Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bebe MARBLES Bolak-balik Surabaya-Jakarta Tiap Weekend demi Training
potret Bebe MARBLES (Instagram.com/marbles.sphere)
  • Bebe, atau Beverly Suryadinata, debut bersama MARBLES pada 12 Juni 2026 dan merilis single “Hompimpa” serta EP perdana berfokus pada lagu “Tak Ingin Pulang”.
  • Perjalanan Bebe ke industri hiburan bermula dari kelas balet, eksplorasi berbagai tarian, dan kompetisi antarsekolah yang membuatnya mendapat tawaran audisi melalui scouting.
  • Saat kelas XI, Bebe bolak-balik Surabaya-Jakarta setiap akhir pekan untuk training; setelahnya ia memilih homeschooling dan pindah ke Jakarta demi melanjutkan karier.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Menjalani training di tengah kesibukan sekolah tentu bukanlah hal yang mudah. Namun, bagi Beverly Suryadinata atau Bebe, kesempatan untuk menjadi bagian dari MARBLES merupakan pengalaman berharga yang tidak ingin ia sia-siakan. Saat masih duduk di kelas XI, ia bahkan rela bolak-balik Surabaya-Jakarta setiap akhir pekan demi mengikuti kegiatan training sambil tetap menyelesaikan pendidikannya, lho.

Hal tersebut diungkap langsung oleh Bebe saat berkunjung ke kantor IDN, Jakarta, Rabu (14/10/2026) dalam agenda media visit bersama IDN Times. Hadir dengan keempat member MARBLES lainnya, Bebe terlihat cukup antusias saat menceritakan awal mula ia mendapat kesempatan untuk terjun ke dunia entertainment hingga perjuangannya membagi waktu antara pendidikan dan training.

1. Biodata Bebe MARBLES

potret Bebe MARBLES (Instagram.com/marbles.sphere)
  • Nama panggung: Bebe

  • Nama lengkap: Beverly Suryadinata

  • Tempat lahir: Surabaya

  • Tanggal lahir: 31 Mei 2007

  • Umur: 19 tahun

Bebe resmi debut sebagai anggota MARBLES pada 12 Juni 2026 bersama keempat member lainnya, yakni Tiffany, Daniella, Quilla, dan Kyka. Mereka mengawali perjalanan di industri musik dengan merilis single perdana berjudul “Hompimpa”. Gak berhenti sampai di situ, pada 12 Oktober 2026, girl group asal Indonesia di bawah naungan A-List Entertainment tersebut juga gercep meluncurkan EP perdana yang terdiri dari lima lagu dengan “Tak Ingin Pulang” sebagai focus track.

2. Berawal dari kompetisi dance antarsekolah, Bebe mendapat kesempatan di-scout

potret Bebe MARBLES (Instagram.com/marbles.sphere)

Sebelum mengenal dunia entertainment, Bebe ternyata sudah memiliki ketertarikan terhadap seni pertunjukan, khususnya dance. Kepada IDN Times, member MARBLES asal Surabaya tersebut menceritakan bahwa ia mengawali aktivitasnya dengan mengikuti kelas balet sejak kecil. Kemudian ketika memasuki jenjang SMP, ia mulai mempelajari berbagai jenis tarian dan aktif mengikuti kompetisi antarsekolah.

Siapa sangka, keikutsertaan Bebe dalam salah satu kompetisi dance justru menjadi awal perjalanan kariernya. Ia menceritakan bahwa saat itu, seorang staf melihat potensinya dan melakukan scouting. Bebe mengaku awalnya ia pun tak banyak mengetahui tentang dunia entertainment. Namun, ia melihat kesempatan tersebut sebagai pengalaman baru yang tidak ingin disia-siakan.

“Aku cuma gak mau menyia-nyiakan kesempatan yang dikasih aja, soalnya aku di-scout, jadi aku aslinya gak tahu apa-apa tentang dunia entertainment. Terus tiba-tiba didatangi orang buat ikut audisi, buat masuk ke dunia entertainment,” cerita Bebe.

Keputusan Bebe untuk mengambil kesempatan tersebut juga tidak terlepas dari dukungan kedua orangtuanya. Apalagi, Bebe merasa sangat menikmati setiap proses yang dijalaninya sehingga semakin yakin untuk melanjutkan perjalanannya di industri hiburan.

“Aku juga enjoy prosesnya, and I believe everything happens for a reason,” tambahnya.

3. Rela bolak-balik Surabaya-Jakarta tiap weekend demi jalani training

potret Bebe MARBLES (Instagram.com/marbles.sphere)

Di sisi lain, kesempatan mengikuti training ternyata juga membuat Bebe harus menyesuaikan kesehariannya, terutama dalam membagi waktu antara pendidikan dan aktivitas barunya. Menurut Bebe, saat itu ia masih duduk di kelas XI dan harus menyelesaikan pendidikannya di Surabaya. Meski begitu, ia rela bolak-balik ke Jakarta setiap akhir pekan untuk mengikuti training demi mengejar kariernya. Setelah menyelesaikan kelas XI, Bebe pun mantap untuk melanjutkan pendidikannya melalui homeschooling sekaligus pindah ke Jakarta.

“Aku kalau kelas XI itu sambil menyelesaikan sekolah di Surabaya. Aku bolak-balik ke Jakarta setiap weekend. Setelah kelas XI selesai, aku pindah homeschooling dan ke Jakarta juga,” ungkapnya.

Setelah melewati berbagai perjuangan selama masa training, perjalanan Bebe sebagai anggota MARBLES juga diwarnai dengan pengalaman menghadapi beragam komentar publik. Ia mengaku sesekali membaca tanggapan netizen di media sosial, termasuk kritik mengenai penampilan dan kemampuan para member.

Meski begitu, Bebe berusaha menjadikan kritik sebagai bahan evaluasi. Nah, salah satu komentar yang cukup membekas baginya adalah soal sepatu boots hijau yang pernah dikenakannya dan dinilai mirip sepatu pekerja bangunan. Bagi Bebe, setiap orang memiliki ekspektasi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, ia memilih untuk tetap berfokus pada karya dan menikmati setiap proses yang dijalaninya bersama MARBLES.

Curated For You

Editorial Team

Related Article