Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Diduga Disenggol Windah Basudara, Willie Salim Minta Maaf ke Publik

3 min read
Diduga Disenggol Windah Basudara, Willie Salim Minta Maaf ke Publik
Willie Salim (instagram.com/kakajoejoe) | (instagram.com/windahbasudara)
  • Windah Basudara menyebut Willie Salim sebagai public enemy komunitas gaming setelah Willie menghadiri perayaan Sumpah Pemuda di Bundaran HI bersama Raffi Ahmad.
  • Willie meminta maaf dan membantah mengatur peserta yang diklaim mahasiswa, menegaskan dirinya hanya hadir karena undangan tanpa menerima bayaran atau imbalan.
  • Setelah klarifikasi, Windah menerima permintaan maaf Willie dan menghapus unggahan sebelumnya, sambil menyoroti kekuatan netizen saat bersuara serta memboikot bersama.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Skena YouTuber Indonesia sedang jadi sorotan netizen. Dua nama besar, yaitu Windah Basudara dan Willie Salim tengah ramai diperbincangkan. Pada Jumat (30/10/2026), lewat Instagram Story, Windah Basudara sempat menyebut Willie Salim sebagai public enemy komunitas gaming.

Di hari yang sama, Willie Salim langsung merilis permintaan kepada publik, serta meluruskan informasi yang beredar. Apa yang sebenarnya membuat Windah Basudara geram, hingga membuat Willie Salim minta maaf? Berikut selengkapnya!

  1. 1. Windah Basudara sebut Willie Salim sebagai public enemy komunitas gaming, kenapa?

    willie salim windah basudara
    Willie Salim (instagram.com/kakajoejoe)

    Perkara ini bermula ketika Willie Salim menghadiri salah satu agenda bareng Raffi Ahmad. Keduanya merayakan Hari Sumpah Pemuda bersama sejumlah orang yang diklaim sebagai mahasiswa di Bundaran HI, pada Kamis (29/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi sorotan karena berlangsung sehari setelah mahasiswa dan masyarakat menggelar demonstrasi di lokasi yang sama.

    “Ok udah saatnya guys. Mulai pagi ini, gw menyatakan Willie Wonka sebagai public enemy komunitas gaming. Silahkan dihitamkan guys kita lepas segel. Ditunggu next feeds Willie Wonka kontent keagamaan dan main gus2 an Sori udah muak banget gw,” tulis Windah.

    YouTuber yang populer lewat konten gaming itu pun sempat menuding bahwa Willie mengatur peserta yang hadir, yang diduga berpura-pura sebagai mahasiswa, dalam unggahan berbeda.

  2. 2. Willie Salim minta maaf kepada publik dan klarifikasi

    willie salim windah basudara
    Willie Salim (instagram.com/willie27_)

    Menyusul pernyataan keras Windah Basudara, beragam respons pun muncul di media sosial. Banyak pihak mengkritik Willie Salim dan menekannya untuk klarifikasi. Di hari yang sama, YouTuber yang terkenal lewat konten social experiment itu pun akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada publik lewat Instagram. Willie Salim juga membantah tuduhan bahwa dirinya terlibat dalam mengatur peserta yang hadir.

    “Saya hadir karena mendapatkan undangan. Saya tidak terlibat dalam penyelenggaraan maupun pengaturan peserta acara, serta tidak menerima bayaran ataupun imbalan dalam bentuk apa pun. Saya hadir karena keinginan saya memberikan dukungan kepada masyarakat yang menyuarakan pendapatnya,” tulis Willie di Instagram.

    “Dengan segala kerendahan hati, saya memohon maaf atas kurangnya ketelitian saya dan kekecewaan yang timbul dari kehadiran saya. Hal ini menjadi pembelajaran berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati, bijak, dan bertanggung jawab ke depannya,” tambahnya.

  3. 3. Windah terima permintaan maaf Willie

    willie salim windah basudara
    Willie Salim (instagram.com/kakajoejoe)

    Tak butuh waktu lama, Windah Basudara kembali bersuara usai Willie Salim mengunggah permintaan maafnya. Ia pun menghapus konten yang menuliskan Willie Salim sebagai public enemy komunitas gaming.

    “Udah guys emosi sesaat, kita nga sebrutal itu kok. Dan to be honest, gw ada perasaan gk tega juga ama si Willie Wonka... Yg mau lanjut serang jg terserah bukan urusan gw, yg nyerang bukan viewers gw doang kok,” lanjutnya.

    Dari kasus dengan Willie Salim, Windah menegaskan bahwa netizen Indonesia memiliki kekuatan yang besar, jika berada dalam satu suara yang benar.

    “At least yg kita lakuin hari ini adalah kita tunjukin, kita rakyat juga bisa "creating fear" dengan nunjukin kalo kita boycot + bersuara bareng bareng, we can create this movement, biar mereka2 gk remehin kita,” tutup Windah.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More