potret Bene Dion saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2026) (dok. IDN Times/Rani Asnurida)
Dibintangi oleh Vanesha Zee dan Axelo Nababan, Pulang Kampung mencetak rekor sebagai film produksi Imajinari dengan lokasi syuting terbanyak. Selain 4 titik di Jakarta, film ini juga melakukan pengambilan gambar di 17 titik yang tersebar di 5 kabupaten di Sumatera Utara.
Nah, banyaknya lokasi syuting dalam film ini tidak hanya bertujuan menghadirkan latar visual yang beragam, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan keindahan alam dan kekayaan budaya Sumatera Utara kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui berbagai lanskap dan destinasi yang ditampilkan di layar lebar, tim produksi berharap penonton semakin mengenal potensi wisata daerah tersebut.
Mengingat film ini juga membawa misi promosi pariwisata daerah, tentu dukungan pemerintah, terutama pemerintah daerah menjadi salah satu aspek yang menarik untuk diketahui. Terkait hal tersebut, Bene Dion menegaskan bahwa film Pulang Kampung digarap secara mandiri tanpa melibatkan dukungan pemerintah. Bahkan menurutnya, tim produksi memang tidak berharap ada dukungan pemerintah, karena tidak ingin upaya tersebut justru terkesan dilakukan karena adanya dukungan atau permintaan dari pihak tertentu.
“Gak, kita justru pengin mandiri. Jangan sampai bahkan ada dukungan, kita malah ngerasa kalau didukung nanti kesannya dibikin karena di-support, bukan karena dari hati. Jadi semua sendiri,” ungkap Bene Dion saat ditemui di Jakarta Selatan, Kamis (5/11/2026).
Bene kemudian melanjutkan, keinginan untuk mengenalkan berbagai keindahan alam dan budaya Sumatera Utara melalui film ini murni berangkat dari ketulusan tim produksi, bukan karena adanya permintaan atau pesanan dari pihak tertentu.
“Dibikin karena kita tulus pengin mengenalkan tempat-tempat itu. Bukan karena request-an.”