Direkam Anak-anak Gaza-Yaman, MV The Book of Love - Olivia Rodrigo Memilukan

Video musik 'The Book of Love' karya Olivia Rodrigo direkam oleh anak-anak korban konflik bersenjata di Gaza, Sudan, Ukraina, dan Yaman, menampilkan keseharian mereka di tengah kehancuran.
Lagu ini merupakan bagian dari album amal HELP (2) yang digagas War Child Records untuk mendukung anak-anak terdampak konflik bersenjata di berbagai negara.
Melalui proyek ini, Olivia Rodrigo menunjukkan dukungannya terhadap hak dan masa depan anak-anak korban perang dengan pesan cinta serta harapan akan perdamaian.
Music video "The Book of Love" dari Olivia Rodrigo di Instagram War Child Records bikin siapa pun terenyuh. Direkam oleh anak-anak korban konflik bersenjata di Gaza, Sudan, Ukraina, dan Yaman, video ini penuh ironi yang begitu memilukan. Anak-anak ini terlihat tetap ceria, padahal lingkungan sekitarnya porak-poranda akibat konflik.
"The Book of Love" merupakan sebuah lagu milik The Magnetic Fields yang dibawakan ulang oleh Olivia Rodrigo untuk proyek album amal bertajuk HELP (2). Album ini ditujukan kepada anak-anak korban konflik bersenjata yang terjadi di beberapa negara. Olivia sendiri bergabung dalam proyek ini pada 2016. Liriknya sederhana, tapi makna dan MV spesialnya sungguh dalam.
1. MV direkam oleh anak-anak korban konflik bersenjata

War Child Records menganggap lagu yang dinyanyikan oleh Olivia Rodrigo ini adalah sesuatu yang spesial. Mereka menyiapkan konsep MV tak biasa untuk lagu ini. Dirilis pada 6 Maret, MV "The Book of Love" memperlihatkan kondisi anak-anak yang jadi korban konflik bersenjata di berbagai negara.
Kameranya dipegang langsung oleh anak-anak tersebut, menampilkan keseharian mereka yang masih berusaha untuk ceria, bermain, tertawa, hingga bersekolah, meskipun terlihat jelas pemandangan puing-puing bangunan yang hancur akibat serangan militer bersenjata.
2. Makna lirik The Book of Love - Olivia Rodrigo

Lagu ini sebenarnya mengangkat tema dinamika percintaan, di mana cinta yang sarat komitmen itu secara teori, bisa dianggap membosankan. Belum lagi di dalamnya pasti ada permasalahan yang rumit, yang bikin kadang terasa melelahkan untuk dijalani.
Namun di sisi lain, cinta juga bisa membuat sebuah momen sederhana terasa bermakna ketika dijalani bareng orang yang disayangi. Sehingga, "The Book of Love" seperti merangkum siklus percintaan yang kadang bisa indah, bisa konyol, bisa membingungkan, hingga nyakitin secara bersamaan.
Dalam konteks album HELP (2) yang mengusung perdamaian dunia, lagu ini seperti sebuah pengingat bahwa momen indah penuh cinta yang sesederhana itu pun tak bisa didapatkan anak-anak ini. Namun di tengah konflik berkepanjangan, anak-anak ini tetap ceria dan saling menyayangi satu sama lain. Ironis, anak-anak ini seolah berkata, "apa pun yang kalian lakukan pada kami, kami akan selalu menyukainya."
1. Lirik The Book of Love - Olivia Rodrigo
The book of love is long and boring
No one can lift the damn thing
It's full of charts and facts and figures
And instructions for dancing
And I, I love it when you read to me
And you, you can read me anything
The book of love has music in it
In fact, it's where music comes from
Some of it is just transcendental
Some of it is just really dumb
But I, I love it when you sing to me
And you, you could sing me anything
The book of love is long and boring
And written very long ago
It's full of flowers and heart-shaped boxes
And things we're all too young to know
And I, I love it when you give me things
And you, you ought to give me wedding rings
Ah, ah, ah
You ought to give me wedding rings
Keterlibatan Olivia Rodrigo di gerakan ini merupakan bagian dari komitmennya mendukung dan memperjuangkan hak-hak dan masa depan anak-anak korban konflik bersenjata. Siapa yang mewek melihat videonya?

















