press conference film Yang Datang dan Yang Pergi di Bukanagara Coffee, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jumat (30/10/2026) (dok. IDN Time/Rani Asnurida)
Film Yang Datang dan Yang Pergi tidak hanya menjadi ajang reuni bagi Dian Sastro dan Nan Achnas, tetapi juga menyatukan Nan Achnas dengan Nurman Hakim sebagai duo sutradara. Dalam press conference yang berlangsung di Bukanagara Coffee Gatsu, Jakarta, Selatan, Jumat (30/10/2026), keduanya mengaku sudah membagi tugas dan mendiskusikan berbagai kebutuhan produksi sejak tahap praproduksi.
“Kita udah bagi tugas. Mas Hakim sendiri itu yang lebih ke day-to-day-nya. Kita udah merencanakan setiap shot, kita udah diskusi, udah berantem dan lain-lainnya berdua dengan shot itu sendiri,” kata Nan Achnas.
Menurut Nurman Hakim, penting memiliki perencanaan yang matang sejak awal agar proses syuting bisa berjalan lancar. Dengan begitu, mereka tidak perlu menghabiskan lebih banyak waktu untuk memperdebatkan keputusan ketika sudah berada di lokasi.
“Jadi, semua sudah dirancang, lalu kemudian ketika di lapangan, hanya diskusi. Dan itu yang meminimalisir perdebatan-perdebatan pada saat di lapangan. Jadi, di lapangan itu gak boleh berdebat saat penyutradaraan. Di lapangan hanya mendiskusikan konsep,” jelasnya.
Film Yang Datang dan Yang Pergi dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 3 Desember 2026. Selain Dian Sastro, film ini juga dibintangi oleh Roy Sungkono, Dimas Aditya, dan David Ari Wibowo.