sihir tetep ada irisannya dengan Sheila on 7," ucap Tristan Juliano.
Prinsip itu juga yang jadi pegangan Enrico saat mengerjakan aransemen. Baginya, lagu yang sudah bagus tidak perlu diubah. Menurutnya, cukup diberi napas baru dari sudut pandang Lomba Sihir. Karena yang ingin Lomba Sihir lakukan bunya hanya 'menyanyikan ulang', melainkan menambahkan 'alur baru'.
4. Mempertahankan solo gitar Eross yang ikonik

Sedangkan jika berbicara terkait hal yang tetap dipertahankan, semuanya setuju untuk tak menyentuh solo gitar Eross, karena part itu dinilai cukup 'sakral'. Bukan cuma dipandang sebagai bagian dari lagu. Namun part ini juga jadi semacam penanda era yang sudah terpatri di memori kolektif pendengarnya sejak lama.
"Dari semua elemen di lagu ini, yang gak tersentuh sama sekali itu solo gitarnya Mas Eross. Karena menurut kami itu bookmark penting dalam musik Indonesia. Gue personally pas disuruh ganti nadanya itu gak enak, karena sejak kecil, sejak SD, itu yang nempel di kepala ya nada itu sih," tambah Baskara Putra.
5. Tak gentar dibanding-bandingkan, Lomba Sihir: kami cuma penyambung nyawa

Merilis remake lagu sakral berarti siap menerima satu konsekuensi yang hampir pasti terjadi, yaitu dibanding-bandingkan. Lomba Sihir tahu itu sejak awal dan mereka tidak mencoba menghindarinya. Baskara bahkan sudah punya cara sendiri untuk menghadapi periode paling krusial setelah rilis.
"Biasanya, lagu remake kan suka dibanding-bandingin. Persiapan kami, setidaknya buat saya pribadi, matiin handphone selama seminggu. Soalnya kan orang gak suka ya sama suara gue," katanya sembari tertawa.
Baskara juga meyakini bahwa perbandingan dari sebuah lagu remake itu tak bisa dihindari, Karena tentunya lagu versi asli akan lebih bagus dan ikonik. Baskara menyebut, mereka hanya ingin menjadi 'penyambung nyawa' dari lagu legendaris ini.
"Perbandingan itu hal yang wajar. Kalau orang bilang, ‘lebih bagus yang asli’, ya memang. Kami setuju. Memang poin dari remake ini kan, memang lah tidak lebih bagus yang asli, karena memang tidak bisa digantikan. Kami sebagai penyambung nyawa aja kalau belum pernah tahu atau denger yang asli," katanya.
"Melompat Lebih Tinggi" versi Lomba Sihir bukan bertujuan 'replace' Sheila on 7. Melainkan mencoba 'meremajakan' lagu ini untuk menjangkau pendengar lebih luas di era sekarang. Tentunya, dengan 'gaya bahasa' yang lebih Lomba Sihir, namun gak menghilangkan ciri khas SO7.











![[QUIZ] Tebak Karakter di Masha and The Bear Hanya dari Hidungnya Saja, Yakin Tahu Semua?](https://image.idntimes.com/post/20260512/upload_0c9a7a91f3257fe47362c8e81ac4463f_6f1d382f-6952-49d3-a744-44d107cb9e6e.jpg)





